Kamis, 03 Juni 2021

17 CARA AWET MUDA MENURUT ISLAM

Edisi Jum'at, 4 Juni 2021 M / 23 Syawal 1442 H. 

Menjadi cantik dan tampan tentu impian semua orang. Hari hari terasa lebih percaya diri dan menyenangkan karena bisa menyenangkan orang yang dicinta seperti suami dan istri. Berikut dalil tentang kecantikan,

“Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.” (QS.Ar Rahman:70).

Tidak halal bagimu menikahi wanita-wanita sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan istri-istri (yang lain), meskipun kecantikan mereka menarik hatimu, kecuali wanita-wanita (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan Allah Maha mengawasi segala sesuatu.” (QS.Al Ahzab:52).

“Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata : “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257).

Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417). 

Siapa yang tidak mau awet muda? Pasti semuanya mau, hampir semua lelaki maupun wanita. Bagi anda yang ingin awet muda menurut Islam, mari simak dan praktikkan artikel berikut ini, 17 Cara Awet Muda Menurut Islam.

1. Tersenyum 

Dalam ajaran Islam, ayat Al Qur’an tentang membahagiakan orang lain yakni dengan senyum, selain tersenyum merupakan salah satu perbuatan baik, tersenyum juga dianggap sedekah. Sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam: “Senyummu untuk saudaramu adalah (berpahala) sedekah bagimu.” (HR. Tirmidzi)

2. Taat Ibadah, Sabar, Senang Bersyukur, dan Ramah 

Shalat, sabar, bersyukur, dan ramah merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari diri umat islam. Semua umat islam wajib menjalankan sholat dan selalu bersyukur dalam kondisi apapun. Juga sabar dan selalu ramah meski dalam kondisi sempit. Karena semua yang kita alami sudah ada yang mengatur.

Pedoman itu harus dipegang teguh oleh semua umat islam agar hati menjadi tenang dan fikiran menjadi lebih fresh. Karena fikiran yang stress dan hati yang suntuk akan membuat sel-sel lebih cepat mati yang bisa membuat kita terlihat lebih tua. Bisa juga diertai dengan rutin membaca doa awet muda nabi Yusuf.

 3. Mengikuti Pola Makan Sehat 

Makan itu tidak hanya memasukkan sesuatu yang mengenyangkan ke dalam perut, tetapi juga harus mempertimbangkan takaran gizi yang masuk ke dalam tubuh. Makanan yang sehat adalah makanan yang seimbang antara sayur-sayuran, buah-buahan, dan juga daging. Tidak berat sebelah. Nabi juga mengajarkan pola makan sehat ala Rasulullah yakni makan tidak terlalu kenyang, untuk membagi ruang perut menjadi tiga bagian, 1/3 makanan, 1/3 air, dan 1/3 udara.

4. Puasa Sunah 

Selain baik untuk kesehatan tubuh, puasa sunnah juga baik untuk perawatan wajah dan kecantikan. Puasa juga memiliki manfaat dari segi kesehatan, yaitu sebagai detoksifikasi. Puasa bisa membantu mengeluarkan racun-racun serta kotoran dari dalam tubuh kita. Dengan begitu maka tubuh kita akan menjadi lebih bersih dari racun, hal ini membuat sistem metabolisme di dalam tubuh berjalan dengan baik.

Jika sistem di dalam tubuh berjalan dengan baik, maka hal ini bukan saja berpengaruh pada kesehatan kita saja tetapi juga berpengaruh untuk kecantikan kulit kita. Wajah kita akan terlihat lebih bersih dan kulitpun akan menjadi lebih sehat. Jadi, Anda akan terlihat cantik luar dan dalam.

5. Memakai Minyak Zaitun di Wajah 

Tips mencerahkan wajah dalam islam bisa menggunakan minyak zaitun yang memiliki manfaat sangat luar biasa untuk wajah karena bisa menjaga kelembapan wajah dan mengatur kadar minyak di wajah. Apalagi kita hidup di Negara Indonesia yang dilintasi oleh garis khatulistiwa. Penting sekali untuk menjaga wajah tetap lembab. Rajin-rajinlah mengoleskan minyak zaitun apabila wajah sudah mulai kering dan bersisik.

6. Memperbaiki Pribadi Jadi Lebih Baik 

Cara awet muda alami dalam islam merupakan cara yang paling mudah untuk diikuti, tanpa obat-obatan kimia atupun hukum operasi plastik bisa menjadi cantik dan awet muda. Benar-benar alami dan menggunakan bahan-bahan yang mudah  didapatkan di alam. Jika kita benar-benar ingin terlihat selalu muda dan cantik, maka kita bisa mencoba untuk mengikuti bagaimana Nabi Muhammad merawat diri.

Hanya dengan memperbaiki diri, resep awet muda tersebut bisa kita dapatkan dengan mudah. Namun terkadang setiap ingin berubah, satu-satunya hal yang selalu menghalangi adalah diri kita sendiri. Jadi mulailah dengan melawan diri sendiri agar bisa menjadi pribadi lebih baik lagi.

7. Berwudhu 

Wudhu merupakan salah satu syarat wajib bagi umat islam sebelum melakukan ibadah sholat, hal ini bertujuan untuk membersihkan kotoran yang menempel pada tubuh. Namun, dibalik itu ternyata wudhu mempunyai manfaat yang luar biasa untuk kecantikan kulit dan hal ini telah dibuktikan oleh peneliti dari Austria yaitu Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology.

Didalam penelitian nya dia mengatakan bahwa ada sesuatu yang menakjubkan tentang wudhu. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pusat-pusat syaraf yang ada di sebelah dahi, tangan dan kaki sangat sensitif terhadap air segar sehingga hal ini bisa mempengaruhi pusat-pusat syaraf tersebut dan tentunya berdampak pada kesehatan kulit yang tersentuh oleh air wudhu.

8. Gerakan Sujud 

Sujud merupakan salah satu dari gerakan shalat yang wajib dilakukan oleh seluruh umat muslim ketika melakukan ibadah sholat. Ternyata sujud tidak hanya sebagai bagian dari gerakan sholat tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh.Seperti yang dikatakan oleh Dr Fidelma O’Leary, Phd Neuroscience dari St Edward’s University. Dalam kajiannya ia mengungkapkan bahwa dengan sujud maka otak manusia akan dimasuki oleh darah dan urat pada otak ini hanya bisa dimasuki oleh darah ketika sedang sujud saja.

9. Mengucapkan Salam 

Mengucap salam merupakan kebiasaan baik yang harus tetap kita jaga karena selain mendapatkan pahala, hal ini juga bisa membuat kita menjadi awet muda.

Disunnahkan orang memberi salam seperti yang diajarkan oleh Rasulullah yaitu ucapan السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (Assalaamu'alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh). Menjawab salamnya juga dengan cara yang diajarkan yaitu wa'alaikumussalaam wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh," kata Al-Habib Jindan bin Novel Salim Jindan.

10. Berfikir Positif 

Seseorang yang sering mengucap salam apabila bertemu sesama muslim maka otomotis wajahnya akan berseri-seri, karena tidak ada orang yang mengucap salam sambil cemberut. Nah, karena kita selalu bahagia maka hal ini tanpa kita sadari akan membuat kita terhindar dari penuaan dini dan selalu awet muda.

"Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku. Aku bersamanya apabila ia memohon kepada- Ku." (HR Muslim). Hadits ini menganjurkan kepada kita semua untuk terus berpikir positif (husnuzan).

11. Tidak Sombong 

Senyum merupakan ibadah yang paling murah dan mudah dilakukan sehingga tidak ada salahnya apabila kita murah senyum kepada setiap orang. Selain enak dipandang ternyata orang yang murah senyum akan cenderung lebih awet muda karena hal ini akan membuat wajah menjadi damai sehingga tidak hanya cantik diluar tetapi cantik juga didalam.

“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim).

12. Menghilangkan Iri dan Dengki 

Perasaan iri dan dengki hanya merugikan diri sobat sendiri karena hal ini sangat dibenci oleh Allah ta'ala. Selain itu, seseorang yang selalu memendam rasa iri dan dengki didalam hatinya maka wajahnya akan terlihat kusam dan selalu masam, cemberut, muram dan sinis. Hal ini tentu saja akan membuat kita cepat terlihat tua karena tidak pernah tersenyum. Maka, hilangkanlah perasaan iri dan dengki apabila ingin awet muda.

Hasad, Iri, dengki dapat menghilangkan kesempurnaan iman, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : " Tidak sempurna iman seseorang dari kalian hingga ia menyukai bagi saudaranya apa yang ia sukai bagi dirinya."

13. Menyayangi Anak Yatim 

Dengan banyak bergaul, menyayangi dan menyantuni anak anak yatim/ piatu hati kita akan menjadi lembut. Dan kelembutan itu akan terpancar dari wajah, hingga wajah kita menjadi teduh dan enak dipandang orang.

Orang yang memelihara anak yatim akan masuk surga, berdekatan dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam seperti dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah.

"Saya dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini," kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit." (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa'd). 

14. Shalat Tahajud 

Shalat tahajjud juga bisa membuat kita awet muda, sesuai dengan hadist Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, “Siapa saja yang banyak menunaikan shalat malam, jadi berwajah dapat terlihat tampan/cantik di siang hari. ” (HR. Ibnu Majah) Sesungguhnya shalat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya. Ada sebagian wanita yang memperbanyak pelaksanaan shalat malam.

Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, Shalat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang jika wajah kami menjadi lebih bagus. Perlu juga diingat bahwa kiat ini bukan cuma monopoli kaum Hawa saja, kaum Adam pun perlu juga menerapkannya.

15. Menahan Amarah 

Orang yang sering marah-marah atau mengumbar rasa emosi tidak ada hasrat untuk mengelolanya. Wajahnya bakal lebih cepat mengalamai sistem pengeriputan. Mengapa? Karena kemarahan adalah tipe emosi yang membuat otot-otot di wajah menegang, Emosi yang tidak diminimalkan ini menyebabkan keriput.

Bukan hanya itu saja, perasaan geram menyebabkan menebarnya hormon kortisol yang menyebabkan produksi kolagen pada kulit menyusut. Di mana sesungguhnya kolagen adalah bahan paling utama untuk membuat kulit awet muda, kencang serta kenyal. Oleh karenanya Rasulullah Shalalahu 'alaihi wasallam menyarankan umatnya untuk menahan amarah beliau juga bersabda,

”Barangsiapa yang menahan kemarahannya walau sebenarnya dia dapat melampiaskannya, Allah Azza wa Jalla akan memanggilnya (membanggakannya) pada hari kiamat dihadapan seluruh manusia lalu Allah biarkan memilih bidadari bermata cermat yang disenanginya. ” (HR. Abu dawud (no. 4777). Hasan).

16. Hindari Perbuatan Maksiat 

Kalau yang ini, selain mendapatkan dosa, melakukan perbuatan maksiat akan membuat wajah Anda menjadi gelap dan membuat hati Anda menjadi mati. Oleh karena itu, jika anda ingin wajah selalu nampak bercahaya maka jauhilah maksiat.

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata: “Sesungguhnya perbuatan baik itu mendatangkan kecerahan pada wajah, cahaya pada hati, kekuatan badan dan kecintaan makhluk. Sebaliknya, perbuatan buruk itu mengundang kekusaman pada wajah, kegelapan kubur dan kegelapan hati, kelemahan badan, sulitnya rezeki dan kebencian makhluk.”

17. Selalu berpikir positif 

Pikiran yang jauh dari hal-hal buruk dapat mempengaruhi kesehatan fisik kita. Alangkah baiknya, kita selalu berpikir positif dengan tetap yakin akan dibantu Allah ta'ala dan terus berprasangka baik atas apa yang telah diupayakan dalam menjaga kesehatan tubuh.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, ia berkata bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman; 'Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik dari pada itu (kumpulan malaikat)." (HR. Bukhari dan Muslim).

Itulah yang dapat kita semua lakukan untuk bisa mencapai wajah yang awet muda sehingga terasa menyenangkan dan jauh dari beban.

Semoga bermanfaat....

Rabu, 02 Juni 2021

17 KEUTAMAAN BANGUN PAGI DALAM ISLAM DAN DALILNYA

Edisi Kamis, 3 Juni 2021 M / 22 Syawal 1442 H 

Islam selalu memberikan petunjuk yang baik bagi umatnya, bahkan mengenai waktu bangun tidur yang paling baik. Islam menganjurkan untuk bangun pagi secara rutin. 

Bangun pagi adalah salah satu hal yang agak sulit dilakukan oleh sebagian orang, terlebih ketika akhir pekan menghampiri. Padahal hal ini adalah kebiasaan yang tidak baik, sebab banyak sekali kerugian yang akan didapatkan.

Islam memberikan panduan bagi pemeluknya agar sukses menjalani kehidupan baik di dunia maupun di akhirat. Islam juga memberikan langkah-langkah konkret agar manusia bisa menikmati kebahagiaan dan menikmati hidup dengan indah. Anjuran untuk bangun pagi di antaranya tercantum dalam berbagai ayat Al-Qur’an dan hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam berikut :

“Dirikanlah Shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula sholat) subuh. Sesungguhnya sholat subuh itu disaksikan oleh malaikat” (Qs. Al-isra ayat 78).

Adapun dasar perintah hadits secara explisit tertera dalam doa Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda :

“Keberkahan bagi umatku mengalir di waktu pagi buta mereka” (HR Ath Thabrani dalan Al Ausath).

Berikut ini adalah 17 keutamaan bangun pagi dalam Islam :

1. Membuka pintu rejeki 

Ketika Rasulullah pulang dari shalat Shubuh dari Masjid Nabawi, beliau mendapati putrinya bernama Fatimah masih dalam kondisi tidur. Maka beliau bersabda: ”Wahai anakku, …bangunlah, Saksikan rezeki Tuhan-mu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai, karena Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya antara terbit fajar dengan terbit matahari.” ( H.R. Imam Ahmad Dan Al-Baihaqi).

2. Terpenuhi segala kebutuhannya 

Dari hadits Imam Ath-Thabrani dan Al-Bazzar R. Huma, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : ”Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan  kebutuhan-kebutuhanm. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barokah dan keberuntungan.”

 3. Didoakan malaikat 

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَتَجْتَمِعُ مَلَائِكَةُ اللَّيْلِ وَمَلَائِكَةُ النَّهَارِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ

“Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (subuh).” (HR. Bukhari no. 137 dan Muslim no.632).

Rasulullah bersabda, “Tiap menjelang pagi hari dua malaikat turun. Yang satu berdoa: ” Ya Allah, karuniakanlah bagi orang yang menginfakkan hartanya tambahan peninggalan.” Malaikat yang satu lagi berdoa: ” Ya Allah, timpakan kerusakan (kemusnahan) bagi harta yang ditahannya (dibakhilkannya).” (Mutafaqun’alaih ).

4. Mendapatkan ampunan Allah 

Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda : “Siapa saja yang memasuki pagi hari, ia tidak berniat mendzolimi seseorang, maka diampuni baginya terhadap segala dosa. Dan siapa saja yang memasuki pagi hari berniat menolong orang yang teraniaya dan memenuhi keperluan orang Islam, maka baginya pahala seperti pahala Haji mabrur. ” ( Hadits dikutip dalam kitab Nashoihul ‘Ibad, karya Syaikh Nawawi ).

5. Jauh dari sifat malas 

Rasulullah bersabda, “Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan.

Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas.” (HR. Bukhari no. 1142 dan Muslim no. 776).

6. Mendapat berkah dari Allah 

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendoakan mereka yang bangun sebelum subuh,

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Daud no. 2606, Tirmidzi no. 1212 dan Ibnu Majah no. 2236).

Nabi Sallallahu wa ‘alaihi wa Salam bersabda : “Keberkahan bagi umatku mengalir di waktu pagi buta mereka” (HR Ath Thabrani dalam Al Ausath).

7. Dimudahkan masuk surga 

Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang mengerjakan shalat bardain (subuh dan ashar) maka dia akan masuk surga”.(HR Bukhari no 574 dan Muslim no 635).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَنْ يَلِجَ النَّارَ أَحَدٌ صَلَّى قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا

“Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahari (yaitu shalat shubuh) dan shalat sebelum tenggelamnya matahari (yaitu shalat ashar).” (HR. Muslim no. 634).

8. Jauh dari kelalaian 

Rasulullah bersabda “Laki laki itu telah dikencingi setan pada telinganya”.

Maksud dari dalil di atas adalah orang yang malas bangun pagi maka berarti ia adalah orang yang lalai karena lebih memilih untuk tidur sesuai bisikan setan.

Allah juga berfirman, “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang orang yang lalai”. (QS Al A’raf ayat 205).

9. Mendapat rejeki yang luar biasa 

Jika bangun pagi lalu melakukan shalat sunnah sebelum shalat Subuh, maka Insya Allah akan mendapatkan rejeki yang berlimpah. Dari Aisyah radhiyallahu anha dari Nabi shallallhu alaihi wa sallambersabda, “Dua rakaat shalat Fajar (sebelum subuh) lebih baik dari pada dunia dan seisinya,” (H.R. Muslim).

10. Waktu yang baik untuk mulai beribadah 

Dari sahabat Abu Hurairah dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ

“Sesungguhnya agama itu mudah. Tidak ada seorangpun yang membebani dirinya di luar kemampuannya kecuali dia akan dikalahkan. Hendaklah kalian melakukan amal dengan sempurna (tanpa berlebihan dan menganggap remeh).

Jika tidak mampu berbuat yang sempurna, maka lakukanlah yang mendekatinya. Perhatikanlah ada pahala di balik amal yang selalu kontinu. Lakukanlah ibadah (secara kontinu) di waktu pagi dan waktu setelah matahari tergelincir serta beberapa waktu di akhir malam.” (HR. Bukhari no. 39. Lihat penjelasan hadits ini di Fathul Bari).

11. Lebih baik daripada dunia dan beserta isinya 

Allah berfirman, “Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbihpulalah pada waktu waktu dimalam hari dan pada waktu waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang” (QS. Thaha ayat 130).

Allah kembali berfirman, “Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah kamu sambil memuji Tuhamu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya” (QS Qaf ayat 39).

12. Mendapat perlindungan dari Allah 

Rasulullah bersabda, ”Barang siapa yang menunaikan sholat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka jangan coba-coba membuat Allah membuktikan janji-Nya.

Barang siapa yang membunuh orang yang menunaikan shalat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka. (HR. Muslim, Tirmidzi dan Ibnu Majah).

13. Bisa melihat Allah di hari akhir 

Dari Jarir bin Abdullah Radhiyallahu 'anhu, ”Kami sedang duduk bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, ketika melihat bulan purnama.

Beliau berkata, ”Sungguh, kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya.

Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah dalam melakukan sholat sebelum terbit matahari dan sholat sebelum terbenam matahari.Maka lakukanlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

14. Meningkatkan Daya Ingat 

Bangun pagi bisa membuat otak lebih produktif. Kalau fungsi otak sudah bagus sejak awal pasti mengawali hari-harinya pun enjoy. Maka dari itu, orang yang sering bangun pagi dan menghirup udara segar akan lebih kecil kemungkinan terkena gejala pikun dibandingkan dengan orang yang bangun siang hari.

Udara segar yang masih kaya oksigen di pagi hari sangatlah penting bagi peredaran darah dalam tubuh. Dengan menghirup udara segar maka akan menambah kadar oksigen dalam darah yang juga membuat aliran darah lancar.

"Keberkahan bagi umatku mengalir di waktu pagi buta mereka” (HR Ath Thabrani dalan Al Ausath).

15. Melepaskan Tiga Ikatan Syetan 

Syetan senantiasa menjerumuskan manusia untuk menjauhi perintah Allah, bangun pagi dan shalat subuh dapat melepaskan diri dari tipu daya syetan “syetan membuat tiga ikatan di tengkuk salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan syetan akan mengatakan : malam masih panjang, tidurlah! Jika dia bagun dan berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. Jika dia kemudian mengerjakan shalat, lepaslah ikatan yang terakhir”.

16. Terhindar Dari Kencing Syetan 

Syetan senantiasa punya cara untuk menyesatkan manusia, mereka tidak pernah lelah menggoda manusia dari segala penjuru, mereka melakukan tindakan agar manusia menghindari perbuatan perbuatan yang baik. Dalam sebuah hadits riwayat Al Bukhari dan Muslim Ibnu Masud Radhiyallahu anhu bahwa salah satu tindakan syetan yang menyesatkan ialah mengencingi manusia, orang orang yang bangun kesiangan hingga lalai dalam menjalankan shalat subuh.

Disebutkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam ada seorang laki laki yang tidur semalaman hingga waktu pagi dan kehilangan waktu subuh, maka Rasulullah bersabda “Laki laki itu telah dikencingi setan pada telinganya”. Agar terhindar dari hal tersebut manusia sudah selayaknya bangun di awal waktu subuh dan menjalankan shalat subuh tepat waktu.

17. Waktu Terkabulnya Doa 

Pada waktu subuh malaikat siang dan malam berkumpul, barang siapa yang menjalankan shalat subuh dan memohon doa, akan didoakan oleh seluruh malaikat dan disampaikan langsung kepada Allah. manfaat doa dalam islam pada kondisi seperti ini memang mustajab.

“Pada waktu itu adalah tersebarnya rahmat, banyak permintaan yang diberi dan dikabulkan, dan juga nikmat semakin sempurna kala itu”. (Syarh Shahih Muslim 6:36).

Itulah 17 keutamaan bangun pagi dalam Islam. Demikianlah artikel tausiah yang singkat ini. Semoga artikel ini menambah wawasan bagi kita semua dan semakin memotivasi diri untuk selalu bangun pagi. 

Semoga bermanfaat....

Selasa, 01 Juni 2021

17 KEUTAMAAN MEMULIAKAN ISTRI

Edisi Rabu, 2 Juni 2021 M / 21 Syawal 1442 H. 

Sebagai seorang wanita, salah satu kebahagiaan terbesar dalam hidup ialah ketika memiliki suami yang sholeh dan senantiasa memperlakukannya dengan baik.

Sebagai seorang lelaki pun, menjadi seorang suami yang mampu membahagiakan dan memuliakan istri juga merupakan kebanggaan dan kebahagiaan dari dirinya.

Dalam berbagai kisah sering kita mendengar bahwa Rasulullah pun senantiasa berbuat baik kepada istri istrinya. Dalam keadaan bahagia, susah, kebingungan, ataupun dalam keadaan marah, Rasulullah tidak pernah sekalipun berkata kasar apalagi berbuat sesuatu yang menyakiti istrinya. Beliau senantiasa memuliakan dan amat menyayangi istri istrinya.

Dari teladan Rasulullah tersebut dapat diketahui bahwa memuliakan istri adalah termasuk dari perbuatan yang utama, yang dicontohkan secara langsung oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam. 

Sebagimana seorang muslim yang menjalankan perintah Allah dan Rasul Nya, kita juga wajib memuliakan istri, sebab dalam islam terdapat 17 keutamaan memuliakan istri.

Apa sajakah keutamaan tersebut? Mari kita simak dan pelajari bersama.

1. Ciri Suami Terbaik 

Seorang suami dalam menjalankan tugas dan kewajibannya dalam hubungannya dengan berkeluarga yaitu menikah dan berumah tangga karena Allah, tugas tersebut tentunya akan lebih berkah jika ia mampu menjadi suami yang terbaik untuk istrinya sebagaimana teladan cara rasulullah menyayangi istri .

Selain mendapat keberkahan rumah tangga dan kasih sayang dari istri, suami terbaik yang memiliki ciri memuliakan istrinya juga mendapat derajat sebagai suami yang terbaik di mata Allah dan Rasul Nya.

 “Sebaik baik suami adalah yang paling baik kepada istrinya, sejelek jelek suami adalah yang paling buruk kepada istrinya”. (HR Muslim).

2. Suami Sebagai Pemimpin 

Sebagai pemimpin, seorang suami memiliki keutamaan memuliakan istri dengan menuntun istrinya dengan cara yang baik, dengan cara membahagiakan istri tercinta, serta memberi teladan baik, secara langsung istrinya akan berbuat baik pula padanya dan menjalankan segala kewajiban rumah tangga dengan perasaan bahagia.

“Kaum pria adalah qawwam (pemimpin) bagi kaum wanita”. (QS An Nisa : 34).

3. Sebagai Pertanggungjawaban di Akherat 

Suami kelak akan ditanya bagaimana dia memperlakukan dan memimpin istrinya selama di dunia.

Suami yang memuliakan istri akan terhindar dari keburukan di akherat sebab mampu memberi kebahagiaan pada istrinya serta mendapat ridho Allah.

Lelaki yang mampu menjadi seseorang yang bertanggung jawab akan mendapatkan ciri ciri istri shalehah dalam diri istrinya yang akan dipertanyakan di akherat nanti.

“Suami kelak akan ditanya pertanggungjawaban tentang mereka (keluarganya)”. (HR Al Bukhari no.2554).

4. Mendapat Rahmat Allah 

“Karena disebabkan rahmat Allah lah engkau dapat bersikap lemah lembut dan lunak kepada mereka (keluarganya). Sekiranya engkau adalah seorang yang kaku, keras, lagi berhati kasar, tentu mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu”. (QS Ali Imran : 159).

Jika anda mampu memuliakan istri, hal tersebut merupakan rahmat dari Allah dan akan mendatangkan rahmat atau kebaikan kebaikan yang berikutnya.

5. Cara Bergaul yang Baik 

Bergaul yang baik adalah bergaul dengan cara yang lembut yang tidak menyakiti satu sama lan.

Bergaul yang baik kepada istri adalah salah satu keutamaan memuliakan istri, yaitu timbal balik dalam hal kebaikan, bersikap baik sebagaimana seorang suami ingin mendapat pelayaanan terbaik dari istrinya.

“Dan bergaullah dengan mereka (para istri) dengan cara yang baik”. (An Nisa : 19).

6. Perintah dari Allah 

Allah memerintahkan suami untuk memuliakan istri dengan cara dalam firman-Nya berikut,

“Yakni perindah ucapan kalian terhadap mereka (istri) dan perbagus perbuatan dan penampilan kalian sesuai kadar kemampuan”. (Al Hafidz Ibnu Katsir).

Sebab seorang istri merupakan anugrah untuk suami dimana seorang suami hidupnya tidak akan terasa lengkap jika tidak memiliki pendamping hidup. Istri memberikan kebahagiaan, ketenangan, dan pelayanan untuk suami.

Sebab itu Allah pun memerintahkan suami untuk memuliakannya agar tercapai kesempurnaan dalam kehidupan rumah tangga.

7. Merupakan Hak Istri 

“Dan para istri memiliki hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf”. (QS Al Baqarah : 228).

Keutamaan memuliakan istri adalah salah satu hak istri, dimana suami sebagai kepala keluarga memiliki kewajiban memberi nafkah lahir dan batin kepada istrinya.

Nafkah batin diberikan dengan cara memuliakan istrinya.

8. Teladan dari Rasulullah 

“Dan aku (Rasulullah) adalah orang yang paling baik diantara kalian terhadap keluargaku (istriku)”. (HR Muslim).

Hadits tersebut merupakan teladan dari Rasulullah sekaligus sebagai perintah untuk mencontoh beliau, yaitu bersikap baik terhadap istri dan memuliakannya.

9. Merupakan Akhlak Mulia 

“Wajahnya senantiasa berseri seri, suka bersenda gurau, dan bercumbu rayu dengan istri. Bersikap lembut dan melapangkan mereka dalam hal nafkah serta tertawa bersama istri istrinya." (Tafsir Ibnu Katsir).

Contoh dalam hadist tersebut merupakan kebiasaan Rasulullah pada istrinya sebagai wujud kemuliaan akhlak beliau.

Hal demikian tentu tidak hanya dapat dilakukan oleh Rasulullah, seorang suami dapat mecontohnya dan melakukan hal yang sama pada istrinya agar senantiasa menjadi seorang suami yang berakhlak baik.

10. Menyenangkan Istri 

Keutamaan memuliakan istri adalah dapat memberikan kesenangan baginya.

Rasulullah memberi teladan dengan memberikan perhatian dan mendengarkan keluh kesah istrinya setiap hari sehingga tercapai komunikasi yang baik dan kasih sayang antar keduanya.

“Setelah shalat isya’, beliau (Rasulullah) masuk rumah dan berbincang bincang sejenak dengan istrinya sebelum tidur guna menyenangkan mereka”. (Tafsir Ibnu Katsir).

11. Sebagai Curahan Kasih Sayang 

Istri berhak mendapat curahan kasih sayang dari suami dengan cara dimuliakan oleh suaminya.

Istri akan menjadi seorang yang lembut jika diperlakukan dengan lembut.

“Karena para istri adalah makhluk Allah yang lemah sehingga sepantasnya menjadi tempat curahan kasih sayang”. (Tuhfatul Ahwadzi).

Sebagaimana hadits tersebut seorang istri adalah makhluk yang lebih, ada sebagian istri yang mudah menangis, ada pula yang memiliki sifat keras, tetapi dari  segala sifat yang tampak tersebut dalam naluri istri yang terdalam ia tetaplah makhluk lemah yang butuh kasih sayang dan perlindungan serta dimuliakan oleh suaminya.

12. Sikap Lemah lembut 

Rasulullah senantiasa memberi teladan sikap memuliakan istri dengan bersikap lemah lembut terhadap istri istrinya, dalam keadaan apapun misalnya dalam kondisi sedih atau marah, beliau tetap memuliakan istrinya dengan cara yang mulia dan tidak pernah menyakiti hatinya.

“Hendaklah engkau bersikap lembut”. (HR Muslim no.2594).

13. Dicintai Oleh Allah 

Keutamaan memuliakan istri ialah dicintai oleh Allah sebab mampu bersikap lemah lembut dimana lelaki diciptakan dengan naluri seseorang yang keras dan teguh sebagai tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga, tetapi mampu menyingkirkan itu semua ketika sedang berkasih sayang dengan istrinya.

“Sesungguhnya Allah mencintai kelembutan dalam segala hal”. (HR Al Bukhari no.6024).

14. Tercapai Tujuan 

Suami yang memuliakan istri akan dimuliakan pula oleh istrinya dengan senantiasa  didoakan kebaikan untuknya serta didukung dalam kondisi apapun sehingga ketika suami istri saling bekerja sama dalam kebaikan, akan mudah tercapai segala tujuan dan menghadapi segala ujian dengan kasih sayang dalam kebersamaan.

“Dengan kebaikan tersebut akan dimudahkan tercapainya tujuan tujuan yang diinginkan dan akan dimudahkan segala tuntutan”. (Syarah Syahih Muslim).

15. Sebagai Pembimbing 

Seorang istri diciptakan dengan segala kelemahan dan kelebihannya, ia butuh dibimbing dan diluruskan sebab merupakan makhluk yang diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok.

Butuh kelembutan dan kesabaran agar ia tak patah.

Tugas suami ialah melakukan hal tersebut, memuliakan istri dengan membimbingnya dengan kelembutan.

Sebagaimana sabda Rasulullah “Berwasiatlah kalian kepada para istri dengan kebaikan karena mereka itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok”. (HR Al Bukhari no. 5186).

16. Kesempurnaan dalam Rumah Tangga 

Keutamaan memuliakan istri yaitu akan merasakan nikmat yang sempurna yaitu memiliki keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah. Hal terebut terjadi karena suami memuliakan istri sehingga istri pun memberikan pelayanan yang terbaik untuk suaminya.

Kehidupan rumah tangga akan terasa tenang dan jauh dari kegundahan.

“Merasakan kenikmatan dengan istri tidak akan sempurna kecuali dengan bersabar terhadapnya dan memuliakannya”. (Syarah Shahih Muslim).

17. Memberikan Ketenangan 

Memuliakan istri akan memberikan ketenangan dalam hidup, sebab dari sikap suami yang memuliakan istri akan muncul ikatan batin serta kasih sayang yang lebih dalam diantara keduanya.

Walupun sudah hidup bersama dalam rumah tangga selama bertahun tahun, tidak akan ada rasa jenuh atau perubahan dalam kasih sayang, melainkan senantiasa dalam ikatan cinta yang lebih dalam.

Sebab kebersamaan suami istri yang dilandasi kasih sayang akan memberikan rasa tenang,

“Dialah yang menciptakan kalian dari jiwa yang satu itu, agar jiwa tersebut merasa tenang bersamanya”. (QS Al A’raf : 189).

Di balik kesuksesan seorang suami, biasanya ada peran istri di sampingnya, ketika suami sedang berjuang keras di luar rumah, seorang istri pun juga bekerja keras dalam keikhlasannya mengabdi dan memberi dukungan serta menata keindahan dan ketentraman di rumahnya dengan harapan ketika suami pulang ke rumah akan mendapatkan kesejukan, kebahagiaan, dan kelapangan yang tidak bisa didapatkan di luar rumah.

Semoga bermanfaat....