Sabtu, 25 Mei 2024

MANFAAT MENANGIS MENURUT ISLAM DAN SECARA MEDIS

Edisi Sabtu, 25 Mei 2024 M / 16 Dzulqa'idah 1445 H.

Setiap orang pasti pernah menangis, baik itu perempuan ataupun pria. Hal ini tentu sangat manusiawi. Menangis merupakan salah satu bentuk luapan emosi yang terjadi secara refleks. Namun bukan berarti menangis itu menunjukkan kelemahan. Dalam ilmu sains, menangis dedifinisikan sebagai proses lakramasi, yakni keluarnya cairan dari kelenjar air mata. Cairan tersebut terbukti secara ilmiah dapat membantu menjaga kesehatan organ penglihatan.

Sedangkan bila dikaji dari sisi agama, menangis ternyata juga punya banyak keutamaan. Menangis yang dianjurkan adalah menangis karena Allah atau untuk hal-hal yang baik. Menangis bisa menjadi sarana untuk muhasabah hati di malam hari dan cara menenangkan hati dalam islam. Nabi kita, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sosok yang sering menangis. Beliau menangis bukan karena lemah. Tapi beliau menangis ketika sholat, saat mengingat Allah Ta’ala.

Dalil Tentang Menangis Dalam Islam 

Menangis adalah perbuatan yang dianjurkan dalam islam. Sebab dengan menangis maka hati bisa mudah tersentuh oleh kekuasaan Allah Ta’ala. Menangis juga menjadikan diri sebagai sosok yang rendah hati, mudah mengingat dosa, dan menjauhi hal-hal yang tercela.

Dalam Al-Quran, Allah Azza wa Jalla berfirman: “Dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis.” (QS. An-Najm : 43).

Ada banyak sekali hadits yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat mudah sekali menangis. Mereka menangis karena mengingat Allah, ingat kematian dan hal-hal lain yang berhubungan dengan agama (bukan yang bersifat duniawi). Diantara hadits tersebut yakni:

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, pada suatu hari Rasulullah berkhutbah yang mana belum pernah aku mendengar khutbah Beliau yang seperti itu. Maka Beliau bersabda dalam khutbahnya itu: “Andaikata kamu mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kamu semua akan sedikit tertawa dan banyak menangis”. Anas berkata, “saat itu para Sahabat Nabi semuanya menutup wajah mereka sambil menangis tersedu-sedu. (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata: Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Bacakanlah al-Qur’an kepadaku.” Maka kukatakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, apakah saya bacakan al-Qur’an kepada anda sementara al-Qur’an itu diturunkan kepada anda?”. Maka beliau menjawab, “Sesungguhnya aku senang mendengarnya dibaca oleh selain diriku.” Maka akupun mulai membacakan kepadanya surat an-Nisaa’. Sampai akhirnya ketika aku telah sampai ayat ini (yang artinya), “Lalu bagaimanakah ketika Kami datangkan saksi bagi setiap umat dan Kami jadikan engkau sebagai saksi atas mereka.” Maka beliau berkata, “Cukup, sampai di sini saja.” Lalu aku pun menoleh kepada beliau dan ternyata kedua mata beliau mengalirkan air mata.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Haani’ Maula Ustman radhiallahu ‘anhu berkata, “Utsman jika berada di suatu kuburan, ia menangis sampai membasahi jenggotnya. Dikatakan kepadanya, “disebutkan surga dan neraka engkau tidak menangis, tetapi engkau menangis karena ini?”. Beliau berkata, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “sesungguhnya kubur adalah tempat persinggahan pertama dari beberapa persingggahan di akhirat, jika ia selamat maka ia dimudahkan, jika tidak selamat maka tidaklah datang setelahnya kecuali lebih berat.”(HR. At-Tirmidzi).

Setelah mengetahui dalil-dalil yang membahas tentang menangis, sekarang kita akan menjelaskan tentang manfaat menangis menurut islam serta dalam ilmu medis. Diantaranya yaitu:

1. Meningkatkan Kekhusyuan 

Menangis yang dilakukan saat sholat, berdzikir ataupun ketika mengaji dapat membantu meningkatkan kekhusyuan. Ini membuat hati menjadi tersentuh sehingga mudah memperoleh hidayah dari Allah Ta’ala. Dijelaskan dalam Al-Quran: “Dan mereka bersujud sambil menangis dan maka bertambahlah atas mereka perasaan khusyu’” (QS. Al-Isra: 109).

2. Diampuni Dosa-Dosanya 

Apabila seseorang berbuat salah, kemudian ia bertaubat dengan sungguh-sungguh hingga air matanya keluar. Hatinya begitu takut kepada Allah Ta’ala dan dengan disertai membaca  doa pengampunan dosa. Maka insyaAllah perbuatannya yang demikian dapat menghapus segala dosa-dosanya.

Yazid Ar-Riqasyi berkata, “Telah sampai riwayat kepadaku bahwa orang yang menangisi satu dosa dan sekian dosa-dosanya, maka dua malaikat penjaganya lupa terhadap dosa tersebut.”

3. Ciri Orang Shaleh 

Menangis juga menjadi tanda atau ciri dari orang-orang yang shaleh. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran:

“Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Quran) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata, Ya Tuhan, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad)”. (QS.Al-maidah: 83).

4. Meningkatkan Iman 

Manfaat menangis dalam islam berikutnya adalah bisa menjadi cara meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Seseorang yang hatinya mudah tersentuh biasanya gampang menangis. Sehingga apabila membaca firman Kebesaran Allah Ta’ala, maka ia dapat memahaminya bahkan akan meningkatkan Iman dalam Islam serta taqwanya. Hal ini dijelasakan dalam Al-Quran:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal.” (QS. Al-Anfal: 2).

“Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Quran) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad.” (QS. Al Ma’idah : 83).

5. Meningkatkan Taqwa 

Disamping meningkatkan keimanan, menangis juga dapat membantu peningkatan ketaqwaan. Ketika Anda menangis karena Allah Ta’ala maka iman akan bertambah. Bila iman Anda kuat, hal ini akan mempengaruhi perilaku sehari-hari Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla.

6. Dicintai Allah 

Dari Abu Umamah radhiyallahu ’anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Tidak ada sesuatu yang lebih dicintai Allah daripada dua tetesan dan dua bekasnya . Tetesan air mata karena takut kepada Allah dan tetesan darah yang tertumpah di jalan Allah. Sedangkan dua bekas itu adalah bekas-bekas fii sabilillah (jihad) dan bekas-bekas mengamalkan kewajiban Allah.” (HR. At-Tirmidzi dan Adh-Dhiya’).

7. Dijanjikan Kenikmatan oleh Allah 

“Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.” (QS. Maryam : 58).

8. Terlindungi dari azab Neraka 

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma, bahwa Nabi bersabda, “Ada dua buah mata yang tidak akan tersentuh api neraka; mata yang menangis karena merasa takut kepada Allah, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari karena menjaga pertahanan kaum muslimin dalam (jihad) di jalan Allah.” (HR. At-Tirmidzi).

Nabi Muhammad Shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu (yang telah diperah) bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. At-Tirmidzi).

9. Amalan yang Baik 

Ka’ab Al-Ahbar pernah berkata, “Sesungguhnya mengalirnya air mataku sehingga membasahi kedua pipiku karena takut kepada Allah itu lebih aku sukai daripada aku berinfak emas yang besarnya seukuran tubuhku.”

Begitupun dengan Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma juga menuturkan bahwa, “Sungguh, menangis karena takut kepada Allah itu jauh lebih aku sukai daripada berinfak uang seribu dinar!”.

10. Menghindari Keburukan 

Menangis dapat mengingatkan akan kematian. Sehingga bila kita sering-sering mengingat mati maka kita pun juga akan cenderung menghindari keburukan.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu, Nabi Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Surga dan neraka ditampakkan kepadaku, maka aku tidak melihat kebaikan dan keburukan seperti hari ini. Seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, kamu benar-benar akan sedikit tertawa dan banyak menangis”. Anas bin Malik radhiyallâhu’anhu lalu mengatakan“Tidaklah ada satu hari pun yang lebih berat bagi para Sahabat selain hari itu. Mereka menutupi kepala mereka sambil menangis sesenggukan.” (HR. Muslim).

11. Menjaga Kelembaban Mata 

Apabila dikaji dari sisi ilmiah, menangis terbukti dapat membantu meningkatkan kesehatan mata. Menurut studi, air mata yang dikeluarkan oleh organ pengelihatan berguna untuk membasahi kornea dan konjungtiva agar tidak kering. Sehingga mata tidak akan mengalami dehidrasi yang memicu pengelihatan jadi kabur dan buram.

12. Membantu Detoksifikasi Tubuh 

Anda mungkin tidak mengira bahwa ternyata menangis juga bisa membantu proses detoksifikasi tubuh. Menurut penelitian yang dilakukan oleh William Frey, seorang pakar biokimia menjelaskan bahwa air mata yang dikeluarkan saat menangis mengandung toksin atau racun. Ini membuktikan bahwa air mata bisa membawa racun keluar dari dalam tubuh.

13. Mencegah Infeksi Mata 

Infeksi mata umumnya disebabkan oleh bakteri atau mikroorganisme lainnya. Nah, air mata ini telah diteliti mampu membunuh bakteri berkat kandungan zat-zat antimikorbial yang ada di dalamnya. Diantaranya yakni gamma globulin, beta lisin, lisozim, dan cairan laktoferin.

14. Menimbulkan Perasaan Bahagia 

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa menangis dapat meningkatkan rasa bahagia. Terbukti sekitar 88% orang mengaku merasa lebih baik setelah menangis. Dengan menangis maka hati menjadi lega.

15. Menekan Stres 

Menangis juga bisa mengurangi stress dan meringankan beban pikiran di otak. Namun tentunya Anda tidak boleh menangis secara terus-menerus. Menangis hanya untuk mengeluarkan emosi saja. Jangan berlebihan.

16. Membantu Penyembuhan Gangguan Sendi 

Penelitian yang dilakukan di Tokyo memaparkan bahwa menangis terbukti dapat membantu penyembuhan penyakit radang sendi. Namun tentunya juga harus diimbangi dengan pola hidup sehat dan berobat ke dokter.

17. Membuat Perasaan Lega 

Ketika beban pikiran menumpuk, perasaan sedih dan despresi maka tidak ada salahnya jika Anda mencoba menangis. Menangis tidak selalu menjadi hal menyedihkan Justru dengan menangis maka perasaan bisa lega. Ini berarti Anda telah mengeluarkan seluruh luapan emosi. Sehingga nantinya pikiran jadi ringan.

Jadi itulah beberapa manfaat menangis dalam islam. Semoga bermanfaat dan bisa membantu. Tapi perlu diingat, walaupun menangis ini punya dampak positif namun menangis juga harus dipilah-pilah. Menangisi suatu keburukan justru berdosa dan tidak dianjurkan dalam islam.

Semoga bermanfaat...


ONE DAY ONE HADITS 

Sabtu, 25 Mei 2024 M / 16 Dzulqa'idah 1445 H.

Jangan Terlalu Bersedih Karena Musibah

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا ، إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu keletihan dan penyakit (yang terus menimpa), kehawatiran dan kesedihan, dan tidak juga gangguan dan kesusahan bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya.[HR. Bukhari].

Beberapa Pelajaran yang Terdapat dalam Hadits :

1- Mungkin saat ini sebagian dari kita dirundung duka, tetapi seharusnya tidak membuat kita berlarut lama, Ingatlah, kondisi kita tidak selamanya harus dalam suka. Kadang akan merasakan duka. Suka dan duka akan terus berganti dalam hidup kita.

2- Wahai saudaraku, takdir Allah itu begitu baik, Jika kita pandang dari satu sisi mungkin terasa tidak enak, namun coba kita pandang dari sisi lain, Allah punya maksud lain yang terbaik.

3- Wahai Saudaraku. Bukankah Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا ، إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu keletihan dan penyakit (yang terus menimpa), kehawatiran dan kesedihan, dan tidak juga gangguan dan kesusahan bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya.[HR. Bukhari].

4- Perhatikanlah bagaimana janji Rabb kita. Dosa-dosa kita akan berguguran satu demi satu

Jadi tidak perlu bersedih …

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” 

5- Di balik kesulitan ada kemudahan yang begitu banyak, karena satu kesulitan mustahil mengalahkan dua kemudahan, Jadi tidak perlu bersedih

وَأَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ

“Sesungguhnya pertolongan akan datang bersama kesabaran”[HR. Ahmad].

6- Jalan keluar begitu dekat bagi orang yang bertakwa, pertolongan mudah datang jika seseorang bersabar, Jadi tidak perlu bersedih. Jagalah hati, lisan dan anggota badan dari berkeluh kesah.

7- Ridholah dengan takdir ilahi. Jadikan sabar sebagai jalan meraih pertolongan.

Musibah semakin mendewasakan diri, musibah semakin meninggikan derajat di sisi Allah. Musibah semakin menguji iman seseorang.

8- Semoga Allah menjadikan badai cepat berlalu.

9- Semoga Allah menjadikan diri menjadi orang yang bersabar.

10- Semoga Allah membalas orang yang bersabar dengan surga.

Tema Hadits yang Berkaitan dengan Al-Qur'an :

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman : 

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al- Insyirah: 5).

Jumat, 24 Mei 2024

AYAT AL-QUR'AN YANG MENYEBUTKAN JENIS PROFESI MANUSIA YANG DIHARAMKAN

Edisi Jum'at, 24 Mei 2024 M / 15 Dzulqa'idah 1445 H.

Sebagai salah satu makhluk Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang paling sempurna, manusia dianugerahi akal dan nafsu untuk memenuhi kebutuhan dan mempertahankan diri dari ancaman. Allah memberikan hak istimewa pada manusia untuk menentukan hidup berdasarkan keinginannya. Namun Allah juga memberikan batasan-batasan tertentu agar manusia tetap berjalan pada koridor kewajaran sebagai seorang makhluk.

Manusia diberikan kebebasan dalam menentukan pekerjaan. Dalam QS Al-Jumuah ayat 10 Allah juga mengisyaratkan untuk bekerja dan mengambil karunia Allah yang ada di muka bumi. Akan tetapi pekerjaan yang menyita hampir seluruh waktu manusia, tidak menjamin limpahan harta dan kekayaan. Terlebih jika niat bekerja bukan karena Allah.

Pada dasarnya, bekerja adalah ibadah yang mendatangkan pahala. Akan tetapi, ada beberapa jenis pekerjaan yang justru akan membuat pelakunya berdosa jika melakukannya, karena menimbulkan kerugian bagi orang lain maupun lingkungan sekitarnya. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam sudah mengingatkan agar setiap umat Muslim untuk mewaspadai pekerjaan haram. Dalam hadits riwayat Al Hakim, beliau bersabda:

“Bertakwalah kamu kepada Allah, wahai sekalian manusia. Carilah rezeki dengan cara yang baik. Jika ada yang merasa rezekinya terhambat, maka janganlah ia mencari rezki dengan berbuat maksiat, karena karunia Allah tidaklah di dapat dengan perbuatan maksiat.” (HR. Al Hakim).

Berikut ini adalah ayat Al Qur'an yang menyebutkan jenis profesi pekerjaan manusia yang diharamkan :

1. Koruptor 

وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui. (Qs. Al-Baqarah (2) :188).

2. Provokator/ Pemecah belah 

وَلَا تَكُونُوا كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنْكَاثًا تَتَّخِذُونَ أَيْمَانَكُمْ دَخَلًا بَيْنَكُمْ أَنْ تَكُونَ أُمَّةٌ هِيَ أَرْبَىٰ مِنْ أُمَّةٍ ۚ إِنَّمَا يَبْلُوكُمُ اللَّهُ بِهِ ۚ وَلَيُبَيِّنَنَّ لَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali, kamu menjadikan sumpah (perjanjian) mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Sesungguhnya Allah Hanya menguji kamu dengan hal itu. dan Sesungguhnya di hari kiamat akan dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu. (QS. An-Nahl (16) : 92).

3. Pelacur/ WTS/ Mucikari 

وَلْيَسْتَعْفِفِ الَّذِينَ لَا يَجِدُونَ نِكَاحًا حَتَّىٰ يُغْنِيَهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَالَّذِينَ يَبْتَغُونَ الْكِتَابَ مِمَّا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ فَكَاتِبُوهُمْ إِنْ عَلِمْتُمْ فِيهِمْ خَيْرًا ۖ وَآتُوهُمْ مِنْ مَالِ اللَّهِ الَّذِي آتَاكُمْ ۚ وَلَا تُكْرِهُوا فَتَيَاتِكُمْ عَلَى الْبِغَاءِ إِنْ أَرَدْنَ تَحَصُّنًا لِتَبْتَغُوا عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَمَنْ يُكْرِهْهُنَّ فَإِنَّ اللَّهَ مِنْ بَعْدِ إِكْرَاهِهِنَّ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. dan budak-budak yang kamu miliki yang memginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, Karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. dan barangsiapa yang memaksa mereka, Maka Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka dipaksa itu. (QS. An-Nur (24) : 33).

4. Perampas/ perampok/ begal 

أَمَّا السَّفِينَةُ فَكَانَتْ لِمَسَاكِينَ يَعْمَلُونَ فِي الْبَحْرِ فَأَرَدْتُ أَنْ أَعِيبَهَا وَكَانَ وَرَاءَهُمْ مَلِكٌ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصْبًا

Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan Aku bertujuan merusakkan bahtera itu, Karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera. (Qs. Al-Kahfi (18) : 79).

5. Pengemis/ Peminta-minta 

لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًا فِي الْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ تَعْرِفُهُمْ بِسِيمَاهُمْ لَا يَسْأَلُونَ النَّاسَ إِلْحَافًا ۗ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang Kaya Karena memelihara diri dari minta-minta. kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), Maka Sesungguhnya Allah Maha Mengatahui. (Qs. Al-Baqarah (2) : 273).

6. Pendeta 

لَوْلَا يَنْهَاهُمُ الرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ عَنْ قَوْلِهِمُ الْإِثْمَ وَأَكْلِهِمُ السُّحْتَ ۚ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَصْنَعُونَ

Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu. (Qs. Al-Maidah (5) : 63).

7. Pencuri 

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Qs. Al-Maidah (5) : 38).

8. Penggiat Sosmed/Buzzer penguasa yang zhalim 

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُعْجِبُكَ قَوْلُهُ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيُشْهِدُ اللَّهَ عَلَىٰ مَا فِي قَلْبِهِ وَهُوَ أَلَدُّ الْخِصَامِ

Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. (Qs. Al-Baqarah (2) : 204).

9. Penyebar hoax 

وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ لَمَسَّكُمْ فِي مَا أَفَضْتُمْ فِيهِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, Karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu. (Qs. An-Nuur (24) : 14).

10. Penyihir/ Tukang Tenun/ Dukun 

وَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سَاجِدِينَ

Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud. (Qs. Al-A'raaf (7) : 120).

وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَاعِرٍ ۚ قَلِيلًا مَا تُؤْمِنُونَ

وَلَا بِقَوْلِ كَاهِنٍ ۚ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ

dan Al Quran itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya.

Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya.(Qs. Al-Haqqah (69) : 41-42).

11. Pengarang kitab 

فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الْكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَٰذَا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۖ فَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَهُمْ مِمَّا يَكْسِبُونَ

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan. (Qs. Al-Baqarah (2) : 79).

12. Kolektor/ Penumpuk harta 

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْأَعْرَافِ رِجَالًا يَعْرِفُونَهُمْ بِسِيمَاهُمْ قَالُوا مَا أَغْنَىٰ عَنْكُمْ جَمْعُكُمْ وَمَا كُنْتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ

Dan orang-orang yang di atas A'raaf memanggil beberapa orang (pemuka-pemuka orang kafir) yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan mengatakan: "Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang selalu kamu sombongkan itu, tidaklah memberi manfaat kepadamu." (Qs. Al-A’raaf (7) : 48).

13. Tukang kredit/ rentenir 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. (Qs. Ali Imran (3) : 130).

14. Perambah hutan/ ilegal logging 

وَإِذَا تَوَلَّىٰ سَعَىٰ فِي الْأَرْضِ لِيُفْسِدَ فِيهَا وَيُهْلِكَ الْحَرْثَ وَالنَّسْلَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْفَسَادَ

Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan. (Qs. Al-Baqarah (2) : 205).

15. Mata-mata/ pengintai 

إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا

Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,(Qs. An-Naba (78) : 21).

وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ ۖ فَمَنْ يَسْتَمِعِ الْآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَصَدًا

Dan Sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya). (Qs. Al-Jin (72) : 9).

16. Pemahat 

قَالَ أَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ

Ibrahim berkata: "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu ? (Qs. Ash-Shaffat (37) : 95).

17. Pemburu satwa langka 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَيَبْلُوَنَّكُمُ اللَّهُ بِشَيْءٍ مِنَ الصَّيْدِ تَنَالُهُ أَيْدِيكُمْ وَرِمَاحُكُمْ لِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَخَافُهُ بِالْغَيْبِ ۚ فَمَنِ اعْتَدَىٰ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَلَهُ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu supaya Allah mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biarpun ia tidak dapat melihat-Nya. barang siapa yang melanggar batas sesudah itu, Maka baginya azab yang pedih. (Qs. Al-Maidah (5) : 94).

Semoga bermanfaat....


ONE DAY ONE HADITS 

Jum'at, 24 Mei 2024 M / 15 Dzulqa'idah 1445 H.

Korupsi Adalah Sebuah Penghianatan 

عن عَدِيّ بن عَميْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: سمعت رَسُول الله صلى الله عليه وسلم يقول: ((مَنِ اسْتَعْمَلْنَاهُ مِنْكُمْ عَلَى عَمَل، فَكَتَمَنَا مِخْيَطًا فَمَا فَوْقَهُ، كَانَ غُلُولًا يَأتِي به يَومَ القِيَامَةِ)) فَقَامَ إليه رَجُلٌ أسْوَدُ مِنَ الأنْصَارِ، كَأنِّي أنْظُرُ إِلَيْهِ، فَقَالَ: يَا رَسُول الله، اقْبَلْ عَنِّي عَمَلَكَ، قَالَ: ((وَمَا لَكَ؟)) قَالَ: سَمِعْتكَ تَقُولُ كَذَا وكَذَا، قَالَ: ((وَأَنَا أقُولُه الآنَ: مَنِ اسْتَعْمَلْنَاهُ عَلَى عَمَلٍ فَلْيَجِئْ بقَليله وَكَثيره، فَمَا أُوتِيَ مِنْهُ أخَذَ، وَمَا نُهِيَ عَنْهُ انْتَهَى)). رواه مسلم.

Dari Adi bin Amirah radhiyallahu'anhu,  katanya: "Saya   mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

"Barangsiapa yang kita pergunakan di antara engkau semua sebagai petugas atas sesuatu pekerjaan, kemudian menyembunyikan dari kita sebuah jarum, apalagi yang lebih besar dari jarum itu, maka hal itu adalah sebagai pengkhianatan yang akan dibawanya sendiri pada hari kiamat." Kemudian ada seorang lelaki berkulit hitam dari kaum Anshar berdiri, seolah-olah saya pernah melihat padanya, lalu ia berkata: "Ya Rasulullah terimalah kembali tugas yang Tuan serahkan itu daripadaku - maksudnya ia mohon dihentikan sebab takut akan berbuat serong sebagai petugas. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bertanya: "Mengapa engkau?" Ia menjawab: "Saya mendengar Tuan bersabda demikian, demikian - yakni sabda di atas itu." Beliau Shallallahu alaihi wasallam lalu bersabda pula: "Saya berkata sekarang: "Barangsiapa yang kami pergunakan sebagai petugas dari engkau semua untuk melaksanakan sesuatu pekerjaan, maka hendaklah datang kepada kami dengan membawa hasil sedikit atau hasil banyak - kalau sebenarnya dapat banyak. Jadi apa-apa yang diberikan padanya, ambillah itu dan apa-apa yang dilarang, janganlah diambil." (Riwayat Muslim).

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits : 

1- Penggelapan harta atau istilah pada zaman kita sekarang ini disebut korupsi, menilik Hadits di atas adalah sangat besar dosanya bagi seorang pegawai yang diberi amanat dan kepercayaan untuk memimpin dan melayani ummat, sekalipun yang digelapkan itu hanya sebuah jarum saja, apalagi kalau lebih besar nilainya.

2- Oleh sebab itu Hadits di atas adalah suatu ancaman yang sangat keras serta peringatan yang tegas agar seseorang pegawai itu jangan berbuat pengkhianatan terhadap hak milik negara.

3- Dalam Hadits itu pula dijelaskan bahwa, seseorang yang memangku suatu jabatan, baik yang tingkat tinggi, sedang atau rendah, apabila merasa tidak sanggup memenuhi tugas yang dipertanggungjawabkan kepadanya, wajiblah meminta berhenti sebagaimana yang dilakukan oleh seorang Anshar yang berkulit hitam, yang dengan terang-terangan memberikan kepada Nabi Shallallahu alaihi wasallam agar diterima kembali tugas yang diserahkan padanya.

Tema hadits yang berkaitan dengan Al qur'an : 

1- Penggelapan harta suatu yang diharamkan di dalam syariat, bahkan termasuk dosa besar, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَلا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالإثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ 

“Dan janganlah kamu memakan harta sebagian dari kamu dengan jalan yang batil, dan janganlah kamu membawa urusan harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 188).

2- Hadits di atas menunjukkan bahwa uang yang diambilnya tersebut sebagai penggelapan harta adalah ghulul dan hukumnya haram, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala :

وَمَنْ يَغْلُلْ يَأْتِ بِمَا غَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu “[QS. Ali Imran :161].

Kamis, 23 Mei 2024

KEUTAMAAN DOA ISTRI UNTUK SUAMI

Edisi Kamis, 23 Mei 2024 M / 14 Dzulqa'idah 1445 H.

Memiliki seorang istri yang shalihah tentu menjadi idaman bagi setiap kaum lelaki. Dimana seorang istri yang shalihah merupakan sebuah perhiasan dan kecantikan dunia yang mampu mengalahkan indahnya tumpukan emas, intan atau bahkan permata sekalipun. Tidak hanya itu saja, memiliki seorang istri yang shalihah juga mampu membawa kehidupan yang lebih baik, baik itu untuk diri suaminya atau bahkan untuk keluarga kecilnya.

Jika selama ini kebanyakan lelaki menganggap peran seorang istri hanya dalam urusan dapur, kasur dan sumur. Seperti halnya keutamaan istri melayani suami. Maka pepatah Jawa tersebut sebaiknya sedikit digeser dengan peran seorang istri yang begitu luar biasa dalam bahtera rumah tangga yang anda bangun selama ini. Dimana peran seorang istri bukan hanya dari tiga kata tersebut. Melainkan juga mampu membawa kesuksesan bagi seorang suami lewat doa-doa yang dipanjatkan oleh seorang istri setiap harinya.

Di dalam islam, doa seorang istri kepada suami menjadi salah satu doa mustajabah (segera terkabul). Hal ini pernah dinyatakan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam yang mengatakan:

“Sesungguhnya doa yang segera dikabulkan adalah doa seorang istri kepada suaminya yang tidak berada di tempat yang sama atau saling berjauhan.” (HR. Tirmidzi). Hal ini juga nampak dari keutamaan doa istri untuk suami.

Berikut keutamaan doa istri untuk suami :

1. Membuka Rahmat Allah Subhanahu wa ta'ala 

Kekuatan doa seorang istri dan keutamaan  berdoa dalam islam ternyata memiliki manfaat dan faedah yang begitu luar biasa di dalam kehidupan sang suami.

Dimana ketika doa yang terucap dari bibir seorang istri yang shalihah dengan kesungguhannya memohan kepada Sang Rabbnya. Maka sesungguhnya Allah Ta'ala akan menjanjikan untuk mengabulkan doa-doa tersebut.

Berdasarkan firman Allah Subhanahu wa ta'ala yang berbunyi :

“Dan berdoalah kepadaku niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang telah menyombongkan dirinya dari menyembah kepada-Ku, maka akan masuk neraka jahanan dalam keadaan yang hina.” (QS. Al-Mu’min: 60).

2. Pendorong Kesuksesan Bagi Suaminya 

Jika pepatah pernah mengatakan: “Dibalik laki-laki yang sukses, maka selalu ada wanita hebat di belakangnya.” Hal itu memang benar adanya. Dimana saat suami dalam kondisi yang sangat terpuruk dan dia sudah mengalami berbagai macam cobaan hidup.

Maka dia memiliki kesempatan untuk bangkit dari kondisi keterpurukannya hanya berkat dorongan dan doa hebat dari seorang istri yang senantiasa berada di sampingnya. Maka sebaiknya sayangi istrimu sebagaimana cara Rasulullah menyayangi istri.

3. Membukakan Pintu Rezeki 

Jika doa seorang istri adalah doa yang mustajabah. Maka bukan tidak mungkin saat suami berangkat kerja dengan keikhlasan dan keridhoan dari istrinya. Maka akan terbukalah pintu-pintu rezeki untuknya di hari itu dan di hari-hari berikutnya.

Untuk itu, tatkala seorang suami meminta izin kepada istrinya untuk mencari nafkah di hari itu. Maka sebaiknya doa terbaik selalu anda ucapkan tiada henti hingga suami pulang dengan membawa hasil yang lebih baik. Namun selain itu juga terdapat doa agar keinginan tercapai yang bisa anda lakukan juga.

4. Menyempurnakan Aktivitas Suami 

Doa seorang istri untuk suaminya bukan hanya merupakan doa pintu rezeki dari segala penjuru baginya. Melainkan juga mampu menyempurnakan aktivitas harian seorang lelaki. Dimana saat terdapat satu masalah pada pekerjaan yang anda lakukan.

Bukan tidak mungkin jika masalah tersebut akan terasa lebih ringan dan bahkan lebih cepat selesai berkat doa yang selalu dipanjatkan dari mulut istri-istri.

5. Penyemangat dalam Kehidupan Suami 

Dalam kehidupan nyata mungkin anda pernah merasakannya. Dimana saat ingin berangkat untuk mencari nafkah bagi keluarga kecil anda. Anda lupa untuk meminta izin kepada istri anda karena beberapa alasan.

Pada saat itu pula anda merasakan seperti ada yang kurang dalam aktivitas yang anda kerjakan. Hal ini mungkin dikarenakan ada doa yang tertinggal yang anda minta dari istri. Untuk itu, selalu mintalah doa dari istri untuk penyemangat dalam kehidupan anda sehari-hari. 

6. Kemudahan Bagi Suami 

Saat doa istri menyertai setiap langkah yang anda kerjakan, pasti kemudahan juga akan anda rasakan di dalamnya. Disinilah peran hebat dari seorang istri bagi suaminya.

Dengan doa-doa yang tak pernah berhenti dari mulutnya ketika engkau pergi untuk mencari nafkah. Tentu kelimpahan dan kemudahan pun akan dapatkan. Hal ini juga ada kaitannya dengan hukum istri menafkahi suami dan hukum menafkahi orang tua setelah menikah.

7. Menjauhkan Suami dari Kejahatan atau Bencana 

Bukan hanya dari kemudahan yang anda dapatkan, melainkan berkat doa seorang istri setiap langkah kecil dari apa yang anda kerjakan selalu mendapatkan lindungan dari Sang Maha Kuasa. Dan hal tersebut seakan benar adanya, dimana saat seorang suami terkena masalah atas apa yang ia lakukan. Berkat doa istrinya yang berharap agar masalahnya dimudahkan.

Niscaya Allah Subhanahu wa ta'ala seakan mendengarkan doa-doa istri anda untuk menjauhkan suaminya dari berbagai tindak kejahatan atau bencana yang dapat membahayakan bagi dirinya.

8. Menghantarkan Kehidupan Suami yang Lebih Baik Lagi 

Bukan hanya melapangkan jalan kesuksesan bagi suaminya, melainkan juga menghantarkan jalan kehidupan bagi sang suami untuk bisa lebih baik lagi. Doa seorang istri yang shalihah tentunya selalu terpanjat untuk memohon agar kehidupan untuk dirinya, suaminya dan bahkan untuk keluarga kecilnya selalu dalam lindungan dan keselamatan dari Allah Ta'ala.

Hal tersebutlah yang kemudian akan menghantarkan langkah sang suami untuk bisa menjalani kehidupan yang lebih baik lagi. Dari semua ia bukan siapa-siapa. Bukan tidak mungkin jika berkat doa dari wanita shalehah menurut islam, ia menjadi seorang lelaki yang sukses baik itu di dunia maupun di akhirat kelak.

9. Keselamatan Bagi Suami 

Pernahkah anda para suami mendengar tentang perintah yang satu ini: “Mohonlah doa kepada istrimu agar keselamatan selalu menyertaimu.” Memang bagi seorang lelaki (suami) Ibu merupakan orang yang paling utama untuk dihormati.

Namun, ingatlah ada istri yang senantiasa bisa mempermudah segala urusan anda baik itu di dunia maupun di akhir. Karena selain keutamaan doa seorang Ibu, doa seorang istri yang shalihah juga bisa memberikan keselamatan terbaik untuk para suaminya.

10. Pembuka Pintu Kesuksesan Baik di Dunia Maupun di Akhirat 

Berdasarkan firman Allah Subhanahu wa ta'ala  yang berbunyi: “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia telah menciptakan untukmu seorang istri-istri dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikannya rasa diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya apa yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi mereka kaum yang berfikir.” (QS.-Ruum 30: 21).

Dari penggalan ayat di atas, maka dalam diri suami yang baik (shalih) tentu telah disediakan wanita (istri-istri) yang shalihah untuknya. Namun disisi lain mereka juga akan mengantarkan kebaikan dalam kehidupan suaminya, baik itu untuk kesuksesan di dunia maupun di akhiran kelak. Maka sebaiknya carilah istri yang memiliki ciri-ciri wanita baik menurut islam.

11. Pembuka Pintu Berkah 

Percayalah jika dibalik lelaki yang sukses, maka selalu ada wanita hebat di belakangnya yang tak pernah berhenti untuk memanjatkan doa untuknya.

Dalam hal ini keberkahan bagi suami dan keluarganya (keluarga kecil mereka) selalu dalam lindungan dan kasih sayang dari Allah Ta'ala. Dan hal tersebut senantiasa akan membukakan pintu-pintu berkah bagi keduanya.

12. Menaikkan Derajat/Posisi Suami 

Doa istri yang selalu terpanjat untuk suaminya tentu memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Dimana Allah Subhanahu wa ta'ala telah menjanjikan jika anda memiliki istri yang shalihah dan ia selalu berdoa untuk suami dan kesuksesan anda, maka nisyaca Allah Ta'ala akan mengabulkan dengan segera.

Hal ini memiliki kelebihan bagi suaminya. Dimana doa istri juga bisa menaikan derajat atau posisi suami ke tingkatan yang lebih baik. Misalnya saja posisinya dalam hal pekerjaan.

13. Membukakan Pintu Surga Bagi Keduanya 

Bukan hanya untuk kesuksesan di dunia, melainkan kekuatan doa dari seorang istri juga bisa membukakan pintu surga baik itu untuk suaminya, dirinya dan anak-anaknya. Maka bagi anda para istri, senantiasa berdoalah demi kehidupan yang lebih baik. Terutama untuk kehidupan nanti yang lebih kekal di akhirat.

14. Pelindung Bagi Suami 

Setiap anda para suami yang meminta doa kepada istri, maka perlindungan akan keselamatan dan keamanan akan senantiasa anda dapatkan dari yang Maha Pencipta. Untuk itu, biasakan untuk meminta doa istri ketika anda hendak kemana-mana (ke luar rumah untuk suatu urusan yang baik).

15. Mengindarkan dari Segala Fitnah 

Keutamaan doa istri bagi suami bukan hanya menghantarkannya pada kehidupan dan kesuksesan yang lebih baik. Namun berkat kekuatan doa dari seorang istri. Maka hal tersebut juga bisa menghindarkan diri dari segala fitnah jahat dalam kehidupan anda para suami. Mengenai hal tersebut islam juga memiliki Cara menghadapi fitnah menurut islam .

Memiliki istri yang shalihah merupakan suatu anugrah yang luar biasa dalam kehidupan para suami. Dimana bukan hanya mengantarkan anda ke dalam kehidupan yang lebih baik, melainkan berkat doa-doanya anda para suami juga akan dilimpahi segala karunua dan berkat dari Sang Maha Kuasa.

16. Doa Agar Suami Dikaruniai Harta Berkah 

Allahumma aktsir maa lii (lanaa) wawaladii (naa) wabaariklii (lanaa) fiihi.

Ya Allah, pertambahkanlah harta dan perbanyaklah anak hamba dan berikanlah keberkahan atas karunia yang Engkau berikan. 

Sebagai seorang istri, sebaiknya anda menyadari jika jumlah atau nominal harta yang diberikan oleh suami bukanlah hal yang utama. Yang terpenting adalah adanya kerja keras dan ketulusan yang suami  berikan untuk menghidupi keluarganya.

Sebagai istri juga mesti tulus ikhlas menerima berapa pun hasil yang suami kita dapatkan. Jangan terlalu menuntut banyak terhadap suami karena banyak suami yang justru menempuh jalan yang salah karena tingginya tuntutan istri terhadap nominal penghasilan suami.

17. Doa Meminta Rejeki yang Baik 

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an wa rizqon thoyyiban, wa ‘amalan mutaqobbal

Ya Allah, dengan kesungguhan hamba mohon padamu ilmu yang dapat memberikan manfaat, rejeki yang halal darimu, serta amal yang Engkau terima.

Keberkahan rejeki yang diperoleh suami mempengaruhi ketenteraman dan keharmonisan keluarga. Rejeki yang diperoleh dengan cara yang halal akan membuat keluarga menjadi tenang dan damai. 

Semoga pembahasan mengenai keutamaan doa istri untuk suami di atas, bisa berguna dan menambah wawasan berkualitas bagi kita semua.

Semoga bermanfaat....


ONE DAY ONE HADITS

Kamis, 23 Mei 2024 M / 14 Dzulqa'idah 1445 H.

Do'a Memohon Ilmu yang Bermanfaat, Rezeki yang Baik dan Amalan yang Diterima

Rasulullah ﷺ  berdo'a :

اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً، وَرِزْقاً طَيِّباً، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Ya Allâh! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima. (HR. Imam Ahmad, 6/322; Sunan Ibnu Majah, no. 925)

Beberapa Pelajaran yang terdapat dalam Hadits:

1.  Do’a yang diajarkan Rasulullah ﷺ  di atas menunjukkan bahwa ilmu itu ada dua, ada yang bermanfaat dan ada yang tidak bermanfaat; rezeki ada dua, ada yang baik dan ada yang jelek.

2.  Do’a tersebut termasuk diantara do’a yang dibaca pada dzikir pagi.

3.  Orang yang merenungi do’a yang agung ini, dia akan dapati bahwa sangat tepat dan cocok membaca do’a ini diwaktu pagi setelah menunaikan shalat Shubuh. Karena pagi hari adalah permulaan hari dan seorang Muslim tidak memiliki keinginan lain kecuali meraih tujuan dan maksud agung yang disebutkan dalam hadits di atas. Jika disadari, maka tentu hatinya akan semakin terfokus dan langkah-langkahnya semakin mantap.

4.  Membaca do’a ini bukan sekedar untuk menetapkan dan mengingat tujuan hidupnya tapi lebih dari itu yaitu membuktikan tadharru’nya dan ketergantungannya kepada Allâh Azza wa Jalla.

5.  Sabda Rasulullah ﷺ  “amalan mutaqabbalan” yang artinya amalan yang diterima menunjukkan bahwa tidak semua amalan ibadah yang dilakukan oleh hamba itu itu diterima. Yang diterima hanyalah yang dilakukan sesuai sunnah dan dilakukan dengan ikhlas. Oleh karenanya, hendaklah mewaspadai diri kita dan amalan kita.

Tema Hadits yang Berkaitan dengan Al-Qur'an:

Allah Azza wa Jalla berfirman :

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)