Sabtu, 16 Oktober 2021

17 KATA MUTIARA HIKMAH HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA (BAGIAN 2)

Edisi Sabtu, 16 Oktober 2021 M / 9 Rabi'ul Awwal 1443 H.

Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa atau lebih dikenal dengan Mundzir Al-Musawa atau Munzir lahir pada 23 Februari 1973  di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Habib Mundzir adalah anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan Fuad bin Abdurrahman al-Musawa dan Rahmah binti Hasyim al-Musawa. Masa kecilnya dihabiskan di daerah Cipanas, Jawa barat bersama-sama saudara-saudaranya, Ramzy Fuad al-Musawa, Nabiel Al Musawa, Lulu Fuad al-Musawa serta Aliyah Fuad al-Musawa.

Dakwahnya yang menyentuh berbagai kalangan menjadikan ia banyak dicintai oleh Ummat Islam terutama di wilayah Jabodetabek dan di Nusantara. Mundzir adalah murid yang begitu disayangi oleh gurunya Umar bin Hafidz, sedangkan kalangan pemuda muslim yang mengenalnya tidak jarang menjadikan ia sebagai panutan ataupun idola dalam mengikuti ajaran Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi Wasallam.

Dakwahnya di Indonesia juga tercatat sering di hadiri tokoh-tokoh nasional seperti Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Suryadharma Ali , Fadel Muhammad, Fauzi Bowo dan lain-lain.

Habib Mundzir memiliki penyakit asma kronis sejak kecil dan sering keluar-masuk rumah sakit. Pada tahun 2012 ia pernah dirawat di RSCM Jakarta karena penyakit radang otak. Habib Mundzir dinyatakan wafat secara medis saat berada di RSCM pada taggal 15 September 2013 jam 15:30 WIB pada usia 40 tahun. Sebelum meninggal, Habib Munzir juga pernah dioperasi karena ada cairan di perutnya. Penyakit tersebut sempat menganggu aktivitas Habib Mundzir dalam berdakwah. Meskipun sedang dirundung rasa sakit, soal urusan dakwah, Habib Mundzir tidak pernah memikirkan sakitnya. Habib Mundzir pernah memakai kursi roda saat berdakwah, bahkan pernah memakai tempat tidur khusus dari rumah sakit. 

Berikut ini beberapa kata mutiara Hikmah Habib Munzir :

1. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Tiadalah kehidupan pasti menemui kematian, tiadalah perkumpulan pasti menemui perpisahan"

Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Satu hembusan nafasmu , ialah selangkah menuju ajal"

2. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Beruntunglah dan tiada yang lebih beruntung kecuali para Pecinta Sayyidina Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam"

3. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Tiadalah yang lebih ditakuti Syaiton , para Jin, dan Iblis melebihi hati yang berdzikir. Ketika hati sedang ingat Allah , itulah yang paling ditakuti oleh Syaithon"

4. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Tak ada yang lebih cepat mendatangkan keridhoan Allah Subhanahu WaTa'ala, Melainkan bakti kepada Ayah dan Ibunda"

5. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Ketahuilah bahwa peristiwa yang disebut (Kematian) justru itulah Hakikat kehidupan yang abadi"

6. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Ketahuilah bahwa cinta Allah , Allah titipkan kepada Sesosok Manusia yang bernama Sayyidina Muhammad Shallallahu 'alaihi Wasallam."

Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Ketahuilah bahwa tuntunan terindah ialah tuntunan Nabi ku dan Nabi kita semua yaitu (Sayyidina Muhammad Shallallahu 'alaihi Wasallam)."

7. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Semakin tinggi kepahaman seseorang tentang Allah Subhanahu WaTa'ala , maka semakin tinggi derajatnya, semakin mulia sujudnya semakin mulia satu huruf yang keluar dari lidahnya didalam berdzikir, semakin termuliakan shalatnya , semakin termuliakan ibadahnya."

8. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Walaupun di Dunia tidak berjumpa dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam barangkali orang yang sangat rindu kepada Rasulullah sebelum ia ditanya oleh Malaikat, maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam akan berkata "dia ummatku, dia ummatku, dia ummatku", karena apa? karena Rasulullah telah merindukannya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam telah bersabda riwayat Sahih Muslim bahwa beliau Shallallahu 'alaihi Wasallam dengan saduara-saudara beliau, yaitu mereka yang hidup setelah beliau wafat, tetapi mereka sangat ingin berjumpa dengan beliau Shalallahu 'Alaihi Wasallam, dan mencintai beliau lebih dari harta dan keluarganya."

9. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "perindahlah siang-siang hari kita pada bulan Ramadhan dengan puasa dan ibadah lainnya, serta hiasilah dan sempurnakan malam-malamnya dengan memperbanyak shalat tarawih dan membaca Al qur’an."

10. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: Do'a kita pun kepada Saudara/i kita adalah sedekah, sebagaimana yang disabdakan Oleh Sayyidina Muhammad Shallallahu 'alaihi Wasallam : "Semua yang baik adalah sedekah".

11. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: : "Getarkanlah bibirmu ketika menyebut nama Yang Maha Agung (Fukullu Jami'an Ya Allah...Ya Allah...Ya Allah)"

Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berpesan : "Jadikanlah mulai saat ini Dzikir menjadi sebuah kebutuhan kita, sebagaimana kita membutuhkan makan."

12. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Tiadalah yang lebih ditakuti Syaiton , para Jin, dan Iblis melebihi hati yang berdzikir. Ketika hati sedang ingat Allah , itulah yang paling ditakuti oleh Syaithon"

13. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata :"Kematian adalah guru terbaik dalam kehidupan, sedikit saja kita lalai dari mengingat kematian maka kita akan kehilangan guru terbaik dalam kehidupan…

Dia datang dengan tiba-tiba tanpa kenal permisi.. Apakah kita siap menyambut kedatangan sang malaikat maut ? adakah kita siap menyongsong malam pertama di alam kubur?….

14. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Semakin tinggi kepahaman seseorang tentang Allah Subhanahu Wa Ta'ala , maka semakin tinggi derajatnya, semakin mulia sujudnya semakin mulia satu huruf yang keluar dari lidahnya didalam berdzikir, semakin termuliakan shalatnya , semakin termuliakan ibadahnya."

15. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Kita bangkit dengan kelembutan , bukan dengan kekerasan."

Al Habib Munzir berpesan agar selalu menjadikan sabar dan do'a sebagai senjata terdahsyat dalam kehidupan ku dan kalian.

16. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Cinta Allah subhanahu wata’ala tersimpan pada sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga Allah subhanahu wata’ala akan mengampuni dosa-dosa hambaNya karena mengikuti kekasihNya sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Oleh karena itu mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sesuatu yang diperintah oleh Allah subhanahu wata’ala, sehingga memenuhi panggilan beliau merupakan hal yang wajib dalam keadaan apapun, sebagaimana diriwayatkan di dalam Shahih Al Bukhari ketika seorang sahabat sedang melakukan shalat, di saat itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memanggilnya, namun dia melanjutkan shalatnya kemudian setelah selesai ia mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadanya : “Kemanakah engkau, aku memanggilmu namun kau tidak juga datang?”, maka ia menjawab : “Wahai Rasulullah tadi aku sedang melakukan shalat”, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab : “Bukankah Allah subhanahu wata’ala telah berfirman” : “ Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasulullah apabila Rasul menyeru kalian kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kalian, dan ketahuilah sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nya lah kamu akan dikumpulkan”.

(QS. Al Anfaal : 24)."

17. Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa beliau berkata: "Saudara/i ku bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam telah bersabda “ Sesungguhnya perbuatan (tergantung) dengan niatnya”

Semakin luhur niat seseorang dalam perbuatannya, maka akan semakin mulia anugerah yang akan didapatkannya dari Allah subhanahu wata’a, sebaliknya semakin buruk niat dalam perbuatannya maka akan semakin terjatuh dalam jurang kehinaan. Allah subhanahu wata’ala berfirman : “ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya”. (QS. At Tiin : 4-6)."

Semoga bermanfaat....

Jumat, 15 Oktober 2021

17 KATA MUTIARA HIKMAH HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA (BAGIAN 1)

Edisi Jum'at, 15 Oktober 2021 M / 8 Rabi'ul Awwal 1443 H.

Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa atau lebih dikenal dengan Habib Munzir Al-Musawa lahir di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, 23 Februari 1973 dan beliau adalah pimpinan dari Majelis Rasulullah. Habib Munzir adalah anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan Fuad bin Abdurrahman Al-Musawa dan Rahmah binti Hasyim Al-Musawa. Ayahandanya bernama Fuad yang lahir di Palembang dan dibesarkan di Mekkah.

Setelah tamat pendidikan jurnalistik di New York University, Amerika Serikat, ayahnya kemudian bekerja sebagai seorang wartawan di harian ‘Berita Yudha’ yang lalu menjadi Berita buana. Masa kecil beliau, ia habiskan di daerah Cipanas, Jawa barat bersama saudara-saudaranya, Nabiel Al-Musawa, Ramzi, Lulu Musawa serta Aliyah Musawa. Ayahnya wafat pada tahun 1996 dan dikebumikan di Cipanas, Jawa Barat.

Setelah ia menamatkan sekolah menengah atas, ia mulai mendalami Ilmu Syariah Islam di Ma’had Assaqafah Al Habib Abdurrahman Assegaf pada Bukit Duri Jakarta Selatan, lalu mengambil kursus bahasa arab di LPBA Assalafy Jakarta timur.

Amat sering kita dengar ketika beliau sedang berjihad memperjuangkan Agama Islam yang ia pegang teguh dalam imannya. Tidak hanya itu, berkat ketabahan dan amalan-amalan salih yang dikerjakan, beliau mendapat nama ulama yang mengedepankan akhlak dalam berdakwah.

Habib Munzir bin Fuad Al Musawa wafat di Jakarta, 15 September 2013 pada umur 40 tahun.

Berikut ini beberapa kata mutiara hikmah Habib Munzir :

1. Semesta Membenciku 

"Bila semua yang di dalam semesta ini membenciku, demi ke agunganmu, asalkan engkau tidak murka kepada ku, maka aku tidak peduli."

Makna dari kata kata ini adalah, yang paling ditakuti di dunia ini , bukanlah semua orang yang membencinya.

Namun apa bila Tuhannya telah murka kepadanya, maka itu adalah sebuah bencana besar yang harus ia hadapi.

2. Ingatlah Mati 

"Iman itu naik dan turun, jika sedang turun demikian hingga meninggalkan shalat atau malas melakukannya, ingatlah mati."

Kata kata Habib Munzir yang satu ini lumayan sering didengar ketika ia sedang berceramah.

Maksud dari kata kata ini adalah, hal yang paling ampuh dalam menghadapi turunnya iman sehingga malas shalat. Hal tersebut adalah dengan cara mengingat mati.

3. Senjata Terdahsyat 

"Sabar dan doa, adalah senjata terdahsyat dalam kehidupanku dan kehidupan kalian."

Kata kata ini dapat memberikan semangat untuk kita, apalagi yang sedang tertimpa banyak masalah.

Dengan sabar dan doa, hati kita akan terasa lebih lapang, dana akan selalu diberikan kemudahan oleh Allah.

4. Kelembutan 

"Kita bangkit dengan kelembutan, bukan dengan kekerasan."

Kata kata ini juga lumayan sering kita dengar saat Habib Munzir sedang berdakwah.

Kata kata tersbut, diutarakan kepada halayak ramai, untuk memberi pengertian bahwa dirinya bukanlah seseorang yang mengedepankan kekerasan, melainkan kelembutan.

5. Menuju Kematian

 "Setiap nafas kita adalah selangkah menuju kematian, dan kematian itu akan selalu membayangi kita lebih dekat dari bayangan kita sendiri."

Makna dari kata kata ini adalah, setiap orang pasti telah ditetapkan, kapan waktunya ia mati.

Namun tidak ada satu orangpun yang dapat mengetahui akan hal tersebut. Oleh karena itu, kematian akan selalu membayangi kita bahkan lebih dekat dari bayangan kita sendiri.

6. Iman 

"Menguatkan iman, adalah dengan melakukan hal hal yang dapat membuat terang benderangnya jiwa kita dengan cahaya khusyu hingga enggan berbuat dosa serta gemar berbuat pahala."

Kata kata ini mengandung makna bahwa apabila kita melakukan perbuatan menguatkan iman, hendaknya diiringi dengan kekhusyuan.

Dengan begitu, hati dan jiwa kita akan menjadi terang benderang hingga enggan berbuat kemungkaran dengan memperbanyak amalan kebaikan.

7. Amalan Baik 

"Semakin tinggi kepahaman seseorang tentang Allah Subhanahu WaTa'ala, maka akan semakin tinggi pula derajatnya serta semakin mulia pula semua amalan baik yang ia kerjakan."

Kata kata Habib Munzir ini menunjukkan kepada kita bahwa seseorang akan lebih mulia apabila ia mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu WaTa'ala.

Karena sebaik-baik amalan adalah seseorang yang mendekatkan diri dengan serendah rendahnya.

8. Guru Terbaik 

"Kematian adalah guru terbaik dalam kehidupan ini, sedikit saja kita lalai dari mengingat kematian, maka kita akan kehilangan guru terbaik dalam kehidupan ini."

Makna dari kata kata tersbut adalah, dengan mengingat kematian, diri kita akan selalu mengingat akan hal apa yang telah kita lakukan selama di dunia ini.

Oleh karena itu, kematian merupakan guru terbaik dalam kehidupan yang tidak boleh kita lupakan.

9. Hati yang Berdzikir 

"Tiada suatau hal pun yang ditakuti Syaiton, jin, dan sebangsanya melainkan sebuah hati yang berdzikir. Ketika hati sedang ingat Allah, maka hal itu lah yang akan menjadi suatu hal yang di takuti Syaiton."

Makna dari kata kata ini adalah, ketika hati dan jiwa kita selalu berzikir kepada Allah, maka hal tersebut akan menjadi kelemahan bagi Syaiton dan sebangsanya.

10. Nama Allah 

"Tiada akan datang hari kiamat selama masih ada di muka bumi ini yang memanggil nama Allah."

Makna dari kata kata ini adalah ketika sudah tidak terdengar lagi suara Allah bagi mereka, maka celakalah, kiamat akan datang menghampiri.

11. Bersyukur 

"Bersyukur atas kenikmatan, bersabar atas segala musibah."

Makna dari kata kata ini adalah, kita harus selalu bersyukur kepada Allah yang teelah memberikan kita segala kenikmatan dunia ini.

Namun kita juga harus tetap bersabar apabila kita sedang ditimpa sebuah musibah, sungguh Allah tidak akan meberikan cobaan kepada hambanya yang tidak mampu.

12. Kebutuhan 

"Mulai saat ini, jadikanlah dzikir sebagai sebuah kebutuhan kita, sebagaimana kita membutuhkan makan."

Kata kata Habib Munzir yang satu ini juga termasuk kata kata yang sering sekali diucapkan saat beliau sedang ceramah.

Makna dari kata kata itu sendiri ialah sebuah seruan kepada umat muslim untuk menjadikan dzikir sebuah kebutuhan pokok sehari-hari layaknya kita membutuhkan makan.

13. Sedekah 

"Semua yang baik adalah sedekah."

Maksud dari kata kata ini adalah, sebaik-baik amalan seorang muslim adalah sebuah sedekah bagi saudaranya yang lebih membutuhkan.

14. Hati yang Tulus 

"Sungguh tiada hadiah yang lebih mulia dari pada do’a seorang hati yang tulus."

Makna dari kata kata ini ialah, doa memang merupakan hadiah amat terbaik dibandingkan dengan materi berharga lainnya.

Sebab, dengan doa seorang hati yang tulus akan mendapatkan sebuah keridhoan dari Allah, Tuhan kita yang maha pemberi.

15. Percayalah 

"Percayalah, bahwa tuntunan terindah ialah tuntunan sang Nabi ku dan Nabi kita semua yaitu Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi Wasallam."

Makna dari kata kata ini adalah, kita sebagai umat Muslim beruntung sebab mengikuti tuntunan dari Nabi besar Muhammad Shallallahu 'alaihi Wasallam.

Sebab, sebaik-baik tuntunan yang ada di alam semesta ini, tidak jauh lebih mulia dari tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi Wasallam.

16. Takdir 

"Tiada kehidupan pasti selain menemui kematian dan tiada pula pertemuan yang tidak mengalami perpisahan."

Makna dari kata kata ini adalah, setiap yang bernyawa pasti akan mati sesuai takdir yang telah ditentukan oleh Allah Subhanahu WaTa'ala.

17. Hakekat kehidupan 

"Ketahuilah bahwa peristiwa yang disebut (kematian) justru itulah hakikat kehidupan yang abadi."

Makna dari kata kata ini adalah kematian merupakan awal dari kehidupan yang abadi.

Serta tiada sebuah pertemuan yang tidak akan mengalami perpisahan, hal tersebut telah menjadi hakekat dan ketentuan dari Allah Subhanahu WaTa'ala.

Semoga bermanfaat....

Kamis, 14 Oktober 2021

17 KATAN MUTIARA HABIB SEGGAF BIN MAHDI TENTANG ILMU DAN IMAN

Edisi Kamis, 14 Oktober 2021 M / 7 Rabi'ul Awwal 1443 H.

Habib Saggaf bin Mahdi lahir di Dompu Nusa Tenggara Barat ( NTB ) Tanggal 15 Agustus 1945. Beliau wafat pada Jum'at, 12 November 2010 M / 5 Dzhulhijjah 1431 H Pada Pukul 09.15. WIB. Habib Segaf Bin Mahdi adalah pembimbing besar kepada banyak santri untuk senantiasa cinta pada Allah dan Rasul-Nya. Beliau terkenal periang, bersahabat, penuh dengan senyum, dan tak pernah membeda-bedakan siapa saja yang beliau temui.

Habib Saggaf bin Mahdi juga terus menanamkan toleransi antar pemeluk agama di negeri ini. Karenanya, ia menyayangkan aksi kekerasan sekelompok orang dengan mencatut Islam. "Akibatnya Islam dipandang salah. Orang Islam dianggap 'tukang makan orang," ujarnya lugas. Selain itu, kata Habib Saggaf, rusaknya citra Islam juga karena ajaran Islam disalahpahami. 

Beberapa pokok pikiran dan nasehat beliau bisa dilihat dari kata-kata mutiara yang  pernah digubah semasa hidupnya. Berikut ini beberapa kata mutiara habib Seggaf bin Mahdi tentang Ilmu dan Iman :

1. “Jangan tunjukan ilmumu di dalam tempat orang berilmu, nanti ketahuan.”

“Fanatik itu bisa merusak fakta sejarah. Fanatik harus berdasar ilmu yang benar.”

2. “Kalau kamu bisa mengawinkan ilmu pengetahuan dengan al-Quran, kamu bisa jadi presiden.”

“Ilmu itu meyakinkan kita kepada kebesaran dan kekuasaan Allah Subhanahu WaTa'ala.”

3. “Ilmu kalau hanya untuk kepentingan kamu saja, tidak untuk kepentingan orang banyak, itu ilmu setan.”

“Salah yaitu berbuat sesuatu di luar ilmu.”

4. “Ilmu itu tergantung hatimu, kalau kau buka lebar-lebar hatimu ilmu itu akan masuk.”

“Ilmu itu perhiasan hidup. Contoh hidup harus berilmu dan pengalaman.”

5. “Ilmu pengetahuan kalau mudharat harus ditinggalkan.”

“Ilmu itu mulianya kepada kamu kalau dihafal.”

6. “Ilmu pengetahuan tidak akan bertambah kecuali dengan banyak membaca.”

Ilmu suluk sudah ada sejak dari dulu dan berlaku sampai sekarang (ilmu thariqah).”

7. “Orang yang paling mulia adalah orang yang punya ilmu dan bisa bekerja.”

“Munculnya ilmu pengetahuan dari falsafah, Islam dari wahyu. Sehingga orang belajar al-Quran dulu baru kemudian belajar falsafah.”

8. “Orang yang berjalan di jalan Allah Subhanahu WaTa'ala, ilmu apapun ia akan dapatkan dengan ridha Allah Subhanahu WaTa'ala”

“Ciri-ciri orang Islam adalah berilmu pengetahuan dan percaya diri.”

9. “Janganlah pernah merasa malu dengan ilmu yang kamu miliki.”

“Iman itu harus dengan cinta kepada Allah Subhanahu WaTa'ala dan Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam. Untuk derajat dengan iman, amal dan ilmu.”

10. “Beriman itu sumbernya ikhlas. Sedangkan pokok kehidupan manusia kepada Allah Subhanahu WaTa'ala adalah iman, yang lain itu cabangnya.”

“Kalau orang sering melihat ciptaan Allah Subhanahu WaTa'ala maka akan bertambah keimanannya.”

11. “Iman lebih dulu daripada Islam.”

“Barangsiapa beriman kepada Allah Subhanahu WaTa'ala dia tidak takut rugi dikurangi kebaikannya dan ditambah dosanya.”

12. “Derajat iman orang awam adalah iman dengan rasa.”

“Sumber iman adalah Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi Wasallam Karena itu syarat penempuhan iman harus ketemu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam”

13. “Iman itu selalu waspada akan perintah dan larangan.”

“Terwujudnya iman yang sempurna apabila hati itu sudah mukhlis (ikhlas), syukur, dan tidak suka membuka rahasia seseorang yang jelek bahkan selalu mendoakannya supaya orang itu mendapat petunjuk.”

14. “Jika basyariyah hilang dari manusia, maka dia hilang imannya lalu menjadilah ia hayawan dalam wujud manusia.”

“Iman itu di atas yaqin dan percaya.”

15. “Iman itu pembenaran secara murni, membenarkan yang benar (tasdhiq).”

“Hati itu hanya bisa untuk satu masalah. Oleh karena itu kalau lisannya berdzikir tetapi hatinya tidak, itu adalah paling rendahnya iman.”

16. “Tugas hamba itu adalah menerima secara mutlak ikhlasul iman.”

“Kapan ada dosa? Kalau niatnya tidak baik.” 

17. “Iman baru diterima apabila adanya kepercayaan hati. Sesuatu yang sudah dilihat tidak perlu iman, yang diperlukan iman adalah sesuatu yang tidak terlihat. Karena itu apabila orang sudah melihat hari kiamat iman mereka setelah melihat itu tidak diterima.”

Semoga bermanfaat....