Jumat, 17 Desember 2021

17 KATA-KATA BIJAK HASAN AL-BASHRI PENUH HIKMAH DAN PETUNJUK KEHIDUPAN (BAGIAN 3)

Edisi Jum'at, 17 Desember 2021 M / 12 Jumadil Awwal 1443 H.

Hasan al-Basri dilahirkan di Madinah pada tahun 21 Hijrah (642 Masehi). Dia pernah menyusu dengan Ummu Salamah, isteri Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam. Pada usia 14 bulan, Al-Hasan pindah ke kota Basrah, Irak, dan menetap di sana. Dari sinilah Al-Hasan mulai dikenal dengan sebutan Hasan Al-Bashri. Hasan kemudian dikategorikan sebagai seorang Tabi'in (generasi setelah sahabat). Hasan al-Basri juga pernah berguru kepada beberapa orang sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam sehingga dia muncul sebagai Ulama terkemuka dalam peradaban Islam.

Hasan Al Bashri berguru pada para sahabat Nabi, antara lain: Utsman bin Affan, Abdullah bin Abbas, Ali bin Abi Talib, Abu Musa Al-Asy'ari, Anas bin Malik, Jabir bin Abdullah and Abdullah bin Umar. Al-Hasan menjadi guru di Basrah, (Iraq) dan mendirikan madrasah di sana. Di antara para pengikutnya yang terkenal adalah Amr ibn Ubaid dan Wasil ibn Atha. Dia salah seorang fuqaha yang berani berkata benar dan menyeru kepada kebenaran di hadapan para pembesar negeri dan seorang yang sukar diperoleh tolak bandingnya dalam soal ibadah. Dia menerima hadits dari Abu Bakrah, Imran bin Husein, Jundub, Al Bajali, Muawiyah, Anas, Jabir dan meriwayatkan hadits dari beberapa sahabat diantaranya ‘Ubay bin Ka’ab, Saad bin Ubadah, Umar bin Khattab walaupun tidak bertemu dengan mereka atau tidak mendengar langsung dari mereka. Dan kemudian hadits-haditsnya diriwayatkan oleh Jarir bin Abi Hazim, Humail At Thawil, Yazid bin Abi Maryam, Abu Al Asyhab, Sammak bin Harb, Atha bin Abi Al Saib, Hisyam bin Hasan dan lain-lain.

Hasan al-Basri meninggal dunia di Basrah, Iraq, pada hari jum'at 5 Rajab 110 Hijrah (728 Masehi), pada umur 89 tahun. Hasan adalah pendukung kuat nilai tradisional dan cara hidup zuhud, kehidupan dunia hanyalah perjalanan untuk ke akhirat, dan kesenangan dinafikan untuk mengendalikan nafsu. Dia merupakan tokoh sufi dalam islam. Khutbah-khutbah dia dianggap sebagi contoh terbaik dan terawal sastra Arab. Berikut ini kata-kata bijak penuh hikmah Hasan Al-Bashri :

1. “ Wahai anak adam, injaklah bumi ini dengan kakimu. Sungguh, sekecil apapun dia, pasti bakal menguburmu. Sesungguhnya engkau itu senantiasa sedang mengurangi usiamu, semenjak engkau dilahirkan dari perut ibumu.” – Hasan Al Bashri

2. “ Sungguh ada seorang terjatuh dalam sebuah dosa, kemudian ia tidak bisa melupakan, bahkan selalu bersedih hati karenanya, hingga akhirnya ia pun masuk ke dalam surga.” – Hasan Al Bashri

3. “ Nikmat berumah tangga akan terasa dengan 3 cara; 1) Menegakkan peribadatan kepada Allah, 2) Qana’ah dengan apa yang dimiliki, dan 3) Mensyukuri pasangan hidup yang Allah berikan untuknya.” – Hasan Al Bashri

4. “ Tadabbur alquran itu tidak lain dengan mengamalkannya.” – Hasan Al Bashri

5. “ Jika kau melihat ada seseorang yang mengunggulimu dalam urusan dunia, maka unggulilah dia dalam urusan akhirat. Sungguh, dunia mereka akan hilang dan akhirat akan kekal.” – Hasan Al Bashri

6. “ Wahai pemuda! carilah akhirat, karena seringkali kita melihat orang-orang yang mengejar akhirat juga mendapatkan dunia. Akan tetapi kita tidak pernah melihat orang-orang yang mengejar dunia akan mendapatkan akhirat bersama dengan dunia.” – Hasan Al Bashri

7. “ Jika urusan shalatmu sudah kau anggap sepele, maka apa yang sebenarnya kau anggap penting?”  – Hasan Al Bashri

8. “ Seorang mukmin itu melakukan ketaatan namun dia khawatir. Adapun orang fajir melakukan kemaksiatan dan dia merasa aman.” – Hasan Al Bashri

9. “ Barangsiapa mencela dirinya sendiri di hadapan banyak orang, sesungguhnya dia telah memuji dirinya. Dan hal itu adalah salah satu tanda riya’.”  – Hasan Al Bashri

10. “ Perbaiki yang tersisa bagimu, maka Allah akan mengampuni atas apa yang telah lalu.”  – Hasan Al Bashri

11. “ Orang sombong itu seperti orang yang berada di atas gunung. Dia melihat orang lain kecil, demikian juga orang lain melihatnya kecil.” – Hasan Al Bashri

12. “ Seandainya bukan karena ulama, maka manusia akan menjalani kehidupan seperti binatang.”  – Hasan Al Bashri

13. “ Aku membaca ada 90 ayat dalam alquran yang mengajarkan bahwa Allah yang menakdirkan rezeki, dan Dia yang menanggung rezeki semua makhluk-Nya. Sementara aku membaca satu ayat mengatakan, “ Setan menjanjikan kefakiran untuk kalian.” Akan tetapi, mengapa kita masih ragu dengan firman Allah yang Maha Benar di 90 ayat, dan kita membenarkan ucapan setan sang pendusta yang hanya ada di satu ayat?”  – Hasan Al Bashri

14. “ Jauhi olehmu “ nanti”. Karena kamu sedang berada di hari ini, bukan di hari esok. Bila hari esok tidak menjelang, kamu tidak akan menyesal. Dan bila masih menjelang, kamu lebih mampu untuk berbuat seperti hari ini.”  – Hasan Al Bashri

15. “ Tetaplah berbuat baik pada orang yang berbuat jelek padamu. Jika tidak bisa, maka jangan sampai engkau berbuat jelek pada orang yang berbuat baik padamu.” – Hasan Al Bashri

16. “ Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasehati kalian, dan bukan berarti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling shalih di antara kalian. Andaikata seorang muslim tidak memberi nasehat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya sempurna niscaya tidak akan ada pemberi nasehat.” – Hasan Al Bashri

17. “ Aku tahu rezekiku tidak akan diambil orang lain, maka hatiku tenang.”  – Hasan Al Bashri

“ Apa yang berharga bagi agamamu jika shalatmu saja tidak berharga bagimu? padahal pertanyaan pertama yang akan ditanyakan kepadamu pada hari kiamat adalah tentang shalat.” – Hasan Al Bashri

Semoga bermanfaat.....

Kamis, 16 Desember 2021

17 KATA-KATA BIJAK HASAN AL-BASHRI PENUH HIKMAH DAN PETUNJUK KEHIDUPAN (BAGIAN 2)

Edisi Kamis, 16 Desember 2021 M / 11 Jumadil Awwal 1443 H.

Bagi sebagian kaum muslimin, nama Hasan al-Bashri mungkin sudah tidak asing lagi. Bernama lengkap Hasan Al-Bashriatau Abu Sa'id ubn Abil-Hasa Yasar al-Basri, beliau adalah sosok ulama besar yang berasal dari Irak. Hasan al-Bashri lahir di Madinah pada 642 Masehi. Beliau adalah salah satu ulama dari kalangan tabi'in, yaitu generasi setelah para sahabat. Disebutkan oleh Imam Ibnu Abdil Hadi Rahimahullāh, Hasan al-Bashri meninggal pada usia 88 tahun.

Banyak mendapat didikan dari tokoh-tokoh yang dekat dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam, seperti Ummu Salamah dan Abdullah bin Abbas, membuat Hasan al-Bashri menjadi sosok yang saleh dan faqih dalam masalah agama. Dirinya dikenal karena lisannya yang penuh dengan hikmah. Kata-kata bijak Hasan al-Bashri memuat nasihat indah untuk hidup dan juga beragama. Jadi jangan heran, jika kata-kata bijak Hasan al-Bashri sering membuat hati kaum muslimin tersentuh.

Kata-kata bijak Hasan al-Bashri akan membuat kita sadar untuk memperbaiki diri dan juga dalam beragama.  Berikut ini adalah kumpulan kata-kata bijak Hasan al-Bashri yang dapat menjadi sumber nasihat penuh makna dalam hidup Anda :

1. “ Dunia adalah sebuah kendaraan untukmu. Jika kamu mengendarainya, ia akan mengantarkanmu ke tempat tujuan. Namun jika dunia itu yang mengendaraimu, maka kamu akan jatuh dalam kehancuran.” – Hasan Al Bashri

2. “ Menuntut ilmu di waktu muda seperti melukis di atas batu.” – Hasan Al Bashri

3. “ Kesabaran adalah harta yang baik; Allah tidak memberikannya kecuali kepada orang yang dikasihiNya.” – Hasan Al Bashri

4. “ Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanyalah kumpulan hari. Tatkala satu hari itu hilang, maka akan hilang pula sebagian dirimu.” – Hasan Al Bashri

5. “ Pilihlah lelaki yang baik agamanya. Jika marah tidak menghina, dan jika cinta akan memuliakan.” – Hasan Al Bashri

6. “ Sesungguhnya jika Allah langsung menghukum semua makhluk yang berdosa dengan memutus rezekinya, niscaya semua manusia di bumi ini sudah habis binasa.” – Hasan Al Bashri

7. “ Seseorang tidak akan mendapatkan predikat ketaqwaan sampai dia melakukan muhasabah kepada dirinya lebih ketat dibanding seorang teman yang bermuhasabah terhadap temannya.” – Hasan Al Bashri

8. “ Sesungguhnya seorang hamba senantiasa akan berada dalam kebaikan selama ia masih memiliki “ penasehat” dari dalam hatinya dan bermuhasabah menjadi salah satu agenda yang paling ia tekuni.” – Hasan Al Bashri

9. “ Al-Qur’an telah mengungkap penyakit kita dan menunjukkan obatnya. Penyakit kita ialah dosa, dan istighfarlah obatnya.” – Hasan Al Bashri

10. “ Semoga Allah merahmati seorang hamba yang berhenti mencermati keinginan hatinya. Apabila niatnya untuk Allah maka dia akan teruskan, namun apabila untuk selain-Nya maka dia akan tunda sampai niatnya benar.” – Hasan Al Bashri

11. “ Lakukanlah kebaikan sekecil apapun. Karena kau tak pernah tahu kebaikan apa yang akan membawamu ke surga.” – Hasan Al Bashri

12. “ Seandainya perkataan setiap orang itu jujur dan amalannya baik, ia bisa saja menjadi orang yang merugi.” Orang-orang berkata, “ Bagaimana bisa merugi?” Hasan al-Bashri menjawab, “ Ia merugi ketika ia kagum dengan dirinya sendiri.” – Hasan Al Bashri

13. “ Seorang hamba akan berada dalam kebaikan selama dia mampu menasehati dirinya sendiri dan selalu menghisab dirinya sendiri.” – Hasan Al Bashri

14. “ Sesungguhnya di antara lemahnya imanmu ialah engkau lebih percaya kepada harta yang ada di tanganmu daripada apa yang ada di sisi Allah.” – Hasan Al Bashri

15. “ Sesungguhnya seorang mukmin di dunia ini bagaikan tawanan yang selalu berusaha untuk terlepas dari perbudakan. Dia tidak pernah merasa aman dari sesuatupun hingga dia menghadap Allah, karena dia mengetahui bahwa dirinya akan dimintai pertanggungjawaban atas semua itu.” – Hasan Al Bashri

16. “ Kita tertawa. Padahal bisa jadi Allah menengok amal-amal kita kemudian berfirman, Aku tidak menerima amal kalian sedikitpun.” – Hasan Al Bashri

17. “ Tawadhu’ adalah tatkala engkau keluar dari rumahmu dan tidaklah engkau menjumpai seorang muslimpun kecuali engkau memandang dia lebih utama dibandingkan dirimu.” – Hasan Al Bashri

Semoga bermanfaat....

Rabu, 15 Desember 2021

17 KATA-KATA BIJAK HASAN AL-BASHRI PENUH HIKMAH DAN PETUNJUK KEHIDUPAN (BAGIAN 1)

Edisi Rabu, 15 Desember 2021 M / 10 Jumadil Awwal 1443 H.

Hasan Al-Bashri atau Abu Sa'id ubn Abil-Hasa Yasar al-Basri merupakan sosok ulama besar asal Irak. Namanya sudah tidak asing lagi di kalangan kaum Muslim. Beliau merupakan satu di antara ulama dari kalangan tabi'in (generasi setelah sahabat) yang selalu mampu menyentuh hati kaum Muslim. Hasan al-Bashri lahir di Madinah pada 642 masehi.

Hasan Al-Bashri adalah ulama yang hidup pada masa awal kekhalifahan Umayyah. Beliau hidup di bawah asuhan dan didikan satu di antara istri Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam, Ummu Salamah. Dari usia belia, Hasan al-Bashri sudah ikut belajar di rumah istri Rasulullah. Beliau juga rajin menimba ilmu dari kajian-kajian yang diadakan oleh para sahabat Rasulullah di Masjid Nabawi. Bergaul dengan para sahabat membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang shalih. Pada usia 14 tahun, ia memutuskan pindah ke kota Bashrah, Irak, dan menetap di sana. Dari sinilah kemudian sebutan al-Bashri disematkan pada namanya, merujuk pada kota Bashrah tempat ia tinggal.

Pindah ke kota Bashrah tak membuat Hasan al-Bashri berhenti belajar. Di sana ia berguru kepada salah satu sahabat Rasulullah, Abdullah bin Abbas. Dari Ibnu Abbas, ia mendalami berbagai ilmu seperti tafsir, hadits, dan ilmu qiraah. Sementara dalam hal sastra, ia banyak belajar dari khalifah keempat, Ali bin Abi Thalib. Semua pengalaman menuntut ilmu tersebut membentuknya menjadi seorang yang faqih dalam masalah agama. Ia juga beberapa kali didaulat menjadi penasehat Amirul Mukminin.

Hingga saat ini, beliau merupakan salah satu ulama dari kalangan tabi’in yang dikenal karena lisannya penuh hikmah. Kata-kata bijak berisi nasehat darinya selalu mampu menyentuh hati kaum muslimin. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut kata-kata bijak Hasan al-Bashri.

1. “ Wahai manusia, sesungguhnya engkau hanyalah kumpulan hari. Sehari darimu pergi, satu bagian dari dirimu pun mengiringi.” – Hasan Al Bashri

2. “ Barangsiapa tidak memiliki adab (tata krama), maka ia tidak berilmu. Barangsiapa yang tidak memiliki kesabaran berarti ia tidak memiliki agama. Dan barangsiapa tidak memiliki ketakwaan, berarti ia tidak mempunyai kedudukan di dekat Allah.” – Hasan Al Bashri

3. “ Barangsiapa yang berusaha menyaingi agamamu, maka berkompetisilah dan kalahkan dia. Dan barangsiapa yang berusaha menyaingi duniamu, maka biarkanlah dia dengan dunia.” – Hasan Al Bashri

4. “ Seorang laki-laki bertanya pada Hasan al-Bashri, Tidakkah salah seorang di antara kita merasa malu terhadap Tuhannya? dia berbuat dosa lalu dia mohon ampun, lalu dia berbuat dosa lagi kemudian dia mohon ampun lagi, dan begitu seterusnya?. Al-Hasan berkata kepada lelaki itu, Setan ingin agar seorang di antara kalian berbuat seperti itu. Karena itu, jangan pernah meninggalkan istighfar untuk selama-lamanya.” – Hasan Al Bashri

5. “ Jangan membenci musibah yang menimpamu. Karena apa yang kamu benci bisa jadi menjadi penyebab solusi bagimu dan apa yang kamu sukai bisa jadi menjadi penyebab kehancuranmu.” – Hasan Al Bashri

6. “ Di antara tanda-tanda Allah berpaling daripada seseorang ialah Allah menjadikan kesibukannya pada perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi dirinya.” – Hasan Al Bashri

7. “ Orang yang beramal tanpa ilmu seperti orang yang berjalan tanpa panduan. Orang yang beramal tanpa ilmu hanya akan membuat banyak kerusakan dibanding mendatangkan kebaikan.” – Hasan Al Bashri

8. “ Juallah duniamu untuk akhiratmu, niscaya kamu beruntung di keduanya. Dan janganlah kamu jual akhiratmu untuk duniamu, karena kamu akan merugi di keduanya.” – Hasan Al Bashri

9. “ Dunia itu hanya tiga hari saja: 1) hari kemarin, sudah pergi dengan segala isinya (tanpa bisa diulang kembali). 2) hari esok, yang mungkin saja engkau tidak bisa menjumpainya (lantaran ajal menjemputmu). 3) hari ini, itulah yang menjadi milikmu, maka isilah dengan amalan.” – Hasan Al Bashri

10. “ Tidaklah gambaran kehidupan dunia seluruhnya dari awal sampai akhirnya kecuali seperti seorang yang tidur, dia melihat dalam tidurnya apa yang dia senangi kemudian dia tersadar bangun.” – Hasan Al Bashri

11. “ Sifat terbaik yang bisa dimiliki orang beriman adalah memaafkan.” – Hasan Al Bashri

12. “ Jangan hanya duduk diam, karena sesungguhnya maut sedang mencarimu.” – Hasan Al Bashri

13. “ Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian melihat alquran sebagai surat cinta dari Rabbnya; direnungi malam hari, diamalkan siang harinya.” – Hasan Al Bashri

14. “ Telah sampai kepadaku bahwa ketika Allah memberi nikmat kepada seseorang dan memberi mereka sesuatu yang baik, Dia meminta mereka untuk bersyukur. Jika mereka bersyukur, Dia mampu memberi yang lebih banyak kepada mereka. Tetapi jika mereka tidak bersyukur, Dia mampu untuk mengubah nikmat-Nya menjadi azab.” – Hasan Al Bashri

15. “ Siapa yang tidak menjaga lisannya, maka ia tidak bisa memahami agamanya.” – Hasan Al Bashri

16. “ Engkau mengejar dunia dan segala kenikmatannya. Padahal dunia adalah hukuman bagi Nabi Adam.” – Hasan Al Bashri

17. “ Ketahuilah bahwa kamu tidak mampu mencintai Allah sampai kamu mencintai menaati-Nya.” – Hasan Al Bashri

Semoga bermanfaat.....