Jumat, 03 Desember 2021

17 KATA-KATA MUTIARA IMAM GHAZALI PENUH HIKMAH (BAGIAN 3)

Edisi Jum'at, 3 Desember 2021 M / 28 Rabi'ul Akhir 1443 H.

Imam  Ghazali mengenal sufisme dari ayahnya yang juga menekuni sufi, dan menjadi ahli tasawuf yang hebat di wilayahnya. Sebelum ajalnya tiba, ayahnya berwasiat kepada sahabat dekatnya seorang ahli sufi bernama Ahmad bin Muhammad Al-Rozakani agar dia bersedia mengasuh Al-Ghazali dan saudaranya yang bernama Ahmad. 

Sepeninggal ayahnya, Al-Ghazali kecil belajar berbagai keilmuan dari beberapa tokoh besar sufisme seperti Syekh Ahmad bin Muhammad Al-Razakani, Imam Abi Nasar Al-Ismaili, Imam Al-Haramain. Dari tokoh-tokoh tersebut, Abu Hamid al-Ghazali mendalami fiqih madzhab, ushul fiqih, manthiq, ilmu kalam, dan filsafat.

Tak hanya untuk dirinya sendiri, Imam Al-Gazali juga membagikan ilmunya dengan mengajar di beberapa perguruan tinggi, mulai dari Baghdad hingga Damaskus. Ia juga selalu hidup berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari suasana baru, guna mendalami pengetahuan dan sisi religius dalam dirinya.

Selain aktif mengajar, Al-Ghazali merupakan salah seorang ulama besar yang sangat produktif dalam menulis buah pemikirannya. Kitab-kitab tersebut berisi berbagai ilmu yaitu ilmu kalam, tafsir Al-Qur'an, ushul fiqh, tasawuf, mantiq, fiqih, filsafat, dan lainnya. Berikut ini beberapa kata-kata mutiara Imam Ghazali :

1. Ilmu & Ibadah 

Orang-orang yang mempunyai hati mengetahui. Kebahagiaan takkan tercapai kecuali dengan Ilmu & Ibadah.

2. Yang Membencimu 

Jangan resah andai ada yang membencimu, karena masih ramai yang mencintaimu di dunia. Tetapi resah dan takutlah andai Allah Subhanahu WaTa'ala membencimu, karena tiada lagi yang mencintaimu di akhirat.

3. Orang Beriman 

Orang beriman akan melihat rupa Malaikat Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan sangat harum.

4. Penghuni Neraka 

Sesungguhnya kebanyakan jeritan penghuni neraka adalah di sebabkan oleh penangguhan taubat…Allahuakhbar.

5. Sopan Dan Lemah Lembut 

Bersikaplah lemah lembut dan sopan santun dengan menundukkan kepala.

Aku heran dengan manusia yang selalu mencuci mukanya, tetapi tidak selalu mencuci hatinya.

6. Ulama Besar 

Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak Ulama besar, maka jadilah penulis.

7. Ilmu Syariat 

Pelajari ilmu syariat untuk menunaikan segala perintah Allah Subhanahu WaTa'ala dan juga ilmu akhirat yang dapat menjamin keselamatanmu di akhirat nanti.

8. Pertengkaran 

Seboleh-bolehnya jangan bertengkar dengan seseorang dalam apa pun masalah karena pertengkaran itu mengandung berbagai penyakit dan dosanya jauh lebih besar daripada faedahnya, riak, takabur, hasad dan dengki.

9. Dosa 

Sebesar-besar dosa yang di lakukan ketika kita rasa berdosa melakukannya.

“Setan itu selalu menampakan keburukan dalam bentuk kebaikan”.

10. Alam Semesta 

Dalam penciptaan alam semesta, tiada yang lebih hebat dari yang telah di ciptakan.

11. Merasa Suci Dari Dosa 

Orang yang merasa dirinya Tiada dosa. Itu tanda yang sebenarnya, dia Banyak dosa.

12. Wasiat Lukman Al-Hakim 

Kata-Kata wasiat Lukaman Al-Hakim. Wahai anakku yang tercinta, janganlah sampai ayam jantan itu lebih bijak daripada engkau. Ia berkokok di waktu sahur sedangkan engkau masih tidur lagi.

13. Perkerjaan 

Kerjaan seorang guru tidak mudah seperti kerja seorang petani yang senantisa membuang duri serta mencabut rumput yang tumbuh di celah-celah tanamannya.

14. Kebaikannya 

Sesiapa yang berumur melebihi dari empat puluh tahun sedangkan kebaikannya masih belum melebihi kejahatannya, maka layaknya ia mempersiapkan dirinya untuk memasuki neraka.

15. Kawan Atau Musuh 

Hadapi kawan atau musuhmu itu dengan wajah yang menunjukkan kegembiraan, kerelaan penuh kesopanan dan ketenangan. Jangan menampakkan sikap angkuh dan sombong.

16. Ilmu 

Ilmu itu kehidupan hati daripada kezaliman dan tenaga badan daripada kelemahan.

Pengetahuan tanpa tindakan adalah sia-sia, dan tindakan tanpa pengetahuan adalah kegilaan,

17. Seorang Ibu 

Ibu segala akhlak ialah tempat kebijaksanaan, keberanian, kesucian diri dan keadilan.

Yang paling berat di dunia ini adalah memegang amanah.

Semoga bermanfaat....

Kamis, 02 Desember 2021

17 KATA-KATA MUTIARA IMAM GHAZALI PENUH HIKMAH (BAGIAN 2)

Edisi Kamis, 2 Desember 2021 M / 27 Rabi'ul Akhir 1443 H.

Abu Hamid Al-Ghazali merupakan Ulama, sastrawan sekaligus pemikir muslim yang memberikan kontribusi besar dalam keilmuan Islam. Hampir setengah dari usianya, beliau habiskan untuk mendalami pengetahuan dan mengajarkan pengetahuan hingga banyak tokoh dunia terpukau oleh Al-Ghazali lewat, karya-karya, dan ajaran sufistiknya.

Abu Hamid Al-Ghazali mempunyai nama lengkap Abu Hamid Muhammad Ibnu Muhammad ibnu Muhammad Al-Ghazali al-Thusi yang bergelar hujjatul Islam. Untuk gelarnya itu, nama Al-Ghazali masyhur karena perannya sebagai pendebat yang membela soal kebenaran Islam, terutama dari para filsuf batiniah. Argumentasinya yang juga ia tulis dalam ratusan kitab dinilai sangat mengagumkan.

Beliau lahir di Thusi atau yang sekarang dekat Meshed yakni salah satu daerah di Iran pada tahun 450 H. Di tempat ini pula ia wafat dan dimakamkan pada tahun 505 H dalam usia yang relatif belum terlalu tua yaitu 55 tahun. Berikut ini beberapa kata mutiara Imam Ghazali :

1. Teman Sejati 

Yang menentramkan hati itu teman sejati. Jadilah teman sejati yang selalu ada untuk seseorang dalam suka dan duka

2. Kawan Yang Berakal 

Pilih kawan yang berakal jangan pilih kawan yang bodoh karena akan menjadi musuh dan menyakitkan hati

3. Lidah 

Yang mendorong ke neraka itu lidah. Salamatul insan fi khifdhil lisan. Akan selamat manusia jika ia pandai menjaga lidah.

4. Cinta 

Cinta merupakan sumber kebahagiaan dan cinta terhadap Allah Subhanahu WaTa'ala harus di pelihara dan di pupuk, suburkan dengan solat serta ibadah yang lainnya.

5. Tempat Tinggalmu 

Jadikan kematian itu hanya pada badan karena tempat tinggalmu adalah liang kubur dan penghuni kubur senantiasa menanti kedatanganmu setiap masa.

6. Bermanfaat 

Kamu mesti meyakini hati bahwa apa yang Allah Subhanahu WaTa'ala telah menetapkan yang paling sesuai dan paling bermanfaat untuk kamu.

7. Menuntut Ilmu 

Menuntut ilmu adalah takwa. Menyampaikan ilmu adalah ibadah. Mengulang-ulang ilmu adalah zikir. Mencari ilmu adalah jihad.

8. Orang-Orang 

Semua orang-orang yang kamu bimbang tentang mereka. Adakah mereka yang menciptakan kamu.

9. Perintah-PerintahNya 

Takwa adalah menjalankan perintah-perintah Allah Subhanahu WaTa'ala yang Maha Tinggi dan berpaling dari apa yang Allah Subhanahu WaTa'ala telah larang.

10. Bersabar 

Untuk mendapatkan apa yang kamu suka, kamu mesti bersabar dengan apa yang anda benci.

11. Nafsu 

Yang besar itu Nafsu. Yang berat itu Amanah. Yang indah itu sholat, Yang dekat itu Mati.

12. Ikhlas 

Peringkat pertama ikhlas itu adalah bahwa perbuatan kita kehidupan prindu dan ketika di awam kamu hendakalah sama,

13. Ulama 

Jika kamu melihat seorang Ulama mengumpat Ulama lain, elekan dia.

14. Seorang Pemimpin 

Rusaknya rakyat di sebabkan rusaknya pemimpin. Jika seorang lelaki tidak tahu dirinya sendiri, yang merupakan perkara yang palin dekat dengannya, maka apa gunanya dia mendakwah hi orang lain.

15. Celakalah 

Celakalah bagi orang yang jahil untuk tidak belajar. Celakalah bagi Ulama seribu kali untuk tidak mengamalkannya. Jadikan kematian itu hanya pada badan karena karena tempat tinggalmu adalah liang kubur, penghuni kubur senantiasa menanti kedatanganmu.

16. Mencari Ilmu 

Aku mencari ilmu hanya karena Allah Subhanahu WaTa'ala, dan aku tidak akan mencari jika untuk selain Allah Subhanahu WaTa'ala.

17. Harta 

Barang siapa yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan harta karena takut miskin. Maka dialah orang miskin.

Semoga bermanfaat....

Rabu, 01 Desember 2021

17 KATA-KATA MUTIARA IMAM GHAZALI PENUH HIKMAH (BAGIAN 1)

Edisi Rabu, 1 Desember 2021 M / 26 Rabi'ul Akhir 1443 H.

Imam Ghazali memiliki nama lengkap Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali At-Thusi As-Syafi’i, atau lebih dikenal dengan nama Imam Al-Ghazali.

Imam Ghazali di lahirkan pada tahun 450 H atau bertepatan dengan tahun 1058 M di sebuah kota bernama Thus, Khurasan, dan Persia.

Beliau berasal dari keluarga ahli tenun, Ayahnya sendiri adalah seorang pengrajin sekaligus penjual kain shuf (wol) di kota Thus. Imam Ghazali dijuluki sebagai Hujjatul Islam (sang pembela islam) karena taraf ke ilmuannya yan sangat tinggi.

Di usianya yang masih terbilang muda, ia telah menguasai berbagai ilmu pengetahuan seperti: Bahasa Arab, Bahasa Persia, Ilmu Ushuluddin, Ilmu Mantiq, Usul Fiqih, Ilmu Fikih, ilmu Hikmah

Filsafat. Kecintannya terhadap ilmu membawa Imam Ghazali menimba ilmu dari banyak guru dan berbagai wilayah yaitu: Kota Thus, Jurjan, Naisabur, Bahgdad. Puluhan hasil karya yang di tulisnya menjadi bukti kecerdasan dan keluasan ilmu yang beliau miliki.

Imam Ghazali adalah salah satu ulama besar dalam sejarah islam. Meski sosoknya telah lama tiada. Namun pemikiran dan pandangannya masih bisa kita pelajari melalui karya-karyanya. Berikut di bawah ini kata-kata mutiara dari imam Ghazali yang mempunyai beberapa pemikiran.

1. Berjam-Jam 

Barangsiapa yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpul harta karena takut miskin. Maka dialah orang miskin.

2. Sebuah Ilmu 

Ilmu yang tidak di sertakan dengan amal itu namanya gila dan amal yang tidak di sertai ilmu itu akan sia-sia.

3. Berakhlak Buruk 

Seorang lelaki yang berakhlak buruk menzalimi dirinya sendiri.

4. Hiduplah Sesukamu 

Hiduplah sebagai mana yang kau sukai tetapi ingat bawasannya engkau akan mati, cintailah pada siapa yang engkau kasihi, tetapi jangan lupa bahawasannya engkau akan terpisah dengannya dan buatlah apa yang engkau kehendaki tetapi ketahuilah bawasannya engkau akan menerima balasan yang setimpal dengannya.

5. Kebahagiaan 

Kebahagiaan terletak pada kemenangan memerangi hawa nafsu dan menahan kehendak yang berlebih-lebih

6. Keselamatan 

Yakinlah semata-mata dengan memiliki ilmu belum tentu lagi menjamin keselamatan di akhirat kelak

7. Bahaya Kesesatan 

Bersungguh-sungguhlah engkau dalam menuntut ilmu, jauhilah kemalasan dan kebosanan karena jika tidak demikian engkau akan berada dalam bahaya kesesatan.

8. Orang Yang Merugi 

Barang siapa yang memiliki harta dan anak-anaknya daripada apa yang ada di sisi Allah Subhanahu WaTa'ala, niscaya ia rugi dan tertipu dengan kerugian yang sangat besar.

9. Seorang Teman 

Jangan berteman dengan teman yang hanya ada ketika sehat atau kaya, karena teman seperti itu sungguh berbahaya sekali bagi kamu di belakang

10. Tawadduklah 

Bersikap tawadduklah dalam segala bidang pergaulan

11. Melingkupi Hati 

Kecintaan kepada Allah Subhanahu WaTa'ala meliputi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan menambah ke segala hal

12. Hati Dan Fikiran 

Carilah teman untuk menenangkan hati dan fikiran, maka perhatikanlah baik-baik tentang ke selamatanmu dan kesejahteraannya.

13. Kematian 

Yang dekat itu kematian ingat ajal selalu mengiringi langkah kita di sepanjang waktu.

14. Ketentuan 

Salah satu ketentuan Allah Subhanahu WaTa'ala yaitu dengan berdoa, karena berdoa sebab dari tertolaknya bala.

15. Orang Jahat 

Jika melihat orang jahat, jangan anggap kita lebih mulia karena mungkin satu hari nanti dia akan insaf dan bertaubat atas kesalahannya.

16. Yang Di Tunggu 

Yang di tunggu Allah Subhanahu WaTa'ala itu taubat. Sesungguhnya Allah Subhanahu WaTa'ala sangat menyukai hamba-hambanya yang bertaubat atas kesalahannya

17. Negara 

Rusaknya negara karena rusaknya penguasa. Rusaknya penguasa karena rusaknya ulama. Dan rusaknya ulama karena rusaknya hakim.

Semoga bermanfaat....