Senin, 03 Oktober 2022

17 PERISTIWA-PERISTIWA PENTING YANG TERJADI DI BULAN RABI'UL AWWAL

Edisi Senin, 3 Oktober 2022 M / 7 Rabi'ul Awwal 1444 H. 

Bulan Rabi'ul Awwal adalah bulan ke-3 dalam urutan kalender hijriah setelah bulan Muharram dan bulan Safar. Bulan ini merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh pemeluk agama Islam di seluruh dunia. Bulan tersebut menjadi istimewa karena lahirnya Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam.

Menurut Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki dalam kitab Mafahim Yajib an Tushahhah halaman 316, peringatan maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam merupakan bentuk tradisi yang baik di masyarakat, bukan termasuk bagian dari masalah ibadah yang dipersoalkan keabsahannya.

Dikategorikan tradisi yang baik, karena substansi peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam memiliki banyak manfaat dan kebaikan bagi masyarakat, seperti meneladani prilaku Nabi, pembacaan ayat-ayat Al Qur’an, dzikir, tahlil, kalimat thayyibah dan pembacaan sejarah dan perjuangan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. 

Tak hanya peringatan Maulid Nabi saja, dalam sejarah islam ternyata banyak peristiwa penting yang terjadi di bulan Rabi'ul Awwal ini diantaranya :

1. Lahirnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam 

Bulan Rabi'ul Awwal di kenal dengan Bulan Maulid yakni bulan kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Tanggal Tanggal kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam ada banyak pendapat. Ada yang menyebut Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam lahir pada 8 Rabi'ul Awwal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal, dan 17 Rabi'ul Awwal.

Namun, yang masyhur di kalangan para ulama, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam lahir di bulan Rabi'ul Awwal tanggal 12 Rabi'ul Awwal 53 sebelum hijrah/ 21 April 571 M di Mekkah Al-Mukarromah.

2. Wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam 

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam wafat tepat pada hari lahirnya 12 Rabi'ul Awwal tahun 11 hijrah bertepatan 7 Juni 632 M. Baginda wafat di rumah Aisyah Radhiyallahu'anha dan dikebumikan di Madinah al Munawwarah.

3. Hijrahnya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah 

Pada 17 Rabi'ul Awwal, Nabi Muhammad dan umat muslim lainnya melakukan hijrahnya secara besar-besaran dari Makkah ke Madinah. Hijrahnya Nabi Muhammad ke Madinah kemudian diperingati Umar bin Khattab sebagai lahirnya tahun Hijriah.

4. Menerima Wahyu 

Nabi Muhammad dilantik menjadi nabi dan rasul juga pada bulan Rabi'ul Awwal. Kala itu, beliau berusia 40 tahun. Maka dengan ini bermula dakwah baginda secara resmi di Mekkah al-Mukarramah. Tatkala beliau sedang menyepi di dalam gua malaikat Jibril membawa sehelai lembaran seraya berkata kepadanya: "Bacalah!" Dengan terkejut beliau menjawab: "Saya tak dapat membaca". Beliau merasa seolah malaikat itu mencekiknya, kemudian dilepaskan lagi seraya katanya lagi: "Bacalah!" Masih dalam ketakutan akan dicekik lagi beliau menjawab: "Apa yang akan saya baca." Seterusnya malaikat itu berkata: "Bacalah! Dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan. Menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah. Dan Tuhanmu Maha Pemurah. Yang mengajarkan dengan Pena. Mengajarkan kepada manusia apa yang belum diketahuinya ..." (Qur'an 96:1-5) Lalu beliau mengucapkan bacaan itu. Malaikatpun pergi, setelah kata-kata itu terpateri dalam kalbunya. Peristiwa itu terjadi pada bulan Rabi'ul awwal.

5. Dibangunnya Masjid Pertama, Masjid Quba 

Saat melakukan perjalanan hijrah, Nabi Muhammad dan rombongan sempat mampir di daerah Quba. Di sana, Rasulullah menginap di rumah Amr bin Auf selama empat hari. Selama berada di Quba, Rasulullah membangun masjid untuk pertama kalinya, yakni Masjid Quba. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 12 Rabi'ul Awwal 1 H atau 622 M. 

6. Shalat Jumat Untuk Pertama Kalinya 

Tidak hanya membangun masjid, Nabi Muhammad juga mendapatkan wahyu untuk mengerjakan shalat Jumat saat melakukan perjalanan hijrah di bulan Rabiul Awal. Maka, Nabi dan sahabat pun melakukan shalat Jumat. Ini merupakan shalat Jumat pertama kalinya yang dilaksanakan Rasulullah. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Rabi'ul Awwal 1 H. 

7. Abu Bakar Ash-shidiq Radhiyallahu'anhu Diangkat Menjadi Kalifah 

Pada bulan Rabi'ul Awwal tepatnya setelah wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam para sahabat sepakat mengangkat Sayyidina Abu Bakar Radhiyallahu'anhu menjadi kholifah pengganti Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam

Selain peristiwa penting di atas, masih ada beberapa peristiwa penting lainnya yang terjadi di bulan Rabi'ul Awwal. Di antaranya:

8. Kedelapan 

7 Rabi'ul Awwal 543 H/1 Agustus 1148: Tentara Salib gagal menaklukkan Damaskus untuk kedua kalinya

9. Kesembilan 

17 Rabi'ul Awwal 950 H/ 20 Juni 1543 M: Turki Utsmani menaklukkan Sisilia

10. Kesepuluh 

10 Rabi'ul Awwal 979 H/ 1 Agustus 1571 M: Turki Utsmani menaklukkan Siprus

11. Kesebelas 

8 Rabi'ul Awwal 1089 H/ 30 Maret 1678 M: Sultan Turki Utsmani Muhammad IV menyerang Rusia

12. Kedua belas 

13 Rabi'ul Awwal 1190 H/ 2 Mei 1776 M: Turki Utsmani mengumumkan perang dengan Iran

13. Ketiga belas 

28 Rabi'ul Awwal 1243 H/ 20 Oktober 1827 M: Armada Eropa meruntuhkan armada Turki Utsmani di Navarinu, dekat pantai Yunani

14. Keempat belas 

14 Rabi'ul Awwal 1347 H/ 1 November 1928: Mustafa Kemal Ataturk menghapuskan huruf Arab dari Turki. 

15. Kelima belas 

Pembukaan Baitul Maqdis oleh Salahuddin al Ayyubi setelah tentera Islam menewaskan tentara salib pada 583H.

16. Keenam belas 

17 Rabi'ul Awwal 1370 H/15 Maret 1951 M: Nasionalisasi kilang minyak di Iran

17. Ketujuh belas 

6 Rabi'ul Awwal 1369 H/ 27 Desember 1949 M/ Belanda mengakui kedaulatan Indonesia yang sejatinya telah merdeka sejak 17 Agustus 1945.

Itulah beberapa peristiwa penting yang terjadi di Bulan Rabi'ul Awwal, semoga dengan mengingat peristiwa-peristiwa ini semakin menambah keimanan dan keislaman kita.

Semoga bermanfaat....

Minggu, 02 Oktober 2022

17 CARA MENDIDIK ANAK USIA 8 TAHUN AGAR DISIPLIN DAN MANDIRI

Edisi Ahad, 2 Oktober 2022 M / 6 Rabi'ul Awwal 1444 H. 

Usia 8 tahun adalah masa dimana kebanyakan anak akan mulai berkembang dengan menunjukkan cara berpikir kritis yang lebih baik , perbaikan dalam metode pemecahan masalah, dan makin meluasnya rentang bidang yang menjadi perhatiannya. Usia ini secara kebetulan sama dengan usia anak sekolah dipedomani dalam penerimaan masuk sekolah formal di sekolah tingkat dasar. Misalnya anak yang telah mampu belajar shalat dengan baik berarti pula ia telah menerima hukuman jika meninggalkannya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam telah menyampaikan bahwa usia mengajarkan anak belajar agama (shalat) ketika sudah tujuh tahun. Jika belum genap tujuh tahun anak tidak boleh dituntut untuk bisa belajar agama kecuali hanya memperkenalkannya. 

Dari Amr Bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya berkata: "Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Perintahkan anak-anakmu melaksanakan shalat sedang mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka karena meninggalkan shalat sedang mereka berusia 10 tahun dan pisahkan antara mereka di tempat tidurnya."

Banyak dari anak usia 8 tahun yang mulai menginginkan sejumlah kebebasan dan kemandirian. Walaupun demikian, disamping segala hal yang telah diajarkan dan ditanamkan orang tua, sesekali anak usia 8 tahun masih akan melupakan hal tersebut.

Akan ada masanya anak terlihat berkelakuan lebih dewasa dari usianya dan ada pula saat ketika anak seolah–olah mengalami kemunduran dalam kemandiriannya. Anak usia 8 tahun sudah ingin memisahkan diri dari masa taman kanak–kanaknya, namun mereka juga belum dapat menyelaraskan diri dengan anak yang lebih besar. Usaha mereka untuk mempelajari kemampuan baru bisa menjadi hal yang membuat anak perlu berjuang keras.

Pada masa–masa ini, penanaman akan disiplin sangat perlu dilakukan  agar menjadi tonggak bagi perkembangan mental anak yang sudah mulai beranjak meninggalkan masa kanak–kanaknya. Mereka seringkali akan mendebat orang tua dan bahkan mengetes batas kesabaran Anda. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk cara mendidik anak usia 8 tahun yaitu :

1. Aktif dalam urusan sekolah 

Usia 8 tahun merupakan tahun dimana anak mulai menghadapi berbagai tes di sekolah dan juga memasuki tahapan pelajaran yang lebih rumit. Tuntutan pada pelajaran sekolah anak pun akan meningkat. Anak bisa saja mulai mengalami masalah perilaku karena merasa tidak dapat mengikuti pelajaran di sekolahnya. Pada saat inilah orang tua perlu lebih aktif lagi di sekolah dengan mengetahui apa saja tugas sekolah anak, dan juga materi apa yang diajarkan serta bagaimana tingkah laku dan hubungan anak di sekolah dengan teman serta gurunya.

2. Bantu anak untuk lebih percaya diri 

Pada usia ini, anak mungkin juga akan merasa rendah diri dengan membandingkan pencapaian teman–temannya dengan dirinya sendiri. Kerap kali mereka bisa merasa rendah diri karena merasa tidak dapat menyamai kemampuan teman–temannya yang lebih.

Penting untuk meyakinkan anak bahwa dengan latihan dan usaha yang cukup dapat menjadi cara mendidik anak agar cerdas, mereka dapat mencapai tingkat kemampuan yang lebih baik. Jelaskan kepada anak bahwa kemampuan setiap orang berbeda–beda, karena itu ia tidak bisa mengharapkan untuk memiliki kemampuan yang sama persis dengan orang lain.

3. Pertahankan wibawa Anda 

Penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang berhasil mendidik dengan wibawa akan mendapatkan hasil yang bagus suatu saat kelak. Orang tua perlu memperhatikan aspek emosional anak namun juga tetap menegakkan peraturan yang ada dengan tegas dan juga mempertahankan pemberian konsekuensi pada setiap aturan yang dilanggar, penting untuk cara mendidik anak yang keras kepala. Seringkali orang tua menyerah pada intimidasi anak karena tidak ingin direpotkan oleh kerewelan anak, padahal pola asuh semacam itu kelak dapat merusak kepribadian anak.

4. Berikan perhatian yang positif 

Cara mendidik anak balita, cara mendidik anak usia 2 tahun dan cara mendidik anak usia 3 tahun dapat dilakukan dengan pemberian perhatian positif dari orang tua. Anak–anak bergantung pada orang tua untuk keamanan dan kepastian. Salah satu cara untuk memberikan rasa aman kepada anak adalah dengan memberikan banyak perhatian yang positif. Sisihkan sedikit waktu Anda untuk berbincang dengan anak setiap hari agar anak dapat merasakan perhatian penuh orang tua dalam satu hari.

Dengan memastikan selalu memberikan waktu untuk anak, Anda akan mengurangi resiko anak melakukan perbuatan yang dilakukannya untuk mencari perhatian, juga akan lebih mudah untuk Anda meyakinkan anak agar dapat mengikuti peraturan.

5. Berikan pujian dan penghargaan 

Ketika anak melakukan suatu hal yang baik, berilah ia pujian dan kata–kata penyemangat yang baik. Katakan bahwa anak telah berusaha dengan baik untuk melakukan perbuatan tersebut daripada menyatakan bahwa ia melakukannya dengan baik.

Memberi penghargaan untuk setiap usaha baik anak akan memberinya motivasi dan dorongan yang dibutuhkan untuk terus mencoba bersikap dengan baik dan sesuai aturan, dan juga berguna untuk membangun karakter serta kepribadian anak, dan cara mendidik anak agar berani dan mandiri sejak dini.

6. Ciptakan sistem reward 

Memberikan reward atau penghargaan akan membantu anak mengatasi keinginannya untuk melanggar peraturan atau melakukan sesuatu hal yang negatif. Jika Anda ingin anak melakukan perbuatan tertentu secara berkelanjutan, misalnya bangun pagi tepat waktu untuk pergi ke sekolah, maka berikan anak satu keleluasaan apabila ia dapat melakukannya selama beberapa waktu dengan lancar. Contohnya, mengizinkan anak untuk tidur beberapa menit lebih lama dari jam tidurnya yang biasa. Pemberian reward juga dapat menjadi cara mendidik anak agar  mandiri.

7. Berikan tugas di rumah 

Memberikan anak tugas di rumah akan membentuk rasa tanggung jawab dan disiplinnya dengan baik. Cara mendidik anak usia 8 tahun antara lain dengan memberikannya tugas rumah yang sesuai dengan usianya, misalnya menyiram tanaman, membereskan kamarnya, atau bahkan mencuci piringnya sendiri setelah makan, dapat menjadi cara membentuk karakter anak usia dini.

8. Gunakan kata–kata positif 

Jelaskan semua hal kepada anak dengan menggunakan kata–kata yang positif. Misalnya, ketika anak ingin menonton televisi namun tugasnya membersihkan kamar belum selesai. Daripada mengatakan bahwa anak tidak dapat menonton televisi jika belum membereskan kamar, katakan bahwa ia baru bisa menonton televisi ketika kamarnya sudah selesai dirapikan.

9. Buat peraturan dengan kesepakatan anak 

Kebanyakan anak usia 8 tahun sudah menginginkan kebebasan yang lebih, maka sangat penting untuk menanamkan kepada anak agar ia dapat memegang kepercayaan orang tua yang memberinya kebebasan tersebut. Sepakati batasan apa yang tidak boleh dilanggar dan konsekuensi apa yang akan diterima anak jika ia melanggar batasan yang Anda buat.

10. Berikan konsekuensi 

Ketika anak melanggar peraturan, cara mendidik anak usia 8 tahun yang penting adalah dengan memberikannya konsekuensi atas perbuatannya sendiri. Hal ini tentu bertujuan agar anak dapat menyadari resiko yang ada dari setiap tindakan yang diambilnya dan juga merupakan pola asuh anak usia dini yang tepat. Contohnya, Anda dapat mengurangi waktunya menonton televisi, bermain gadget, atau bahkan mengurangi uang saku anak jika ia melanggar peraturan.

11. Berikan time out 

Cara mendidik anak usia 8 tahun dengan time out terkadang diperlukan untuk memberikan anak waktu menenangkan dirinya sendiri ketika sedang bersikap emosional atau marah.Namun jangan marah jika anak menolak mematuhi waktu time out sebagian atau menolak melakukan time out sama sekali. Anda bisa menggantinya dengan pemberian konsekuensi.

12. Siapkan menu makanan sehat 

Pada usia berapapun anak akan tetap memerlukan asupan makanan yang sehat dan bergizi. Memang mungkin saja pada usia ini anak akan mulai merasa ingin mencicipi beragam makanan yang ia lihat dan tidak semuanya merupakan makanan yang sehat atau aman dimakan. Terlebih lagi jika teman–temannya banyak yang menyukai jenis makanan tersebut.

Untuk itu, Anda harus pintar menjelaskan kepada anak mengenai bahaya makanan yang tidak sehat dan apa saja keuntungan yang didapat jika kita memperhatikan asupan makanan. Pemberian contoh pola makan yang benar dari orang tua juga akan sangat berguna.

13. Tentukan jadwal tidur anak 

Tidur merupakan salah satu kegiatan yang penting bagi tahap perkembangan anak. Pastikan anak mematuhi jadwal tidurnya dengan benar dan tidak mengalami kekurangan tidur sehingga merusak kegiatannya sehari–hari dan juga beresiko mengganggu kesehatan serta tumbuh kembangnya.

14. Beri kegiatan di luar ruangan 

Bergerak merupakan salah satu kegiatan yang sangat dibutuhkan anak untuk menyalurkan energinya dengan baik. Anda dapat memberi anak kesempatan untuk beraktivitas di luar ruangan agar ia dapat membangun otot dan koordinasi tubuhnya dengan baik. Beraktivitas di luar ruangan juga baik untuk anak agar mendapatkan udara segar yang dibutuhkan untuk perkembangan paru–parunya.

15. Berikan contoh yang baik 

Cara mendidik anak usia 8 tahun dengan benar salah satunya adalah dengan pemberian contoh yang dapat ditirunya. Sebagaimana kita ketahui, anak belajar dengan meniru. Akan sulit mengajarkan disiplin kepada anak jika Anda sendiri tidak dapat melakukan hal–hal yang diharapkan kepada anak. Maka orang tua harus memberi contoh disiplin yang baik agar dapat ditiru oleh anak. Jika Anda mengajarkan disiplin namun tidak memperlihatkan sikap yang sama, maka jangan harap anak akan mau mengikuti arahan dari Anda.

16. Ajarkan sopan santun 

Mampu bersopan santun juga merupakan bagian dari cara mendidik anak usia 8 tahun mengenai disiplin. Mengetahui adab kesopanan yang pantas dan etika untuk bertingkah laku yang benar akan membantu anak kelak untuk memasuki lingkungan masyarakat dan mendidiknya agar dapat mengetahui cara menempatkan diri yang tepat dimana saja. Anak yang sopan tentu akan mudah disukai dan diterima dalam pergaulan.

17. Ajarkan anak untuk tepat waktu 

Ketepatan waktu juga merupakan salah satu aspek dari kedisiplinan dan juga merupakan cara mendidik anak usia 8 tahun dengan baik. Anak yang dapat menyelesaikan tugas dan kegiatannya sehari–hari dengan tepat waktu juga merupakan anak yang disiplin dan bisa diandalkan, sebab ia fokus pada tugas dan tanggung jawabnya sendiri.

Cara mendidik anak usia 8 tahun agar disiplin perlu dilakukan dengan kesabaran dan kelembutan dari orang tuanya. Sebaiknya tidak mendidik anak dengan amarah ataupun pemaksaan agar anak dapat mengikuti peraturan yang ada dengan sukarela, dan bukan karena takut kepada kemarahan orang tua.

Anak akan dapat menyadari bagaimana caranya untuk menghormati orang tua dan juga semua orang lain apabila orang tua bisa mengajarinya dengan lemah lembut dan dengan penjelasan yang masuk akal untuk membuka kemampuan logika anak.

Kemarahan dan pemaksaan justru tidak akan membuat anak memahami alasan dibalik semua peraturan yang ada sehingga akan sulit bagi anak untuk selalu mengikuti peraturan dengan kesadarannya sendiri.

Semoga bermanfaat....

Sabtu, 01 Oktober 2022

17 REKOMENDASI FILM BERTEMA ISLAM, TONTONAN SERU DENGAN KISAH MENARIK

Edisi Sabtu, 1 Oktober 2022 M / 5 Rabi'ul Awwal 1444 H. 

Apakah betul menonton film di bioskop hukumnya haram dalam ajaran Islam? Nahdlatul Ulama dalam situs resminya, NU online, menyebut menonton film di bioskop hukumnya halal dan baik-baik saja. Hal ini berdasarkan keterangan yang diperoleh NU dari cendekiawan muslim Mesir, Yusuf Qadarawi dalam karyanya Al-Halal wal Haram fil Islam.

“Tidak perlu ragu bahwa pertunjukkan film dan sejenisnya merupakan sarana penting dari sekian banyak sarana hiburan. Sebagai sarana, kedudukan film bioskop sama seperti sarana lainnya. Artinya, ia bisa jadi digunakan untuk kebaikan. Tetapi, ada kalanya film dimanfaatkan untuk keburukan. Secara substansi, pertunjukan bioskop tidak masalah. Kedudukan hukumnya didasarkan pada pesan dan isi film.” 

Meski hukum menonton film di bioskop halal, NU menyebutkan sejumlah syarat, antara lain agar umat muslim menjauhi film yang menampilkan hal-hal yang dilarang dalam Islam. Begitu juga film-film yang membangkitkan kesenangan-kesenangan duniawi, dosa, atau mendorong orang untuk berbuat kriminal.” 

Selain itu, NU berpesan menonton film di bioskop tidak akan melalaikan umat muslim untuk menunaikan kewajiban dunia, seperti sekolah atau bekerja dan shalat lima waktu. Umat muslim juga diminta untuk menjauhkan diri dari kerumunan atau pun desakan-desakan yang membangkitkan syahwat laki-laki dan perempuan.

Tentang film, ternyata Indonesia punya banyak sekali rekomendasi film bertema Islam. Deretan film tentang Islam ini ceritanya tak hanya berkisah tentang perjuangan tokoh Islam, tapi juga drama percintaan, keluarga, dan juga persahabatan.

Untuk membantu Anda memilih film seru yang bisa ditonton bersama keluarga di akhir pekan, berikut ini kami rekomendasikan 17 film bertema Islam untuk Anda. Selain dari Indonesia, ada juga beberapa film bertema Islam dari luar negeri.

1. Ketika Cinta Bertasbih (2009) 

Khairul Azzam (Kholidi Asadil Alam) merupakan mahasiswa asal Indonesia yang menuntut ilmu di Al-Azhar University, Kairo. Selain kuliah, di sana ia juga berkerja demi bisa sekaligus menghidupi ibu dan adik-adiknya di kampung. Perjalanan hidup Azzam dikisahkan dengan penuh haru, hingga ia kemudian bertemu dengan jodohnya, Anna Althafunnisa (Oki Setiana Dewi).

Kisah film ini diangkat dari novel bestseller karangan Habiburrahman El Shirazy dengan judul yang sama. Film ini merupakan film terlaris Indonesia di tahun 2009 dengan jumlah penonton lebih dari 3 juta orang.

2. Muezzin (2009)

Ini adalah film dokumenter tentang para Muezzin yang tinggal di Turki. Muezzin atau muazin atau Mu’azzin merupakan orang yang terpilih di masjid untuk menjalankan tugas mengumandangkan panggilan ibadah atau shalat dengan adzan dan iqamah.

Meski di zaman ini, peran muezzin banyak digantikan oleh rekaman yang diputar dengan pengeras suara, tapi di Turki posisi ini dilombakan. Setiap tahun, negara Turki mengadakan kompetisi untuk mencari Muezzin terbaik.

3. Perempuan Berkalung Sorban (2009)

Film bertema Islam ini berkisah tentang Anissa (Revalina S. Temat) yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga dan tradisi Islam yang sangat konservatif. Setelah dewasa, Anissa berusaha mendobrak beberapa aturan yang mengekang kehidupan perempuan untuk bisa mandiri dan bebas berkarya.

Anissa dipaksa menikah dengan Samsudin (Reza Rahadian). Meski tidak menyukai Samsudin, namun ia tak bisa menolak keinginan orangtuanya. Ternyata suaminya itu sangat kasar dan suka memukul. Dalam perjalanan rumah tangga mereka, Anissa dimadu dengan seorang perempuan bernama Kalsum.

Film ini sempat menuai kontroversi dari beberapa pemuka pesantren dan sempat disarankan untuk ditarik dari peredaran.

4. Film tentang Islam, Sang Pencerah (2010)

Film ini bercerita tentang kehidupan KH Ahmad Dahlan, seorang pejuang, tokoh Islam, dan pendiri Muhammadiyah. Film yang dibintangi Lukman Sardi sebagai Ahmad Dahlan, Muhammad Ihsan Tarore, dan Zaskia Adya Mecca ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

Melalui film Sang Pencerah, Anda akan belajar mengenai toleransi, koeksistensi (bekerjasama dengan yang berbeda keyakinan), serta bagaimana menghadapi kekerasan. Film ini juga mengenalkan sisi Islam yang lebih terbuka, modern, dan rasional di Indonesia.

5. The Fetih 1453 (2012)

The Fetih 1453 merupakan salah satu film termahal yang pernah dibuat di sepanjang sejarah perfilman Turki. Bayangkan, di tahun 2012, film yang bercerita tentang sejarah Turki itu memakan biaya hingga US$ 17 juta atau sekitar Rp158 miliar.

Cerita film dimulai saat Sultan Mehmed II (Muhammad Al-Fatih) menjalankan kampanye untuk mengakhiri Kekaisaran Bizantium dan merebut Konstantinopel untuk Ottoman di tahun 1453. Kampanye itu kemudian menghasilkan pengepungan besar-besaran, dan pemuda Islam Turki saat itu berjihad guna membebaskan Konstantinopel.

6. Islamic Art: Mirror of the Invisible World (2012)

Satu lagi film dokumenter bertema Islam, Islamic Art: Mirror of the Invisible World. Salah satu rekomendasi film bertema Islam ini berisi tentang perjalanan epik melintasi 9 negara dalam kurun waktu 1.000 tahun. Di mana jalan cerita lebih mengisahkan perkembangan seni dan arsitektur Islam dalam bangunan, ruang, ornamen, dan warna. 

Sepanjang durasi Anda akan banyak melihat keindahan istana-istana bernuasa Islam dan masjid-masjid yang memiliki ornamen cantik dengan keramik, ukiran, dan hiasan kaligrafi yang indah. Lumayan menyegarkan mata Anda!

7. Negeri 5 Menara (2012)

Film ini diangkat dari novel roman karya Ahmad Fuadi dengan judul sama,Negeri 5 Menara. Ceritanya tentang kehidupan 6 santri yang berasal dari 6 daerah berbeda yang menuntut ilmu di Pondok Madani, Ponorogo, Jawa Timur.

Mereka adalah Baso Salahuddin dari Gowa, Alif Fikri Chaniago dari Maninjau, Atang dari Bandung, Raja Lubis dari Medan, Said Jufri dari Surabaya, dan Dulmajid dari Sumenep.

Di pondok pesantren itu mereka berteman baik, dan sama-sama membangun mimpi menjadi seseorang yang bermanfaat bagi banyak orang.

8. 99 Cahaya di Langit Eropa (2013)

Film 99 Cahaya di Langit Eropa bercerita tentang kehidupan rumah tangga Hanum (Acha Septriasa), seorang jurnalis Indonesia yang tinggal di Vienna, Austria, bersama suaminya. Ia di sana juga atas kepentingan sang suami, Rangga (Abimana Aryasatya), yang sedang menyelesaikan gelar doktornya.

Kisah film ini diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Film bertema Islam ini mengajarkan bagaimana menghadapi perbedaan dan mengatasi kekerasan dengan perdamaian. Di dalamnya juga ada konflik antara Hanum dan Rangga saat menghadapi kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga mereka.

9. Film tentang Islam Sang Kiai (2013)

Jika Anda butuh rekomendasi film bertema Islam yang sarat dengan sejarah perkembangan Islam di Indonesia, film ini salah satu yang terbaik.

Film Sang Kiai berlatar belakang masa penjajahan Jepang, di mana masyarakat Indonesia saat itu dipaksa untuk menganut ajaran Sekerei (pemujaan terhadap matahari) yang merupakan kepercayaan masyarakat Jepang saat itu.

Saat itu tentara Jepang juga melarang masyarakat Indonesia untuk mengibarkan bendera merah putih dan menganut ajaran Islam. Tentu saja kaum Muslim di Indonesia memberontak. Salah satu pemberontak yang dikejar tentara Jepang adalah KH Hasyim Asyari, seorang kiai yang berasal dari Pesantren Tebuireng. 

Akhirnya KH Hasyim Asyari tertangkap dan para santri di seluruh wilayah Jawa dan Madura melakukan demo meminta agar ia dilepaskan.

10. Rekomendasi Film Bertema Islam: Haji Backpacker (2014)

Film Haji Backpacker merupakan salah satu rekomedasi film bertema Islam yang jalan ceritanya sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dalam film ini, laki-laki bernama Mada (Abimana Aryasatya) sangat kecewa kepada Tuhan karena pernikahannya dengan Sophia (Dewi Sandra) batal. Menjelang acara ijab kabul, Sophia kabur. Tak lama berselang, ayah Mada juga meninggal saat sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci.

Mada menunjukkan kekecewaannya dengan meninggalkan salat. Ia juga melakukan perjalanan Indonesia-Thailand-Vietnam-China-India-Tibet-Nepal-Iran-Saudi Arabia untuk bisa benar-benar lari dari Tuhan. Namun tak disangka, di Saudi Arabia ia justru mendapat hidayah melalui berhaji.

11. Bulan Terbelah di Langit Amerika (2016)

Film Bulan Terbelah di Langit Amerika merupakan lanjutan kisah Hanum dan Rangga di film 99 Cahaya di Langit Eropa. Di film ini, diceritakan Hanum menulis sebuah artikel yang sangat provokatif oleh pemimpin redaksinya. Judulnya “Apakah dunia lebih baik tanpa Islam?”.

Untuk kepentingan artikelnya, Hanum mewawancarai beberapa keluarga korban tragedi 9/11 di New York, Amerika. Di saat bersamaan, Rangga juga harus memenuhi persyaratan kelulusan kuliahnya dengan mewawancarai Philipus Brown, seorang miliuner dan philantropi Amerika. 

Dari situ keduanya mendapatkan jawaban apa yang sebenarnya terjadi pada peristiwa tragedi 9/11.

12. Bilal: A New Breed of Hero (2015)

Adalah Bilal, seorang anak laki-laki yang berusia 10 tahun yang menjadi tokoh animasi pada film Bilal: A New Breed of Hero. Ia bercita-cita menjadi seorang pejuang yang hebat. Namun dalam perjalanannya, ia dan adik perempuannya diculik dan dijadikan budak di sebuah negeri yang jauh. Tapi kemudian ia berhasil membebaskan diri dan berhasil menggapai cita-citanya menjadi pejuang yang menginspirasi dunia.

13. What’s My Name: Muhammad Ali (2019)

What’s My Name: Muhammad Ali merupakan film dokumenter tentang kehidupan salah satu legenda tinju dunia Muhammad Ali.

Ada banyak kisah Ali yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Di antara kisah itu juga terselip cerita bagaimana ia mengubah namanya menjadi Muhammad Ali dari Cassius Clay, penolakannya berperang ke Vietnam, dan tindakan kontroversial lainnya.

Selain bertinju, Muhammad Ali juga adalah muslim yang aktif melakukan kegiatan sosial.

14. Rekomendasi Film Bertema Islam: Ajari Aku Islam (2019)

Kisah cinta beda agama selalu menarik untuk dijadikan sebuah cerita dalam film atau novel. Ajari Aku Islambercerita tentang kisah cinta beda agama dan budaya antara Kenny (Roger Danuarta), pria muda asal Medan keturunan Tionghoa, dengan Fidya (Cut Meyriska), seorang gadis Melayu Muslim.

Seperti kisah cinta beda agama lainnya, hubungan keduanya ditentang keluarga masing-masing. Ditambah, ternyata orangtua mereka juga sudah menjodohkan mereka dengan seseorang.

Dan saat sedang memperjuangkan cintanya, tak disangka Fidya bertemu lagi dengan kekasih lamanya, Fahri (Miqdad Addausy).

Cerita dalam film ini merupakan kisah nyata salah satu produsernya, Jaymes Rianto.

15. Rekomendasi Film Bertema Islam: Mudik (2020)

Oleh karena pemerintah masih melarang masyarakat untuk mudik Lebaran, sementara Anda tonton film Mudik ini dulu, ya. Mudah-mudahan bisa membayar rasa kangen dengan keluarga di kampung halaman.

Film bergenre drama yang disutradarai Adriyanto Dewo ini dibintangi oleh Asmara Abigail, Putri Ayudya, Ibnu Jamil, dan Yoga Pratama. Film ini ternyata berhasil meraih beberapa penghargaan film di Tanah Air.

Mudikberkisah tentang perjalanan mudik Aida (Putri Ayudya) bersama Firman (Ibnu Jamil), suaminya. Selain bertemu keluarga di kampung halaman, tujuan mudik mereka kali ini adalah salah satu jalan untuk mencari solusi dari konflik rumah tangga yang sedang mereka hadapi.

Bukannya selesai, saat perjalanan menuju kampung, mereka justru terlibat dalam kecelakaan yang merenggut nyawa orang lain.

16. Film tentang Islam, Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015)

Film ini mengisahkan sosok Oemar Said Tjokroaminoto, anak bangsawan Jawa yang merasa prihatin atas penderitaan rakyat Hindia Belanda yang dijajah oleh Belanda. Ia lantas menanggalkan ‘jubah’ kebangsawanannya dan turun ke masyarakat untuk turut merasakan beban rakyat dengan menjadi kuli pelabuhan. 

Lantas, Tjokroaminoto mendirikan Syarikat Islam, organisasi yang beranggotakan dua juta orang. Syarikat Islam menjadi perintis gerakan perjuangan kemerdekaan yang kemudian bermunculan. 

Film ini dibintangi oleh Reza Rahardian, Alex Komang, Maia Estianty dan Christine Hakim.

17. Asalamualaikum Beijing (2014)

Asalamualaikum Beijing bercerita soal Asmara (diperankan oleh Revalina S. Temat) yang mengetahui perselingkuhan calon suaminya, Dewa (diperankan Ibnu Jamil), tepat sehari sebelum pernikahan mereka. Meski Dewa mendesak agar pernikahan tetap berlangsung, Asmara sudah terlanjur patah hati. Apalagi, perselingkuhan Dewa dengan Anita (diperankan Cynthia Ramlan) membuat Anita hamil.

Singkat cerita, Asmara pergi ke Beijing untuk menerima tawaran kerja untuknya. Di sana, Asmara bertemu Zhongwen (dibintangi Morgan Oey) yang membuatnya kembali bisa jatuh cinta. Namun, kisah cinta mereka diwarnai kesedihan lantaran Asmara menderita sebuah sindrom yang mengancam nyawanya.

Semoga bermanfaat....