Sabtu, 24 Desember 2022

KUMPULAN 17 FATWA LENGKAP TENTANG HUKUM MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL

Edisi Sabtu, 24 Desember 2022 M / 30 Jumadil Awwal 1444 H.

Hukum mengucapkan selamat Natal sudah banyak dikeluarkan, baik oleh organisasi ulama resmi maupun dari individu-individu ulama. Artikel ini akan mengompilasi beberapa fatwa terkait hukum mengucapkan selamat natal dari para ulama.

Setiap tahun menjelang natal selalu saja terjadi polemik seputar hukum masalah natal bagi umat Islam. Pada dasarnya ada dua hal yang menjadi kontroversi, yakni hukum mengucapkan selamat natal dan mengikuti perayaan natal. 

Sebagai warga muslim Indonesia, tentu kita ingin menjaga hubungan baik dengan masyarakat nonmuslim. Alasan inilah yang digunakan sebagian pemeluk Islam dalam mengucapkan selamat hari raya pada nonmuslim.

Pertanyaannya, bagaimanakah para ulama memandang masalah hukum seputar natal ini? Mari kita simak pendapat para ulama dalam fatwa tentang hukum mengucapkan selamat natal tersebut.

1. Fatwa MUI dan Prof. Dr. Hamka 

Dalam Fatwa MUI Tentang Perayaan Natal Bersama Tertanggal 1 Jumadil Awal 1401 H/ 7 Maret 1981 yang ditandatangani oleh KH. Syukri Ghozali selaku Ketua Komisi Fatwa dan Drs. Mas’udi selaku Sekretaris Komisi Fatwa, Majelis Ulama Indonesia memfatwakan bahwa: Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa alaihissalam, tetap tidak dibolehkan. Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram. Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah Subhanahu Wa Ta'ala dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan perayaan Natal.

Prof. Dr. Hamka atau yang dikenal dengan sebutan Buya Hamka yang juga sebagai Ketua Umum MUI (1981)  menyatakan bahwa beliau mengharamkan umat Islam mengikuti upacara sakramen (ritual) Natal. Tapi, kalau sekedar mengucapkan selamat Natal atau mengikuti perayaan non-ritual tidak masalah (tidak haram). Hal ini pernah dimuat dalam Majalah Panji Masyarakat dimana Buya Hamka selaku pemimpin redaksinya, seperti yang tertuang dalam situs Ponpes Al Khoirot Malang.

2. Prof. DR. HM Din Syamsuddin MA (Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah) 

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. DR. HM Dien Syamsuddin MA seperti yang tertulis dari website Hidayatullah tertanggal 11 Oktober 2005 menyatakan bahwa “MUI Tidak Larang Ucapan Selamat Natal”. Pernyataan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini disampaikan dalam “Seminar Wawasan Kebangsaan X BAMAG Jatim” yang digelar di Surabaya pada 10 Oktober 2005. Dien Syamsuddin yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum MUI Pusat waktu itu menyatakan MUI tidak melarang ucapan selamat Natal, tapi melarang orang Islam ikut sakramen/ritual Natal.

3. Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj (Mantan Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama) 

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan ucapan Natal boleh saja disampaikan kepada umat Kristiani demi kerukunan umat beragama. Said Aqil Siradj juga me­ngatakan dirinya selalu me­ngucapkan Natal kepada tetang­ga­nya yang umat Kristen Katolik dan Kristen Protestan. Kalau yang dilarang itu adalah ikuti ritualnya seperti yang dilakukan umat Kristiani. Nah itu yang tidak boleh. Kalau ucapkan selamat saja, menurutnya tidak salah.

4. Habib Munzir Al Musawwa (Pemimpin Majelis Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam) 

Habib Munzir Al Musawwa menyatakan mengenai Natal sebagai berikut:

“Mengenai ucapan Natal, hal itu dilarang dan haram hukumnya jika diniatkan untuk memuliakan agama lain, namun jika diniatkan untuk menjalin hubungan baik agar mereka tertarik pada islam atau tidak membenci islam, maka hal itu ada sebagian ulama yg memperbolehkan”, kata Habib Munzir dalam situs resmi Majelis Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Beliau juga menambahkan bahwa masalah ini adalah masalah situasi kondisi dan kekuatan iman, seseorang jika mengucapkan selamat hari Natal pada nasrani tidak berarti ia murtad dan kufur, kecuali jika didasari pengakuan atas trinitas dan atau agama mereka, namun kebiasaan ini baiknya ditinggalkan oleh muslimin dan bukan dilestarikan terkecuali bermaksud mengambil simpatinya kepada Islam.

5. Fatwa Syeikh Yusuf al-Qaradawi 

Mayoritas ulama kontemporer membolehkan mengucapkan selamat Natal pada umat Nasrani termasuk di antaranya adalah Dr. Yusuf Qardhawi di mana beliau mengatakan bolehnya mengucapkan selamat pada hari raya Nasrani. Ucapan selamat dibolehkan apabila berdamai dengan umat Islam khususnya bagi umat Kristen yang memiliki hubungan khusus dengan seorang muslim seperti hubungan kekerabatan, bertetangga, berteman di kampus atau sekolah, kolega kerja, dan lain-lain.

Syeikh Yusuf Qardhawi juga menjelaskan bahwa tidak ada hal yang mencegah untuk mengucapkan selamat pada perayaan non-muslim akan tetapi jangan ikut memperingati ritual agama mereka juga jangan ikut merayakan. Kita boleh hidup bersama mereka (non-muslim) dengan melakukan sesuatu yang tidak bertentangan dengan syariah Allah. 

6. Fatwa Syeikh Wahbah Az-Zuhaili 

Syeikh Wahbah Al Zuhaili mengatakan seputar Natal sebagai berikut:

Tidak ada halangan dalam bersopan santun (mujamalah) dengan orang Nasrani menurut pendapat sebagian ahli fiqh berkenaan hari raya mereka asalkan tidak bermaksud sebagai pengakuan atas (kebenaran) ideologi mereka.

7. Fatwa Syeikh Mustafa Ahmad Zarqa’ 

Beliau mengutip hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam pernah berdiri menghormati jenazah Yahudi. Penghormatan dengan berdiri ini tidak ada kaitannya dengan pengakuan atas kebenaran agama yang dianut jenazah tersebut. Sehingga menurut Syeikh Ahmad Zarqa’  ucapan selamat kepada saudara-saudara pemeluk kristiani yang sedang merayakan hari besar mereka, tidak terkait dengan pengakuan atas kebenaran keyakinan mereka, melainkan hanya bagian dari mujamalah (basa-basi) dan muhasanah seorang muslim kepada teman dan koleganya yang kebetulan berbeda agama.

Namun, beliau menyatakan bahwa ucapan selamat  ini harus dibedakan dengan ikut merayakan hari besar secara langsung, seperti dengan menghadiri perayaan-perayaan natal yang digelar di berbagai tempat. Menghadiri perayatan natal dan upacara agama lain hukumnya haram dan termasuk perbuatan mungkar.

8. Syeikh Ali Jumah 

Syeikh Ali Jumah adalah Mufti Besar Mesir periode 28 September 2003 - 11 February 2013. Ahli fiqih pengikut madzhab Syafi'i dan berakidah Asy'ariyah.

Mufti Mesir Dr. Ali Jum'ah menegaskan bahwa mengucapkan selamat pada umat Kristiani dan ahli kitab lain itu boleh. Bahkan menganggap itu hal yang baik yang tidak dilarang oleh Allah dengan syarat tidak ikut bergabung dalam perayaannya terutama yang terkait dengan perkara yang bertentangan dengan akidah Islam.

Ali Jumah menganggap mengucapkan selamat termasuk dalam firman Allah dalam QS. Al-Mumtahanah 60:8 (yang artinya): "Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." 

9. Dr. Syaraf Qudhat 

Beliau adalah ahli hadits Fakultas Syariah di Universitas Yordania. Dalam fatwanya pada 22 Desember 2011 yang berjudul "Ucapan Selamat pada Hari Raya Kristen". 

Banyak pertanyaan akhir-akhir ini tentang hukum mengucapkan selamat (tahniah) pada hari raya umat Kristiani, sebagai jawaban dari hal tersebut inilah jawaban saya: Hukum asal dalam hal ini adalah boleh. Tidak ada dalil teks (Quran dan hadits Nabi) yang melarang hal itu. Seluruh pendapat yang saya dengar dan baca dari mereka yang melarang ucapan selamat Natal bahwa dalam ucapan selamat itu terkandung pengakuan pada agama mereka. 

Padahal yang benar adalah bahwa dalam ucapan selamat tidak terkandung pengakuan apapun. Karena kita tidak pernah menganggap ucapan selamat Hari Raya mereka pada kita sebagai pengakuan mereka atas kebenaran Islam. Ucapan selamat Natal seorang Muslim tidak bermaksud sebagai pengakuan yang terkait agama. Juga bukan berarti mereka faham pada agama kita.

10. Habib Umar bin Hafidz (lahir 1963 M) 

Beliau adalah ulama madzhab Syafi'i kharismatik dan pendiri pesantren Darul Mustafa Tarim, Yaman.

Beliau membolehkan ucapan selamat [tahniah] natal, kepada umat kristiani selama ucapan itu tidak disertai pengakuan [ikrar] terhadap hal-hal yang bertentangan dengan pokok aqidah islam, seperti klaim Isa anak Tuhan dan keikut sertaan dalam kemaksiatan. Kebolehan ini menurut Habib Umar karena memuliakan para utusan Allah, termasuk Nabi Isa adalah diantara hal yang pasti diakui dalam Islam.

11. Abdullah bin Bayyah adalah Ketua Majelis Ulama Eropa (Al-Majlis Al-Urubi lil-Ifta) 

Abdullah Bin Bayyah membolehkan ucapan selamat Natal. Menurut Syaikh Bin Bayyah, Ibnu Taimiyah juga membolehkan ucapan selamat pada perayaan non-Muslim pada salah satu fatwanya.

Mengucapkan selamat pada non-muslim terjadi perbedaan ulama. Dalam madzhab Hanbali ada tiga pendapat yaitu haram, makruh dan boleh. Riwayat terakhir (yang membolehkan) adalah pilihan Ibnu Taimiyah karena ada unsur maslahah. Ini pendapat yang juga kami pilih. Maka, boleh mengucapkan selamat pada perayaan non-muslim, takziyah (pada yang mati), iyadah (pada yang sakit) ini berdasarkan pada pendapat Al-Mardawi dalam Al-Inshaf dan disebut dari Ibnu Taimiyah dalam beberapa kitab yang lain ia tidak sepakat atas pendapatnya. 

12. Muhammad Rasyid Ridha 

Beliau adalah ahli tafsir Mesir yang menulis Tafsir Al-Manar.

Kemaslahatan bangsa terkait dengan keharmonisannya satu sama lain. Orang yang buruk pergaulannya tidak akan disukai sesama maka hilanglah seluruh kebaikan. Terutama apabila ia (muslim) lemah sedang mereka kuat. Apabila keburukan cara bergaul itu dikaitkan pada agama maka akan semakin memperburuk reputasi agama. Maka, kalian boleh berkunjung ke kaum Nasrani saat perayaan mereka dan bergaullah dengan mereka dengan akhlak mulia yang lebih baik dari cara mereka memperlakukan kalian. Jangan menganggap ini sebagai darurat. Ini justru diperintahkan asal niatnya baik dan menjaga diri dari perkara haram seperti minum alkohol misalnya. 

13. Ketua MUI Pusat Cholil Nafis 

Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Muhammad Cholil Nafis berpendapat mengucapkan Selamat Natal kepada umat nasrani diperbolehkan selama konteksnya untuk saling menghormati dan toleransi. ”Mengucapkan selamat Natal itu boleh dalam konteks saling menghormati dan toleransi. Apalagi yang punya keluarga nasrani atau sebagai pejabat. Pada tahun 2015 lalu sudah saya jelaskan di media, bahwa fatwa MUI pada 7 Maret 1981 itu mengharamkan ikut upacara ritual merayakan natalan bukan dalam mengucapkan selamat natal.

14. Buya Yahya 

Yahya Zainul Ma'arif, Lc., M.A., Ph.D. yang lebih akrab disapa Buya Yahya adalah pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah yang berpusat di Cirebon. Menurut beliau, mengucapkan Selamat Natal tidak diperkenankan, karena tidak sesuai dengan apa yang kami (umat Islam) yakini. Tapi bukan berarti kita harus mencela apa yang umat Kristiani yakini dalam perayaan Natal. Oleh karena itu, sesuai apa yang disampaikan sebelumnya, bahwa kita tidak boleh memaksakan orang lain terkait pandangan mereka mengenai toleransi. Justru dengan tidak mengucapkan Selamat Natal, agar ucapan tersebut tidak dinilai sebagai kebohongan dan dinilai sebagai bentuk saling menghormati, di mana mempersilakan merayakannya," jelasnya.

15. Ustadz Abdul Somad 

Ustaz H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D. adalah seorang da'i atau penceramah agama Islam dari Indonesia yang terutama berfokus dalam bidang ilmu hadits dan fikih.

Menurut Ustaz Abdul Somad dalam video ceramahnya yang diunggah channel Youtube Mustami’ Media, “Orang yang mengucapkan Selamat Hari Natal berarti sudah mengakui tiga hal sekaligus, yaitu, Pertama, mengakui Isa adalah anak Tuhan. Kedua, mengakui Isa lahir pada tanggal 25 Desember. Terakhir, mengakui Isa mati disalib.”

Ustaz kondang ini menambahkan, meski mengucapkan selamat Hari Natal tidak diperbolehkan, namun bukan berarti membatasi hubungan baik dengan umat Kristiani. Tapi kalau sudah terkait dengan akidah, maka kita perlu tegas, ‘wa lā ana ‘ābidum mā ‘abattum wa lā antum ‘ābidụna mā a’bud lakum dīnukum wa liya dīn’,” katanya.

16. Prof.Wawan Gunawan Abdul Wahid  Lc MAg 

Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah mengeluarkan fatwa dengan menyarankan agar tidak dilakukan pengucapan selamat hari natal kepada umat Kristen. Sementara dalam Fatwa Tarjih yang terdapat di Suara Muhammadiyah no 5 tahun 2020 disebutkan kebolehan membantu atasan di kantor dalam perayaan natal seperti penyediaan kursi, ornament, dan lain-lain.

Karenanya, beliau menyimpulkan bahwa hukum pengucapan hari natal termasuk aspek muamalah yang harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang menyertai kita. Dalam kondisi minoritas di mana toleransi begitu diperlukan agar terjalin keharmonisan, maka boleh mengucapkan selamat hari natal. Sementara dalam situasi yang tidak menuntut adanya toleransi di lingkungan kita (karena memang telah harmonis), sebaiknya menghindari ucapan selamat hari natal kepada umat Kristiani.

17. Quraish Shihab 

Prof.Dr. Muhammad Quraish Shihab, MA adalah seorang ahli tafsir menjadi ulama Indonesia pertama yang memiliki spesialis kajian tafsir Quran.  Beliau juga pendiri Pusat Studi Al-Qur'an (PSQ). Menurut beliau, mengucapkan selamat Natal tidaklah haram dan tidak dilarang agama Islam. Bahkan, Quraish Shihab menyatakan bahwa ucapan selamat Natal ada dalam Al-Qur’an untuk Nabi Isa.

“Bahkan kalau saya ingin berkata ‘Selamat Natal’ itu di Al-Qur’an ada ‘Selamat Natal’. Yang pertama mengucapkannya Isa alaihissalam, di Al-Qur’an di jelaskan saat lahir dia mengatakan ‘salam sejahtera bagiku pada kelahiranku’ (QS Maryam 19:23).

Kesimpulannya ada dua hal yang menjadi polemik seputar Natal, yaitu hukum mengucapkan selamat Natal dan hukum mengikuti perayaan ritual Natal. Hukum mengucapkan selamat Natal masih menjadi perbedaan diantara para ulama sementara mengikuti perayaan ritual Natal adalah haram menurut hampir semua ulama. Seorang muslim yang mengucapkan selamat Natal kepada pemeluk Nasrani hukumnya boleh menurut mayoritas ulama. Ucapan selamat ini perlu bagi umat Muslim yang memiliki tetangga, teman kuliah atau sekolah, kolega kerja, atau rekan bisnis yang beragama Nasrani sebagai sikap mutual respect atau keramahtamahan.

Bagi yang tidak punya hubungan apapun dengan orang Nasrani, tentu saja ucapan itu tidak diperlukan dan sebaiknya dihindari. Adapun pendapat yang tidak membolehkan ucapan selamat Natal adalah pendapat sebagian kecil ulama umumnya yang berlatarbelakang faham salafi wahabi yang memang dikenal ekstrim dan intoleran bahkan kepada kelompok lain dalam Islam sendiri. Meski tidak semua yang melarang adalah berpaham salafi wahabi. Seorang muslim haram mengikuti ritual atau sakramen Natal dan ini disepakati oleh hampir semua ulama.

Semoga bermanfaat....

Jumat, 23 Desember 2022

17 KISAH MUKJIZAT NABI MUHAMMAD SALAH SATUNYA AL-QUR'AN

Edisi Jum'at, 23 Desember 2022 M / 29 Jumadil Awwal 1444 H.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam adalah nabi terakhir yang diutus oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan menjadi manusia paling sempurna akhlaknya. Tidak tanpa alasan Allah memberikan kebesaran-Nya kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dengan memberikan mukjizat Nabi Muhammad yang sangat banyak. 

Kenali terlebih dahulu bagaimana kisah Nabi Muhammad sehingga bisa mendapatkan mukjizat yang tidak ternilai tersebut. Bahkan, dengan mengenalnya maka akan memberikan keimanan yang lebih baik lagi kepada para umat Islam. Serta kebaikan akan didapatkan karena memiliki teladan baik.

Sangat banyak mukjizat yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala kepada Rasulullah. Hal ini bertujuan untuk memberikan kebenaran kenabiannya serta menyelamatkan umat Islam dan bahaya. Oleh sebab itu, jika tidak mengenai kekuasaan yang dimiliki Allah Subhanahu Wa Ta'ala melalui Rasulullah sungguh sangat merugi. 

Kisah mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bisa diimani dan dijadikan sebagai pedoman hidup yang lebih baik. Mukjizat ini sebagai pendukung kebenaran kenabian Nabi Muhammad. Apa saja Mukjizat yang perlu kita ketahui? Simak selengkapnya pada artikel berikut ini.

1. Kitab Suci Al-Qur’an 

Mukjizat terbesar yang dimiliki oleh Nabi Muhammad adalah kitab suci Al-Qur’an yang diturunkan secara berangsur sebagai wahyu Allah. Kitab ini bisa menjadi penunjuk serta pedoman hidup umat Islam baik untuk kehidupan sehari-hari. 

Sebenarnya, untuk kitab yang diturunkan Allah ada 4 kepada keempat para nabi dan rasul. Salah satunya adalah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dengan kitab Al-Qur’an yang sangat sempurna. 

Kisah turunnya Al-Qur’an juga menjadi sejarah tersendiri karena patut untuk diimani. Peristiwa tersebut disebut sebagai Nuzulul Qur’an yang mana pada awal Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Ayat Al-Qur’an yang menjadi wahyu pertama Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam ini adalah Al-Alaq ayat 1-5. Dengan adanya wahyu berupa ayat Al-Qur’an maka bisa dikatakan sebagai awal kenabian Muhammad. Dan juga menjadi awal dalam perjuangan di Jazirah Arab untuk menyebarkan agama Islam.

Peristiwa ini pertama kali turun di Gua Hira pada tanggal 17 Ramadhan 610 tepatnya di sebelah utara Mekkah. Dan setiap tanggal tersebut selalu diperingati sebagai Hari Nuzulul Qur’an.

2. Peristiwa Isra’ Mi’raj

Selain Al-Qur’an Nabi juga memiliki mukjizat nabi Muhammad terbesar yaitu melalui peristiwa Isra’ Mi’raj. Peristiwa besar ini dimaksudkan untuk memberikan perintah shalat kepada umat Muslim. Kejadian ini tepatnya pada tanggal 27 Rajab yang menjadi perjalanan suci Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. 

Perjalanan tersebut dilakukan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Kemudian, dilanjutkan dengan perjalanan ke Sidratul Muntaha melalui langit ke tujuh hanya dalam waktu satu malam saja. Peristiwa ini merupakan peristiwa yang sangat luar biasa dan tidak akan dialami oleh manusia lainnya. Bisa dikatakan bahwa perjalanan yang dilakukan secepat kilat dari langit ke Sidratul Muntaha. 

Sebenarnya terdapat beberapa fakta mengenai Isra’ Mi’raj yang terjadi, yaitu:

-Nabi Muhammad naik ke Sidratul Muntaha dengan badan dan ruh yang tetap utuh seperti bentuk aslinya.

-Adanya pemahaman kewajiban sholat yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

-Saat di Mi’rajkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala Nabi Muhammad mampu melihat Allah dengan mata hatinya. Dan bahkan beliau berbicara secara langsung dengan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.. 

-Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam berbicara dengan Allah Ta'ala yang mana tidak butuh tepat dengan Nabi di atas Mustawa. 

-Dalam perjalanannya, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bertemu dengan nabi dan rasul yang sudah mendahuluinya. 

Dengan adanya peristiwa Isra’ Mi;raj ini maka bisa didapatkan hikmah perjalanan sehingga bisa langsung beriman tanpa ragu kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

3. Air Susu Melimpah 

Pertama kali mukjizat nabi Muhammad yang didapatkan oleh Rasul adalah air susu yang melimpah dari ibu asuhnya, Halimah. Sebenarnya tubuh Halimah kurus dan kering namun pada saat menyusui bayi Muhammad, ASI yang keluar sangat deras dan berbeda saat menyusui anaknya yang merasa kurang. 

Suami Halimah juga dibuat terkejut karena unta peliharaannya menghasilkan susu berlimpah. Keduanya bisa minum air susu unta betina dengan puas dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. 

4. Dada Dibelah 

Di waktu kecilnya pada saat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam menggembala bersama saudaranya tiba-tiba ada sosok laki-laki. Dua laki-laki tersebut memakai pakaian serba putih dan langsung menghampiri Muhammad. Hal yang dilakukan adalah membelah dadanya dan mengambil benda hitam. 

Nabi, ibu asuh, dan ayah asuhnya tidak mengerti maksud dari laki-laki tersebut yang mengambil benda hitam dalam dada Nabi Muhammad tersebut. 

Sewaktu kecil, nabi sudah dititipkan kepada ibu asuhnya karena ibu kandungnya tidak ingin ia hidup di Mekkah. Karena hidup di Mekkah tidak baik untuk perkembangan Muhammad sendiri. 

5. Membelah Bulan atas Izin Allah 

Suatu ketika untuk menunjukkan kebenaran atas kenabiannya, Muhammad meminta atas izin Allah untuk membelah bulan. Hal tersebut diberikan oleh Allah dan menjadi mukjizat kala kaum Quraisy tidak mempercayainya. 

Kaum kafir yang menentangnya telah ditunjukkan kebesaran Allah melalui Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Kaum Quraisy terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

6. Meramalkan Istri 

Mukjizat lainnya yang didapatkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam adalah bisa meramalkan istri. Dalam ramalannya, istri Rasulullah sangat rajin dalam bersedekah dan akan meninggal dalam jangka waktu yang tidak lama setelah Nabi meninggal.

Zainab adalah istri yang paling rajin bersedekah, dan benar saja bahwa ramalan Rasulullah terbukti bahwa Zainab meninggal tidak lama setelah Rasulullah meninggal. Dengan begitu maka kenabian Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bisa dibenarkan dan terbukti mendapat kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

7. Pelindung Tubuh dengan Petir 

Dalam masa peperangan, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam mendapatkan mukjizat yang sangat menakjubkan. Contohnya saja mukjizat nabi Muhammad seperti petir yang melindungi tubuhnya pada saat akan dibunuh oleh Syiban bin Utsman yang terjadi pada saat Perang Hunain. 

Petir yang dikuasakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala ini ditujukan untuk melindungi Rasulullah dari bahaya. Selain itu, musuh akan mampu melihat kekuasaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang sangat besar melalui Rasulullah. Jadi, mukjizat yang diberikan kepada Nabi memang ada tujuan yang dimaksudkan.

8. Air Mengalir dari Jari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 

Ada juga peristiwa menakjubkan yaitu air yang bisa mengalir melalui jari tangan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Bertepatan dengan hari Al Hudaibiyah (perjanjian) dimana banyak orang yang merasa kehausan secara luar biasa. 

Pada saat Rasulullah selesai berwudhu maka mereka menghampiri Rasulullah. Orang-orang tersebut memberitahukan kepada nabi bahwa tidak ada air yang bisa digunakan untuk wudhu maupun minum meskipun hanya ada sepanci air kecil. Pastilah untuk air tersebut tidak akan cukup untuk banyak orang. 

Karena merasakan kebingungan para umatnya, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam langsung meletakkan tangannya ke dalam wadah berisi air tersebut. Kemudian, langsung keluar untuk air dari jari-jarinya.

Dengan kekuasaan Allah tersebut maka seluruh umat yang ada di sana bisa menghilangkan rasa haus dengan meminum air yang muncul dari jari tangan Nabi Muhammad. Selain itu, air tersebut mampu digunakan untuk berwudhu bagi orang-orang. 

9. Hanya Sedikit Makanan Namun Cukup untuk Banyak Orang 

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam saat berada dalam kondisi yang lemas pastinya banyak yang khawatir akan kondisinya. Karena mendengar kabar nabi lemas tersebut maka Abu Thalhah dan istrinya memutuskan untuk mengundang Nabi untuk makan bersama di rumahnya. 

Saat datang, Rasulullah datang bersama dengan banyak sahabatnya dan bahkan jumlahnya bisa mencapai 70 sampai dengan 80 orang. Karena tamu yang datang sangat banyak maka bisa dipastikan bahwa makanan yang disiapkan tidak cukup. 

Abu Thalhah dan istrinya past merasa sangat bingung karena banyaknya orang yang datang. Sebelum menyantap makan tersebut, Nabi mendoakannya terlebih dahulu dan kemudian mempersilahkan tamu memakannya. 

Akan tetapi, tamu-tamu tersebut makan secara bergantian yaitu 10 orang sehingga semuanya merasa kenyang setelah makan. Jadi, meskipun makanan yang dihidangkan tidak cukup untuk seluruh jumlah tamu namun sahabat-sahabat Nabi bisa merasakan kenyang setelahnya.

10. Mengenyangkan Banyak Orang dengan Satu Gelas Susu 

Mukjizat Nabi Muhammad jika diceritakan tidak ada habisnya dan bahkan bisa dikatakan mustahil terjadi di zaman modern seperti ini. Ya, memang Rasulullah adalah manusia pilihan sempurna yang diberikan mukjizat oleh Allah untuk menyelamatkan umat Islam. 

Pasalnya, bukan hanya makanan saja yang bisa mengenyangkan banyak orang. Namun, ada juga peristiwa mengenai satu gelas susu yang dapat mengenyangkan banyak orang. Kisah ini sebenarnya cukup menarik untuk diceritakan. 

Kisahnya berawal dari teman Nabi Muhammad bernama Abu Hurairah yang sangat miskin dan sering kelaparan. Akan tetapi, Abu Hurairah memiliki hafalan yang banyak serta ilmu pengetahuan yang luas. 

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bertemu dengan temannya tersebut dan harus mengikuti Nabi. Kemudian, Nabi mengundang banyak orang ke rumahnya karena telah menemukan satu gelas susu. Orang pertama yang minum susu tersebut adalah Abu Hurairah. 

Selanjutnya, tamu lainnya meminumnya secara bergiliran dan sampai seluruh tamu merasakan puas minum susu tersebut. Tidak hanya puas karena susu yang diminum juga menghindarkan dari rasa lapar beralih menjadi rasa kenyang.

11. Do’a Meminta Hujan 

Terjadi pada saat Nabi Muhammad berkhotbah di Sholat Jum’at. Dan ada seseorang yang meminta Rasulullah agar melakukan do’a agar bisa hujan turun di desa tersebut. Hujan sangat diharapkan karena wilayah tersebut sudah mengalami kekeringan yang lama. Dengan adanya kekeringan tersebut maka akan berdampak buruk pada kehidupan masyarakat. Do’a dilakukan oleh Nabi Muhammad sampai dengan Jum’at minggu selanjutnya. Namun, karena hujan lebat yang terjadi terus-menerus maka banyak rumah yang mulai rusak. 

Bisa dikatakan bahwa hujan yang turun sangat lama dan membawa dampak di lingkungan tersebut. Karena ada seseorang yang membawa kabar tersebut maka Nabi Muhammad berdo’a agar hujan dipindahkan ke Madinah. Hal ini pastinya sesuai dengan permintaan umatnya. Karena telah meminta kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala melalui do’a maka dikabulkan oleh Allah. Terbukti dengan awan-awan yang mulai bergerak ke pusat kota dan tidak berada di desa.

12. Mengobati Mata yang Sakit 

Sahabat Nabi, Ali bin Abi Thalib adalah pemegang bendera dan mengeluhkan bahwa matanya sakit. Hal ini terjadi pada saat belum menaklukan Benter Khaibar. Karena mengetahui kabar tersebut maka Rasulullah memanggil Ali agar datang menemuinya. 

Pada saat sudah ditemui maka Rasulullah langsung meludahi mata Ali yang sedang sakit. Tidak lama kemudian, mata tersebut bisa langsung sembuh dalam waktu yang singkat. Bahkan kesembuhan mata tersebut layaknya orang yang tidak sakit mata sebelumnya karena benar-benar kembali normal. 

Karena sakit matanya sudah disembuhkan melalui mukjizat Nabi Muhammad maka Ali bin Abi Thalib bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Bendera bisa dibawa dengan mudah oleh Ali bin Abi Thalib. Dan berlangsung dengan Benteng Khaibar bisa dilanjutkan penaklukannya. 

13. Kerikil Hidup 

Bagaimana kerikil bisa hidup? Ternyata salah satu mukjizat Nabi Muhammad yang dimiliki Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah bisa menghidupkan kerikil meskipun benda tersebut termasuk benda mati. Pasalnya, pada halaqah ini digunakan untuk bertasbih. 

Jadi, Rasulullah melakukan tasbih menggunakan batuan kecil yang ada di tangannya. Sebenarnya untuk peristiwa ini ada pada HR. Thabrani yang menjelaskan bahwa batu kerikil di tangan Rasulullah sedang bertasbih di tangannya sehingga bisa diartikan bahwa kerikil tersebut hidup. 

Dalam kejadian tersebut juga ada sahabat nabi yang lainnya yaitu Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, serta Ali bin Abi Thalib yang semuanya mendapatkan rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

14. Pelepah Kurma Menangis 

Pada saat belum ada mimbar untuk berkhotbah dalam Sholat Jum’at, Nabi Muhammad jika berkhotbah selalu bersandar di sebatang pelepah kurma. Peristiwa ini bisa dikatakan sebagai peristiwa yang menarik untuk diabadikan. 

Menariknya, pada saat sudah ada mimbar untuk berkhotbah pohon bekas sandaran nabi tersebut terdengar menangis. Orang-orang yang mendengarkannya seperti unta betina yang sedang melahirkan. Hal tersebut karena terdengar sangat menyakitkan. 

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menghampiri pelepah kurma tersebut yang sedang menangis. Kemudian, meletakkan tangannya pada pelepah tersebut kemudian suara tangisan tidak terdengar (terdiam). Jadi, cukup dengan usapan tangan mukjizat nabi Muhammad maka pelepah yang menangis bisa terdiam. 

15. Lolos Kepungan dari Gua Tsur 

Hijrah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan Abu Bakar di Madinah membuatnya dikejar oleh para musuh. Pada saat itu, Nabi dan sahabatnya bersembunyi di Gua Tsur yang hampir saja diketahui oleh para musuhnya yang terus mengejar waktu itu. 

Dengan pertolongan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan Abu Bakar diselamatkan dari kepungan musuh tersebut. Sehingga Nabi dan sahabatnya tidak diketahui oleh musuhnya dan tetap melanjutkan hijrah yang dilakukannya. 

16. Selamat dari Racun 

Tidak jarang musuh ingin mencelakakan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan bahkan sampai membunuhnya. Suatu perang telah terjadi sehingga kaum musuh tersebut ingin membunuh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan cara meracuninya. 

Dalam strateginya dilakukan dengan cara menyuguhkan hidangan kambing beracun untuk Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Akan tetapi, pada saat daging tersebut akan dimasukkan ke dalam mulut secara tiba-tiba potongan daging tersebut memberitahu nabi bahwa ada racun di dalamnya.

Saat mendengar pengakuan dari daging kambing tersebut maka Rasulullah seketika langsung memuntahkan daging yang sudah masuk ke dalam mulutnya. Allah menyelematkan Nabi Muhammad dengan memberikan mukjizat nabi Muhammad.

17. Memiliki Sifat Terpuji 

Sebagai seorang nabi terakhir pastilah keunggulan akan dimilikinya. Hal ini dapat dilihat pada sifat-sifat terpuji yang dimiliki oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam seperti sabar, dapat dipercaya, jujur, cerdas, amanah, dan lainnya. 

Dengan adanya sifat-sifat terpuji tersebut maka bisa menjadikan Rasulullah sebagai teladan yang tepat. Pastinya dengan memiliki sifat terpuji maka kehidupan akan berjalan dengan baik dan bisa mendapatkan ketenangan dalam menjalani hidup. 

Bahkan, seluruh sifat tersebut bisa diturunkan kepada umat Islam yang selalu mempercayai Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan mengesakan-Nya. Oleh sebab itu, dengan mengetahui mukjizat Nabi akan membuat umat Islam semakin percaya dan bertambah keimanannya.

Setelah mengetahui mukjizat nabi Muhammad maka keimanan akan semakin bertambah. Selalu jalankan perintahNya dan menjauhi semua larangan Nya.

Semoga bermanfaat...

Kamis, 22 Desember 2022

17 UCAPAN DI HARI IBU 2022 PENUH CINTA DAN BERKESAN

Edisi Kamis, 22 Desember 2022 M / 28 Jumadil Awwal 1444 H.

Hari Ibu atau Mother's Day yang diperingati setiap 22 Desember bisa jadi kesempatan untuk mengutarakan rasa sayang Anda kepada ibu, sosok yang selama ini berjasa merawat dan membesarkan kita.

Selain memberikan ucapan, Anda bisa mempersiapkan kado untuk diberikan pada ibu mulai dari sekarang. 

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk merayakan Hari Ibu. Selain memberikan hadiah, Anda juga dapat memberikan ucapan selamat Hari Ibu secara langsung maupun melalui surat, kartu ucapan, atau pesan WA.

Berikut daftar ucapan Hari Ibu 22 Desember 2022 yang bisa jadi rujukan Anda.

Meski terlihat sederhana, ucapan yang berisi kata-kata penuh makna akan membuat seorang ibu terkesan dan tersentuh. Hal itu karena mengucapkan selamat Hari Ibu merupakan bentuk apresiasi dan ekspresi rasa sayang anak kepada ibu.

Terutama bagi Anda yang sedang berjauhan dengan ibu. Memberikannya ucapan selamat melalui telepon pastinya dapat mengobati kerinduan dan akan membuat hati seorang ibu bahagia.

Apabila Anda bingung merangkai kata-kata ucapan selamat Hari Ibu, simak contohnya berikut ini sebagai referensi yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Selamat Hari Ibu. Terima kasih untuk semua yang telah Ibu berikan dan lakukan untuk anak-anakmu. Semua itu lebih dari yang bisa kami berikan kepadamu.

2. Ibu, terima kasih untuk setiap pelukan, kata-kata semangat, dan rasa cinta yang telah Ibu berikan kepadaku. Selamat Hari Ibu.

3. Selamat Hari Ibu, terima kasih karena selalu menjadi contoh cemerlang dari apa yang aku inginkan saat aku dewasa.

4. Selamat Hari Ibu, semoga hari ini Ibu mendapatkan hari yang tenang dan santai.

Untuk semua ibu terbaik, Selamat Hari Ibu. Ibu berhak mendapatkan cinta, perhatian, dan dukungan.

5. Selamat Hari Ibu, terima kasih telah menjaga kami dengan baik, aku tahu itu tidak selalu mudah.

Ibu, terima kasih karena telah membawaku ke dunia ini dan memberikan cinta serta perhatianmu kepadaku. Selamat Hari Ibu.

Ibu, terima kasih telah memberikan saya hal-hal terbaik dalam hidup, cinta, perhatian, dan masakan Ibu. Selamat Hari Ibu.

6. Selamat Hari Ibu untuk ibu terhebat. Kami sangat menghargai semua yang ibu lakukan untuk kami setiap hari. Ibu adalah perekat yang menyatukan keluarga.

Kekuatan dan kebijaksanaan ibu tidak dapat dibandingkan. Keberanian Ibu memotivasi. Selamat Hari Ibu.

7. Semoga di Hari Ibu ini, ibu dipenuhi dengan kebahagiaan sebanyak yang ibu bawa ke masa kecil aku.

Semoga semua cinta yang ibu berikan kepada kami, kembali kepada Ibu seratus kali lipat pada hari istimewa ini. Selamat Hari Ibu.

8. Aku mungkin tidak selalu bisa mengatakan atau menunjukkannya, tetapi di dalam hatiku aku benar-benar mencintaimu. Selamat Hari Ibu.

9. Selamat Hari Ibu. Terima kasih untuk semua yang telah ibu lakukan untuk keluarga. Aku akan sangat tersesat tanpamu.

10. Selamat Hari Ibu untuk seorang wanita yang benar-benar melakukan semuanya. Aku sangat mencintaimu. Terima kasih atas semua yang ibu lakukan untuk kami.

11. Selamat Hari Ibu, semoga Ibu merasakan hari yang istimewa. Terima kasih selalu ada untukku.

Selamat Hari Ibu, aku merasa sangat diberkati memilikimu sebagai ibuku. Terima kasih karena selalu percaya padaku dan melakukan banyak hal untukku.

12. Selamat Hari Ibu untuk wanita yang membesarkanku menjadi wanita yang kuat dan mandiri seperti sekarang ini.

13. Setiap hari aku merasa sangat beruntung memanggilmu Ibuku. Selamat Hari Ibu.

14. Ibu bagi dunia, Ibu mungkin hanya satu orang. Namun bagiku Ibu adalah dunia. Selamat Hari Ibu.

Selamat Hari Ibu untuk ibu yang paling luar biasa. Terima kasih untuk semua penggantian popok, waktu makan, dan perhatianmu yang luar biasa.

15. Ibu terima kasih telah menjaga kami dengan baik dan membuat setiap hari begitu menyenangkan. Selamat Hari Ibu.

Ibu adalah segalanya, selamat Hari Ibu.

Hidup tidak pernah sempurna dan mungkin tidak akan pernah. Namun saya tidak akan pernah kehilangan harapan karena saya tahu saya selalu memilikimu yang selalu mendukung saya. Selamat Hari Ibu.

16. Ibu, terima kasih untuk semuanya.. Ibu telah mengajari aku untuk menjadi orang yang baik dengan nilai dan moral. Selamat Hari Ibu.

Tidak ada yang bisa dibandingkan dengan cinta seorang ibu bagi anak-anaknya. Cintamu tidak ada bandingannya, tanpa syarat, dan tidak dapat dipisahkan. Ke mana pun aku pergi atau apa yang aku lakukan, pada akhirnya aku selalu menemukan diriku terhibur dengan nasihatmu. Selamat Hari Ibu.

17. Tidak ada yang bisa dibandingkan dengan cinta seorang ibu bagi anak-anaknya. Cintamu tidak ada bandingannya, tanpa syarat, dan tidak dapat dipisahkan. Ke mana pun aku pergi atau apa yang aku lakukan, pada akhirnya aku selalu menemukan diriku terhibur dengan nasihatmu. Aku mencintaimu, Ibu. Selamat Hari Ibu

Semoga bermanfaat....