Kamis, 03 Agustus 2023

PESAN ISTIMEWA GUS MIEK, SEBELUM NYAI LILIK WAFAT

Edisi Kamis, 3 Agustus 2023 M / 16 Muharram 1445 H.

Gus Miek mempunyai pendamping setia hingga akhir hayatnya. Dialah Bu Nyai Lilik Suyati atau akrab dipanggil Bu Nyai Lilik atau Bu Yat. Istri setia Gus Miek ini, pada Minggu, 6 Oktober 2019, meninggal dunia. Jenazah almarhumah pada Senin 7 Oktober pukul 08.00 WIB dimakamkan di Makam Aulia (Makam Dusun Tambak, Ploso, Mojo ) di Kediri.

Pasangan serasi, Gus Miek dan Nyai Lilik Suyati, dikaruniai enam anak, empat putra dan dua putri. Mereka adalah H Agus Tajjuddin Heru Cokro, H Agus Sabuth Pranoto Projo, Agus Tijani Robert Syaifunnawas, H.Agus Orbar Sadewo Ahmad, Hj Tahta Alfina Pagelaran, Ning Riyadin Dannis Fatussunnah.

KH Hamim Tohari Djazuli (akrab dipanggil Gus Miek).

Gus Miek mempunyai pesan-pesan khusus (Dhawuh) yang diyakini memberi jalan pencerahan bagi umat Islam, khususnya kaum santri dan warga Nahdliyin. Pesan ini pun beredar di masyarakat, sebelum wafatnya Bu Nyai Lilik Suyati, isteri tercinta Gus Miek.

1. Dhawuh 1 

Saya adalah mursyid tunggal Dzikrul Ghofilin.

“Lho, Gus kok berkata begitu bagaimana dengan Farid dan Syauki..?” tanya Gus Ali Sidoarjo.”mereka hanya meramaikan saja,” jawab Gus Miek

2. Dhawuh 2 

Demi Allah, saya hanya bisa menangis kepada Allah, semoga sami’in yang setia, pengamal Dzikrul Ghofilin, semua maslah-masalahnya tuntas diperhatikan oleh Allah.

3. Dhawuh 3 

Bila mengikuti Dzikrul Ghofilin, kalau tidak tahu artinya yang penting hatinya yakin.

4. Dhawuh 4 

Barusan ada orang bertanya: Gus, Dzikrul Ghofilin itu apa..? saya jawab: “Jamu”.

5. Dhawuh 5 

Dzikrul Ghofilin itu senjata pamungkas, khususnya menghadapi tahun 2000 ke atas

6. Dhawuh 6 

Ulama sesepuh yang dikirimi surat Al-Fatihah oleh orang-orang yang tertera atau tercantum dalam Dzikrul Ghofilin itu yang akan saya dan kalian ikuti di akhirat nanti.

7. Dhawuh 7 

Dekatlan kepada Allah..! kalau tidak bisa, dekatlah dengan orang yang dekat denganNya.

8. Dhawuh 8 

Kemanunggalan sema’an Al-Quran dan Dzikrul Ghofilin adalah sesuatu yang harus di wujudkan oleh pendherek, pimpinan Dzikrul Ghofilin, dan jama’ah semaan Al-Qur’an. Sebab antara sema’an Al Qur’an kaliyan Dzikrul Ghofilin ingkang sampun dipun simboli kaliyan fatihah miata marroh ba’da kulli shalatin, meniko berkaitan manunggal.

9. Dhawuh 9 

Semoga Dzikrul Ghofilin ini menjadi ketahanan batiniah kita, sekaligus penyangga kita di hari Hisab (hari perhitungan amal). Itulah yang paling penting..!

10. Dhawuh 10 

Nuzulul Qur’an yang bersamaan dengan turunnya hujan ini, semoga menjadi isyarat turunnya petunjuk kepada saya dan kalian semua, seperti firman Allah: “Ulaika ‘ala hudan min rabbihim wa ulaika hum al-muflihun” (Mereka telah berada di jalan petunjuk , dan mereka adalah orang-orang yang beruntung).

11. Dhawuh 11 

Barusan ada orang yang bertanya: Gus, bagaimana saya ini, saya tidak bisa membaca Al Qur’an..? saya jawab: “Paham atau tidak, yang penting sampean datang ke acara sema’an, karena mendengarkan saja besar pahalanya”.

12. Dhawuh 12 

Sejak sekarang, yang kecil harus berpikir: kelak kalau besar, aku besar seperti apa, yang besar harus berpikir, kalau tua kelak, aku tua seperti apa, yang tua juga harus berpikir, kelak kalau mati, aku mati dalam keadaan seperti apa.

13. Dhawuh 13 

Dalam sema’an ada seorang pembaca Al- Qur’an, huffazhul Qur’an dan sami’in. Seperti ditegaskan oleh sebuah hadits: Baik pembaca maupun pendengar setia Al Qur’an pahalanya sama. Malah di dalam ulasan tokoh lain dikatakan: pendengar itu pahalanya lebih besar daripada pembacanya. Sebab pendengar lebih main hati, pikiran, dan telinganya. Pendengar dituntut untuk lebih menata hati dan pikirannya dan lebih memfokuskan pendekatan diri kepada Allah.

14. Dhawuh 14 

Satu-satunya tempat yang baik untuk mengutarakan sesuatu kepada Allah adalah majelis semaan Al-Qur’an. Hal ini tertera di dalam (kalau tidak salah) tiga hadits. Antara lain Man arada an yatakallam ma’a Allah falyaqra’ Al-Qur’an (siapa ingin berkomunikasi dengan Allah, hendaknya ia membaca Al-Qur’an).

15. Dhawuh 15 

Seorang yang ikut sema’an berturut-turut 20 kali saya jamin apa pun masalah yang sedang dihadapinya pasti akan beres/tuntas.

16. Dhawuh16 

Ada seorang datang kepada saya: “Gus, problem saya bertumpuk-tumpuk, saya sudah mengikuti sema’an 19 kali, tinggal 1 kali lagi, kira-kira masalah saya nanti tuntas atau tidak..?” saya jawab: “yang sial itu saya, kok bertemu dengan orang yang mempunyai masalah seperti itu.”

17. Dhawuh 17 

“Saya sendiri sebagai pencetus sema’an Al Qur’an ternyata kurang konsekuen, sementara sami’in datang dari jauh, bahkan hadir sejak subuh, mulai surat Al fatihah dibaca sampai berakhir setelah doa khatmil Qur’an malam berikutnya baru mereka pulang. Sedang saya ini, baru datang kalau semaan Al-Qur’an akan diakhiri. Itu pun tidak pasti. Terkadang saya berpikir, saya ini seorang yang dipaksakan untuk siap dipanggil kiai.”

Semoga bermanfaat....

Rabu, 02 Agustus 2023

CONTOH PENUTUPAN KULTUM DALAM ISLAM YANG MENARIK DAN BERKESAN

Edisi Rabu, 2 Agustus 2023 M / 15 Muharram 1445 H.

Anda ingin menutup kultum dengan baik dan berkesan? Anda bisa menggunakan beberapa contoh penutupan kultum dalam Islam yang menarik di bawah ini.

Menutup sebuah kultum bukanlah perkara yang mudah dan tidaklah sangat sulit. Sebelum melakukan hal tersebut, anda harus tahu dahulu kalimat dan penggunaan kata yang tepat untuk memberikan kesan untuk para pendengarnya. Kurang rasanya jika pembukaan dan isi kultum sudah menarik, tetapi pada bagian penutupan kurang berkesan. Hal inilah yang bisa membuat kultum kurang terasa menarik. 

Dengan demikian, perlu untuk mengetahui elemen-elemen yang pada umumnya terdapat dalam penutupan kultum. Ada 5 elemen atau struktur yang jika ada dalam penutup akan lebih baik lagi. Diantaranya ada kesimpulan, imbauan, ucapan terima kasih, dan terakhir doa. Usahakan elemen ini sesuai dengan topik apa yang sedang anda bicarakan. Berikut ini beberapa contoh penutupan kultum dalam Islam yang menarik.

1. Contoh Penutupan Kultum 

Demikianlah kultum yang bisa saya sampaikan pada waktu ini, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Jika terdapat hal baik itu berarti dari Allah dan jika terdapat hal yang buruk itu datang dari diri saya pribadi. Mohon maaf atas semua kekhilafan dari tutur kata dan perbuatan dalam kultum hari ini.

Semoga Allah terus membimbing kita semua ke jalan yang benar. Semoga kita bisa bertemu di lain kesempatan yang baik lagi.

Aqulu qauli hadza wa astaghfirallahi li walakum, fastaghfiruhu innahu huwal ghafur rahim. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

2. Contoh Penutupan Kultum dalam Islam yang Menarik 

Akhirnya, sampailah kultum pada hari ini pada bagian penutup. Harapan yang baik adalah kita semua bisa mengambil hikmah yang ada dari kisah yang telah saya sampaikan tadi. Jazakallah saya ucapkan atas perhatiannya dari awal hingga akhir dan saya juga mohon maaf apabila terdapat kekurangan dan salah kata.

Undzur ma qala, wa la tandzur man qola, kemudian kamu bisa melihat apa yang disampaikan, tidak melihat siapa yang menyampaikan. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Penutup Kultum yang Berkesan 

Dari banyaknya kata yang terucap serta banyak hal sudah kita simak, semoga bisa menjadi bermanfaat untuk kita sekalian. Bila ada kurang kata yang tidak berkenan mohon maaf, semoga pertemuan pada kultum kali ini bisa memberikan ilmu yang berguna untuk kita semua. Untuk penutup dari kultum ini saya sampaikan terimakasih. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

4. Penutup Kultum yang Baik dan Benar 

Mari sejenak berfikir bahwa kita hanyalah insan yang banyak sekali memiliki ketidakmampuan. Karena hal tersebut, saya secara pribadi mohon pengertian atas apa yang telah saya sampaikan pada kultum kali ini. Sebelum saya tutup, mohon maaf jika terdapat perilaku atau perkataan yang kurang berkenan. Terima kasih atas waktunya dalam mendengarkan kultum kali ini. Semoga bisa menjadi berkah kebaikan untuk kita semua. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

5. Penutup Kultum Islam Lengkap 

Sampailah kultum saya kali ini pada bagian penutup. Sebagaimana pepatah tentang tidak ada gading yang tak retak, karena apa yang telah tersampaikan tadi pasti tidak luput dari kesalahan dan kekurangan sebagai manusia biasa. Saya meminta maaf atas hal tersebut dan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala saya memohon ampun. Semoga apa yang sudah disampaikan dapat memberikan manfaat untuk kita semua.

Wa Shallallahu ala Muhammad wa ala alihi wa shohbihi wa sallim. Wa akhiru da’wana anil hamdulillahi rabbil alamin. Semoga shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam beserta keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Sekian dari penutup kultum ini, segala puji bagi Allah Tuhan dari semua semesta Alam. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

6. Contoh Penutupan Kultum dalam Islam yang Menarik 

Demikianlah kultum yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat perkataan yang tidak berkenan, baik hal tersebut yang disengaja maupun tidak.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta. Astaghfiruka wa atubu ilak.

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

7. Contoh Penutup Kultum Penuh Makna 

Sebelum saya menutup kultum ini, maka saya akan mengucapkan pernyataan dari Sayyidina Ali Bin Abi Thalib, beliau pernah berkata bahwa:

“Dalam dunia terdapat dua hari, satu hari untuk dirimu sendiri dan hari lainnya akan menjadi lawanmu. Jika pada akhirnya kamu mendapatkan kemenangan, maka jangan terlalu merasa bangga dan senang, serta tidaklah gegabah. Sementara itu jika ia menjadi lawanmu dan pada akhirnya kamu kalah, maka bersabarlah.”

Akhirul kalam, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

8. Penutupan Kultum yang Singkat dan Jelas 

Akhir kata inilah dari materi kultum yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini, mudah mudahan kita semua bisa mendapatkan manfaat dari apa yang telah saya sampaikan, terkhusus untuk saya pribadi. Wabillahi taufiq wal hidayah, wa ridho wal inayah, wal afwu minkum. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

9. Contoh Penutup Kultum Dengan salam penutup 

Demikianlah sedikit hal yang bisa saya sampaikan pada kesempatan baik ini. Semoga apa yang saya sampaikan kali ini bisa memberikan manfaat serta kebaikan untuk semua orang. Tentunya semua hal tentang kesempurnaan hanyalah milik Allah semata. Karena hal tersebutlah saya memohon maaf atas ucapan dan tindakan yang tidak mengenakkan untuk para pendengar.

Wallahul muwafiq ila aqwamith thariq. Semoga Allah selalu memberikan kita petunjuk menuju jalan yang paling lurus, yaitu Islam. Akhirul kalam, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

10. Contoh Penutup Kultum dengan Nasihat Singkat 

Kaum Muslimin dan Muslimat yang berbahagia, sebelum saya menutup kultum dan meninggalkan mimbar ini, saya akan mengutip pernyataan dari Imam Syafi’i. Beliau berkata bahwa ada orang yang meninggal, tetapi namanya masih tetap hidup. Sebaliknya, banyak yang masih diberikan kesempatan untuk hidup di dunia ini, tetapi hadirnya tidak memberikan makna kepada orang lain. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

11. Contoh Teks Penutup Ceramah dengan Nasihat 

Sebagai salah satu pesan untuk kita semua, maka izinkan saya untuk mengutip pernyataan dari imam besar Syafi’i. Beliau berkata bahwa jiwamu jika tidak kamu sibukkan dengan kebaikan-kebaikan dan kebenaran, maka ia akan sibuk dengan hal kebatilan.

Sekian kultum yang bisa saya sampaikan, semoga bisa menjadi tambahan ilmu untuk kita semua. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

12. Contoh Teks Penutupan Kultum Dalam Islam  

Demikianlah yang bisa saya sampaikan, apabila terdapat kata atau penyampaian yang kurang berkenan dihati para hadirin. Saya mohon maaf, kebaikan datang dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan kesalahan datang dari saya pribadi selaku manusia biasa yang tidak luput akan kesalahan. Sekian yang bisa saya sampaikan dan akhir kata saya haturkan banyak terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

13. Teks Penutupan Kultum Menarik  

Banyak hal yang tidak berguna di dunia ini dan banyak juga pembicaraan yang sama sekali tidak bisa kita jadikan sebuah inti dari dari perbuatan yang sudah kita lakukan. Dalam kultum yang sudah saya sampaikan kiranya bisa membawa manfaat untuk kita semua.

Saya sebagai pembicara semoga apa saja yang saya sampaikan bisa menjadi ilmu berguna, khususnya untuk saya sendiri. Semoga mengandung hikmah Aamiin yaa robbal alamiin. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

14. Teks Penutupan Kultum Singkat dan Padat 

Terima kasih atas perhatian yang sudah tercurahkan untuk waktu yang ada, mohon maaf atas semua kekhilafan dari tingkah laku dan tutur kata. Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk selalu beristiqomah dalam melakukan perbuatan baik dan berada di jalannya.

Semoga bisa memberikan manfaat dan membawa berkah untuk kita semua. Tidak lupa untuk tetap bersyukur atas semua yang diberikan oleh Allah agar hidup lebih berkah. Akhirul kalam, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

15. Teks Penutupan Kultum Singkat dan Padat 2 

Tahukah para hadirin bahwa ulama besar Ibnu Taimiyah berpesan untuk kita semua, bahwa bagaimanapun jangan terlalu bergantung kepada siapapun di dunia ini, karena bayanganmu juga akan pergi saat waktu gelap tiba. Sekian kultum yang bisa saya sampaikan. Semoga bisa bermanfaat. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

16. Teks Penutupan Kultum Singkat dan Padat 3 

Tidak yang indah selain hadirnya doa dengan keikhlasan dan tidak ada awalan yang baik selain akan sampai pada akhiran. Karena itulah saya mengakhiri sambutan saya ini kepada para hadirin yang berkenan untuk mendengarkan kultum saya. Semoga ilmu ini dapat bermanfaat. Terima kasih atas perhatiannya, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

17. Teks Penutupan Kultum Singkat dan Padat 4 

Muslimin dan Muslimat yang berbahagia marilah kita mengingat pesan dari Ibnu Athaillah, bahwa tanda dari jiwamu mati adalah jika tidak merasakan adanya kesedihan saat melewatkan sebuah kebaikan. Atau jiwa kita yang tidak merasakan penyesalan karena melakukan sebuah pelanggaran dan kesalahan.

Hal ini bisa menjadi pengingat dan pesan untuk masa yang akan datang. Semoga ilmu yang sudah saya bahas ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dari tutur kata maupun perbuatan selama kultum ini. Akhirul kalam, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Demikianlah beberapa contoh penutup kultum singkat dalam Islam yang menarik bisa menjadi referensi untuk anda yang ingin ikuti atau perlombaan. Penutupan ceramah diatas cukup singkat dan bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan. Anda juga bisa mengembangkan contoh penutupan kultum dalam islam yang menarik tersebut tergantung dengan tempat dan kepentingan melakukan ceramah tersebut. Jika bisa tetap ikuti pedoman elemen-elemen yang disarankan untuk ada di dalam kata penutupan ceramah. Tentunya agar penutupan itu sendiri bisa berkesan dan menarik perhatian para pendengarnya.

Semoga bermanfaat....

Selasa, 01 Agustus 2023

CONTOH MAD LAZIM MUTSAQQAL KILMI DALAM AL-QUR'AN DILENGKAPI CARA BACANYA

Edisi Selasa, 1 Agustus 2023 M / 14 Muharram 1445 H.

Mad lazim mutsaqqal kilmi adalah salah satu ilmu tajwid yang harus diketahui sekaligus dipelajari oleh kita sebagai umat Islam. Sebagai umat muslim, memperdalam cara baca Al-Qur’an sangat penting karena berkaitan dengan arti atau makna. Salah satu ilmu yang harus kita dalami agar dapat semakin memahami agama Islam adalah hukum bacaan tajwid.

Ilmu tajwid adalah ilmu dalam pembacaan Al-Quran secara benar dan sesuai kaidah. Di dalam ilmu tajwid kita akan mengenal lima ragam hukum. Adapun kelima ragam hukum yang merupakan bagian dari ilmu tajwid di antaranya adalah hukum nun sukun dan tanwin, hukum mim mati, hukum tajwid idgham, hukum tajwid qalqalah, dan hukum bacaan mad. Lantas, di mana letak mad lazim mutsaqqal kilmi di antara kelima hukum tersebut?

Untuk mengetahuinya, mari pelajari pengertian, cara baca, dan contoh mad lazim mutsaqqal kilmi berikut ini!

Dalam etimologi, kata mad berasal dari Bahasa Arab yang memiliki arti ‘panjang’. Kemudian, lazim memiliki arti ‘pasti’ dan mustaqqal berarti ‘diberatkan’. Sementara itu, kilmi berarti ‘kalimat’. Arti dari istilah mad lzaim mutsaqqal kilmi sendiri adalah hukum bacaan yang terjadi jika mad bertemu tasydid di dalam satu lafaz.

Mad lazim mutsaqqal kilmi adalah salah satu ilmu tajwid yang tergolong dalam mad far’i dalam hukum bacaan mad. Golongan mad far’i sendiri adalah bacaan mad yang panjangnya lebih dari dua harakat atau lebih dari satu alif. Cara membaca mad lazim mutsaqqal kilmi umumnya tidaklah terlampau sulit.

Jika dilihat secara saksama, huruf mad terdiri dari ا و dan ي.

Saat membacanya, suara kita harus dititikberatkan pada huruf mad yang diiringi huruf berharakat tasydid dalam satu kata. Sebagai catatan, saat membaca Al-Quran dengan mad lazim mutsaqqal kilmi, kamu harus memerhatikan bahwa mad thobi’i bertemu dengan huruf bertasydid harus bertemu dalam satu kata. Akan tetapi, jika kedua komponen tersebut terdapat dalam lafaz berikutnya, kamu tidak membacanya menggunakan hukum mad lazim mutsaqqal kilmi.

Dalam membaca mad lazim mutsaqqal kilmi mesti dibaca panjang dan diberatkan kepada huruf yang bertasydid di depannya. Panjang bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi adalah 3 alif atau 6 harakat. Agar dapat lebih memahami mengenai hukum ini, mari kita pelajari contoh mad lazim mutsaqqal kilmi dan cara membacanya berikut ini!

1. Surat Al-Baqarah ayat 139 

قُلْ اَتُحَاۤجُّوْنَنَا

Cara baca: Qul Atuahaaaaaajjuunanaa

Ayat dalam Surat Al-Baqarah ayat 139 termasuk contoh mad lazim mutsaqqal kilmi karena mad tabi’i pada huruf kha bertemu alif dan diikuti tasdid.

2. Surat Al-An’am ayat 143 dan 144 

قُلْ ءٰۤالذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ

Cara baca: Qul Aaaaaadzakaroini harroma

Artinya: “Apakah dua yang jantan yang diharamkan Allah?”

Pada ayat di atas, mad tabi’i berupa huruf ain dilanjutkan dengan huruf alif bertemu tasdid dalam satu kalimat.

3. Surat An-Naaziat ayat 34 

فَاِذَا جَاۤءَتِ الطَّاۤمَّةُ الْكُبْرٰىۖ

Cara baca: Faidzaa jaaaaaati thoommatul kubrooo.

Ayat tersebut termasuk mad lazim mutsaqqal kilmi karena adanya huruf mad tabi’i berupa alif bertemud tasdid.

4. Surat Al-Fatihah ayat 7

وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Cara baca: Waladh dhoooooolliiin

Artinya: “dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

Surat Al-Fatihah ayat 7 termasuk contoh mad lazim mutsaqqal kilmi karena huruf lam alif bertemu tasdid dalam satu kata.

5. Al-Baqarah Ayat 164 

وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ

Cara baca: Daabbah (pada awal ayat).

Ayat di atas mesti dibaca dengan hukum mad lazim mutsaqqal kilmi lantaran ada mad tabi’i bertemu tasdid di akhir kata.

6. Al-An’am Ayat 80 

وَحَاجَّهُ قَوْمُهُ قَالَ أَتُحَاجُّونِّي فِي اللَّهِ

Cara baca: Wahaajjahu (pada bagian tengah) dan Atuhaajjuunnii (pada bagian akhir)

Cara membaca tajiwd mad lazim mutsaqqal kilmi pada ayat di atas bisa dilihat karena ada huruf alif dilanjutkan tasdid (وَحَاجَّهُ ).

7. Az-Zumar Ayat 64 

قُلْ أَفَغَيْرَ اللَّهِ تَأْمُرُونِّي أَعْبُدُ أَيُّهَا الْجَاهِلُونَ

Cara baca: Ta’muruunni (pada bagian tengah)

Ayat pada surat Az-Zumar terdapat hukum tajwid mad lazim mutsaqqal kilmi pada kata تَأْمُرُونِّي.

8. Al-Mulk Ayat 19 

فَوْقَهُمْ صَافَّاتٍ وَيَقْبِضْنَ

Cara baca: Shooffaatin (pada bagian tengah).

Contoh mad lazim mutsaqqal kilmi pada aya di atas bisa dilihat karena adanya huruf alif (mad thobi’i) dilanjutkan tasydid pada huruf fa.

9. Ar-Rahman Ayat 39 

فَيَوْمَئِذٍ لَا يُسْأَلُ عَنْ ذَنْبِهِ إِنْسٌ وَلَا جَانٌّ

Cara baca: Jaann (pada bagian akhir).

Mad lazim mutsaqqal kilmi pada ayat di atas terlihat pada kata وَلَا جَانٌّ.

10. Al-Baqarah Ayat 76 

لِيُحَاجُّوكُمْ بِهِ عِنْدَ رَبِّكُمْ

Cara baca: Liyuhaaajjuukum (pada bagian akhir).

Contoh mad lazim mutsaqqal kilmi dalam Al Qur’an surat Al-Baqarah ayat 76 terdapat pada kata لِيُحَاجُّوكُمْ.

11. Al Waqiah Ayat 51 

اَيُّهَا الضَّاۤ لُّوْنَ

Cara bacanya: Ayyuha dhaaaaallun

Contohnya bisa dilihat pada awal kata karena ada alif bertemu tasdid setelahnya.

12. Ash Shafaat Ayat 1 

وَالصّٰۤفّٰتِ صَفًّاۙ

Cara bacanya: Washaaaaaffati shaffa

Contoh mad lazim mutsaqqal kilmi pada surat Ash Shafaat ayat 1 adalah karena mad thobi’i dilanjutkan tasdid.

13. Surat Al Maidah Ayat 2 

وَلَآ اٰۤمِّيْنَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ

Cara bacanya: Walaa aaaaaamminal baital haroom

Huruf mad tabi’i (alif) bertemu tasdid.

14. Abasa Ayat 33 

فَاِذَا جَاۤءَتِ الصَّاۤخَّةُ

Cara bacanya: Faidzaa jaa atish shaaaaakhah

Ayat tersebu termasuk ke dalam salah satu mad lazim mutsaqqal kilmi karena ada huruf mad thobi’i setelah itu tasdi.

15. Surat Ar-Rahman Ayat 15 

وَخَلَقَ الْجَاۤنَّ

Cara bacanya: Wa kholakol jaannnnnna

Pada akhir kata bisa ditemukan contoh bagian dari mad lazim mutsaqqal kilmi karena alif lantas diiring tasdid pada huruf nun.

16. Surat As-Saffat Ayat 75 

وَتَرَى الْمَلٰۤىِٕكَةَ حَاۤفِّيْنَ

Cara membaca contoh mad lazim mutsaqqal kilmi pada surat As-Saffat ayat 75 adalah “watarolmalaa ikata haaaffiin”.

17. Surat Al-Haqqoh Ayat 3 

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْحَاۤقَّةُ

Contoh bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi yang terdapat pada surat Al-Haqqoh ayat 3 adalah “wamaa adroo kamaaalhaaaqqoh”.

Semoga bermanfaat....